BPIP: Polemik Salib Ustaz Somad Harus Dihentikan, Bisa Pecah Umat

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 18 Agustus 2019 | 18:54 WIB
BPIP: Polemik Salib Ustaz Somad Harus Dihentikan, Bisa Pecah Umat
Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan tausyiah di Pondok Pesantren Serambi Aceh Desa Meunasah Rayeuk, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Jumat (8/3/2019). [Antara/Syifa Yulinnas]

Suara.com - Rohaniwan Katolik sekaligus anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo mengatakan polemik terkait dengan pernyataan Ustaz Abdul Somad soal salib atau salib Ustaz Somad harus segera dihentikan. Jika tidak itu bisa menimbulkan perpecahan antarumat beragama di Indonesia.

Ustaz Somad yang dalam ceramahnya menyinggung simbol agama Katolik itu sebaiknya memiliki iktikad baik untuk mengklarifikasi pernyataannya dan meminta maaf kepada umat kristiani, kata Romo Benny. Selain itu, pemuka agama lain juga perlu menyampaikan pernyataan yang dapat menimbulkan ketenangan di kalangan masyarakat.

"Soal viralnya video Ustaz Abdul Somad di media sosial itu harus segera dihentikan polemiknya supaya tidak berlarut-larut. Saatnya bangsa Indonesia ini merajut kebersamaan untuk membangun bangsa, saling menghargai dan saling menghormati antarmasyarakat," kata Romo Benny, Minggu (18/8/2019).

"Sebaiknya dia punya iktikad baik untuk klarifikasi. Kalau mau minta maaf, itu lebih baik lagi. Selain itu, perlu pemuka agama lain untuk memberikan pernyataan yang dapat menenangkan situasi ini," tambahnya.

Sebelumnya, beredar potongan video ceramah Abdul Somad yang mengatakan bahwa dalam hukum Islam salib adalah tempat bersarangnya jin kafir. Ustaz Somad mengatakan hal itu untuk menanggapi pertanyaan salah satu anggota jemaahnya yang menggigil hatinya ketika melihat salib.

"Apa sebabnya? Saya selalu terbayang salib, jin kafir sedang masuk karena di salib itu ada jin kafir. Dari mana masuknya jin kafir? Dari patung (yang) kepalanya ke kiri apa ke kanan?" kata Somad sambil melapangkan kedua tangannya menirukan bentuk corpus pada salib di Gereja Katolik.

Ustaz Somad pun menanggapi dugaan penistaan agama tersebut dengan tiga pernyataan bahwa dia hanya menanggapi pertanyaan anggota jemaah, kajian dalam video tersebut disampaikan secara tertutup di dalam masjid, serta kejadian itu sudah lama.

"Pengajian itu lebih 3 tahun lalu. Sudah lama, di kajian subuh Sabtu, di Masjid Annur, Pekanbaru. Karena rutin pengajian di sana, 1 jam pengajian dilanjutkan dengan tanya jawab," kata Somad dalam video yang diunggah akun YouTube FSRMM TV pada hari Minggu. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik Salib Ustaz Somad, Umat Kristen Diminta Jangan Terprovokasi

Polemik Salib Ustaz Somad, Umat Kristen Diminta Jangan Terprovokasi

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 18:35 WIB

Ustaz Somad Akan Temani Wapres JK Resmikan Masjid Agung II Batam

Ustaz Somad Akan Temani Wapres JK Resmikan Masjid Agung II Batam

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 15:34 WIB

Ketua MPR Sindir Ceramah Salib Ustaz Somad Sebuah Kemunduran

Ketua MPR Sindir Ceramah Salib Ustaz Somad Sebuah Kemunduran

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 14:14 WIB

UAS Diserang usai Ceramah Salib, Tengku Zul Beri Dukungan

UAS Diserang usai Ceramah Salib, Tengku Zul Beri Dukungan

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 13:07 WIB

Sebut UAS Komedian, Politikus PKPI Diserbu Warganet

Sebut UAS Komedian, Politikus PKPI Diserbu Warganet

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 13:07 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×