Terungkap, Ini Makna Tumpukan Batu di Tempat Bekas Monumen Getah Getih

Reza Gunadha, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 21 Agustus 2019 | 19:52 WIB
Terungkap, Ini Makna Tumpukan Batu di Tempat Bekas Monumen Getah Getih
Petugas Dinas Kehutanan DKI Jakarta melakukan perawatan pada tanaman bougenville di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (21/8). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Instalasi gabion atau batu bronjong yang dipasang Dinas Kehutanan DKI di lokasi bekas pemajangan rupa bambu Getah Getih memiliki arti tersendiri. Instalasi yang dibuat tiga pilar dari batu bronjong itu mengartikan tiga elemen keteraturan lingkungan.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala Dinas Kehutanan Suzi Marsita. Tiga elemen itu adalah tanah, air dan udara. Menurutnya hal ini menggambarkan keselarasan lingkungan di Jakarta.

"Kalau dilihat ada tiga pilar menggambarkan tanah, air, udara, jadi penyelarasan lingkungan," ujar Suzi saat dihubungi, Selasa (21/8/2019).

Meskipun memiliki arti sendiri, pantauan Suara.com di lokasi, keterangan soal makna instalasi itu tidak dituliskan seperti instalasi Getih Getah. Suzi merencanakan ke depannya akan membuat semacam keterangan yang ditulis di dekat gabion.

"Kalau kemarin kan ada senimannya, ini kan enggak. Mungkin nanti kita buatkan supaya orang ngerti juga apa di situ," kata Suzi.

Di sekeliling instalsi gabion, terdapat berbagai jenis tanaman seperti bougenville, sansivieira (lidah mertua), tapak dara, palem kol, lolipop dan jenis lainnya. Menurutnya tanaman itu adalah jenis anti polutan, mengingat kondisi polusi di Jakarta sedang buruk.

"Di bawahnya kita tanam tanaman juga yang contoh-contoh tanaman enyah polusi," tuturnya.

Sebelumnya, setelah instalasi bambu Getih getah, Pemprov DKI Jakarta memasang landmark baru. Instalasi baru itu dipajang tepat di bekas tempat bambu Getah Getih yang sudah dibongkar, yakni kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Instalasi tersebut bernama Gabion atau batu bronjong, karena menggunakan bahan baku batu. Selain itu, terdapat unsur tanaman pada instalasi tersebut.

baca juga

Namun, bahan baku yang dominan pada instalasi baru itu adalah bebatuan bronjong berbagai ukuran. Bebatuan itu ditumpuk tinggi dan dikerangkeng oleh pagar besi menjadi pilar.

Pada bagian atas batu tersebut, terdapat dedaunan dan bunga-bunga. Pantauan suara.com, batuan yang dikerangkeng itu dibuat tiga pilar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bambu Getah Getih Dibongkar, Anies Ganti dengan Batu dan Tanaman

Bambu Getah Getih Dibongkar, Anies Ganti dengan Batu dan Tanaman

Foto | Rabu, 21 Agustus 2019 | 17:41 WIB

Murah dan Lebih Kuat dari Getah Getih, Gabion Telan Anggaran Rp 150 Juta

Murah dan Lebih Kuat dari Getah Getih, Gabion Telan Anggaran Rp 150 Juta

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:37 WIB

Bambu Getah Getih Dibongkar, Jakarta Kini Punya Monumen Tumpukan Batu

Bambu Getah Getih Dibongkar, Jakarta Kini Punya Monumen Tumpukan Batu

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:00 WIB

Kontroversi Harga Getah Getih, Taufik: Lihat Seni Jangan dari Materialnya

Kontroversi Harga Getah Getih, Taufik: Lihat Seni Jangan dari Materialnya

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 13:20 WIB

Kontroversi Anggaran Getah Getah, PDIP: Inspektorat Harus Turun Tangan

Kontroversi Anggaran Getah Getah, PDIP: Inspektorat Harus Turun Tangan

News | Senin, 22 Juli 2019 | 15:53 WIB

Kontroversi Pembongkaran Instalasi Bambu Getah Getih

Kontroversi Pembongkaran Instalasi Bambu Getah Getih

Video | Minggu, 21 Juli 2019 | 18:55 WIB

Terkini

Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp

Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:24 WIB

9 Fakta Film Narnia: The Magician's Nephew Karya Greta Gerwig

9 Fakta Film Narnia: The Magician's Nephew Karya Greta Gerwig

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Melihat Data, Mengapa Warga RI Makin Matang alias Makan Utang?

Melihat Data, Mengapa Warga RI Makin Matang alias Makan Utang?

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Dugaan Korupsi Program Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat: 126 Saksi Diperiksa, Negara Rugi Segini

Dugaan Korupsi Program Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat: 126 Saksi Diperiksa, Negara Rugi Segini

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi

Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Dunia Makin Terkoneksi: Kecerdasan Buatan Diproyeksi Hapus Hambatan Bahasa Lintas Negara

Dunia Makin Terkoneksi: Kecerdasan Buatan Diproyeksi Hapus Hambatan Bahasa Lintas Negara

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

KTT Manila Bakal Panas, Krisis Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Jadi Bahasan Utama

KTT Manila Bakal Panas, Krisis Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Jadi Bahasan Utama

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Hadapi Dakwaan Pemerasan dan TPPU Rp354 Miliar, Febrie Ajukan Dua Nota Perlawanan

Hadapi Dakwaan Pemerasan dan TPPU Rp354 Miliar, Febrie Ajukan Dua Nota Perlawanan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:16 WIB

DPRD DKI Usul Satgas Sampah Tingkat Kelurahan, Pengelola Bank Sampah Diusulkan Dapat Insentif

DPRD DKI Usul Satgas Sampah Tingkat Kelurahan, Pengelola Bank Sampah Diusulkan Dapat Insentif

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:16 WIB

OTT KPK di BNPB, Eks Menkeu Purbaya Pernah Ingatkan Jangan Mark Up Dana Bencana

OTT KPK di BNPB, Eks Menkeu Purbaya Pernah Ingatkan Jangan Mark Up Dana Bencana

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:13 WIB

×