Diperintah Anies, Petugas Mulai Bongkar Reklamasi di Kali Ciliwung

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 11:56 WIB
Diperintah Anies, Petugas Mulai Bongkar Reklamasi di Kali Ciliwung
Petugas Sudin SDA Jakarta Timur saat membongkar reklamasi di Kali Ciliwung. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Para petugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) mulai menindak reklamasi kali Ciliwung di Jalan Tanah Rendah, RT 06, RW 08, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Bebatuan dalam karung beserta tanah yang digunakan sebagai bahan 'reklamasi' tersebut mulai diangkut.

Pantauan Suara.com hari ini, Jumat (16/8/2019), para petugas berseragam biru itu terlihat berada di bantaran kali Ciliwung. Mereka mulai mengangkut batu yang mempersempit lebar kali itu.

Bebatuan yang dibungkus karung di bantaran kali Ciliwung, Jakarta Timur. (Suara.com/Fakhri).
Bebatuan yang dibungkus karung di bantaran kali Ciliwung, Jakarta Timur. (Suara.com/Fakhri).

Salah satu petugas dari Dinas SDA, pihaknya mendapatkan perintah dari Camat Jatinegara untuk mengangkut bebatuan untuk reklamasi itu. Bahkan ia mendapat kabar kalau Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memerintahkan Wali Kota Jaktim sebelum meneruskannya ke Camat Jatinegara.

"Ada perintah langsung kemarin ke Wali Kota (Jaktim) buat beresin ini," ujar petugas tersebut di lokasi.

Bebatuan yang dibungkus karung di bantaran kali Ciliwung, Jakarta Timur. (Suara.com/Fakhri).
Bebatuan yang dibungkus karung di bantaran kali Ciliwung, Jakarta Timur. (Suara.com/Fakhri).

Menurut salah satu, Ributin, pengangkutan batu seluruhnya akan dimulai pada Minggu, (18/8/2019). Untuk hari ini, para pengangkut dari pihaknya bersama dengan Dinas SDA akan membersihkan pinggir kali dan mencicil mengangkut batu.

"Nanti Minggu baru semuanya, sekarang nyicil dulu sama bersihin sampah-sampah," kata Ributin.

Sebelumnya, warga RT 06, RW 08 Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur melakukan reklamasi di bantaran kali ciliwung. Alasannya, karena para warga takut tanahnya longsor.

Reklamasi dilakukan warga dengan menggunakan tumpukan batu yang dimasukan ke dalam karung. Batu-batu itu ditumpuk dipinggir sungai dan diberikan tanah sebagai pelapis.

Masnun, salah satu pemilik rumah di bantaran kali mengaku melakukan itu karena takut tanahnya sekitar rumahnya mulai miring. Ia menyebut hal itu terjadi sejak musim hujan terakhir dan rumahnya terkena banjir.

"Ini emang biar enggak miring aja, kan sempet miring pas banjir kemarin," ujar Masnun di lokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Banjir, Anies Lanjutkan Program Sodetan Kali Ciliwung Ahok

Cegah Banjir, Anies Lanjutkan Program Sodetan Kali Ciliwung Ahok

News | Rabu, 07 Februari 2018 | 20:04 WIB

Pengerukan Endapan Lumpur Kali Ciliwung

Pengerukan Endapan Lumpur Kali Ciliwung

Foto | Sabtu, 20 Januari 2018 | 15:30 WIB

Normalisasi Kali Ciliwung di Bukit Duri Tetap Dilanjutkan

Normalisasi Kali Ciliwung di Bukit Duri Tetap Dilanjutkan

Foto | Senin, 09 Januari 2017 | 12:04 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB