Ridwan Kamil Soal Pidato Jokowi : Ingatkan Tantangan Bangsa di Masa Depan

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 16:33 WIB
Ridwan Kamil Soal Pidato Jokowi : Ingatkan Tantangan Bangsa di Masa Depan
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyaksikan pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden R,) Joko Widodo (Jokowi), dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI, di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jabar, Jumat (16/8/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menyaksikan pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden R,) Joko Widodo (Jokowi), dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI, di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jabar, Jumat (16/8/2019).

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, pidato yang disampaikan oleh Presiden Jokowi di hadapan anggota DPR dan DPD itu mengingatkan bangsa ini tentang tantangan yang akan dihadapi Indonesia di masa depan.

"Salah satu (tantangan) persiapan bangsa Indonesia menghadapi revolusi 4.0 yang mungkin menghilangkan pekerjaan, tapi juga menghadirkan pekerjaan-pekerjaan baru, SDM (Sumber Daya Manusia) harus disiapkan," kata Emil.

"Kerja sama lembaga diperkuat, kemudian peraturan-peraturan dari pusat sampai daerah yang bukan soal kuantitasnya tapi juga kualitas," tambahnya.

Emil pun mengatakan, kualitas aturan yang diharapkan Presiden Jokowi sejalan dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jaabar melalui semangat reformasi birokrasi.

"4.0 kita siapkan. Bahkan kita ada rencana MoU (nota kesepahaman) membuat SMK 4.0 di Purwakarta, yang sedang kita siapkan sebagai prototype," ujar Emil.

Presiden Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan berdurasi sekira 30 menit dengan mengenakan pakaian adat Sasak dari Nusa Tenggara Barat. Di awal pidatonya, Jokowi meneguhkan semangat para pendiri bangsa bahwa Indonesia bukan hanya Jakarta atau Pulau Jawa.

"Indonesia adalah seluruh Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas hingga Pulau Rote," ucap Jokowi.

Untuk itu, menurut Jokowi, pembangunan yang dilakukan harus Indonesia sentris, bukan Jawa sentris.

baca juga

"Indonesia maju bukan hanya karya presiden, wapres, legislatif ataupun karya yudikatif, tapi keberhasilan Indonesia adalah hasil karya pemuka agama, pendidik, pelaku usaha, buruh, pedagang, nelayan, serta seluruh karya anak bangsa," tegasnya.

Selain itu, manajemen, sistem, dan tata kelola pemerintahan harus dibangun dengan baik, bukan melalui prosedur yang panjang.

"Tata kelola pemerintahan yang baik, bukan dilihat dari tata kelola yang panjang, tapi dari prosedur yang cepat dan sederhana yang bisa mendorong kecepatan dan lompatan kemajuan," ucap Jokowi.

Pemindahan Ibu Kota
Di akhir pidato kenegaraannya, Presiden Jokowi minta izin di hadapan para anggota DPR dan DPD untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan. Namun, Jokowi tidak menyebut secara jelas, daerah mana yang akan menjadi ibu kota pengganti Jakarta.

Menurut Presiden, ibu kota bukan hanya simbol atau identitas bangsa, tapi representasi kemajuan bangsa. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan visi Indonesia maju.

Menanggapi rencana pemindahan ibu kota, Emil mengatakan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan hal itu. Bahkan, kata Emil, pemindahan ibu kota mencerminkan Indonesia sentris.

"Tidak ada masalah, itu untuk kepentingan bangsa. Indonesia ini tidak boleh Jawa sentris, tapi harus Indonesia sentris. Maka dengan pesan pemindahan ibu kota, itu mengindikasikan semangat Indonesia sentris," kata Emil.

Emil pun menegaskan bahwa Jabar akan terus memainkan perannya dengan baik untuk masyarakat dan bangsa,meskipun ibu kota negara pindah ke Kalimantan.

"Jawa Barat mengikuti sejarah. Pada saat menyangga ibu kota, kita akan berperan dengan baik. Pada saat nanti Jakarta hanya sebagai pusat ekonomi bukan ibu kota lagi, kita juga akan menjalankannya dengan baik," ujar Emil mengakhiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemdaprov Jabar Sosialisasikan Program Citarum Harum ke Siswa Sekolah

Pemdaprov Jabar Sosialisasikan Program Citarum Harum ke Siswa Sekolah

News | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 16:23 WIB

Presiden Jokowi Pastikan Gaji ke-13 dan Pensiun PNS Tetap Ada di 2020

Presiden Jokowi Pastikan Gaji ke-13 dan Pensiun PNS Tetap Ada di 2020

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 15:24 WIB

Pidato di DPR, Jokowi Bahas Masalah Perlindungan Data Pribadi

Pidato di DPR, Jokowi Bahas Masalah Perlindungan Data Pribadi

Tekno | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 15:17 WIB

Periode Kedua Jokowi, 3 Strategi Kebijakan Fiskal Ini Bakal Ditempuh

Periode Kedua Jokowi, 3 Strategi Kebijakan Fiskal Ini Bakal Ditempuh

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 15:11 WIB

Presiden Jokowi Beberkan 4 Asumsi Ekonomi Makro 2020, Ini Daftarnya

Presiden Jokowi Beberkan 4 Asumsi Ekonomi Makro 2020, Ini Daftarnya

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 14:57 WIB

Keren! Jokowi Pakai Baju Adat Sasak NTB saat Pidato Kenegaraan

Keren! Jokowi Pakai Baju Adat Sasak NTB saat Pidato Kenegaraan

Foto | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 13:34 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×