Bambu Getah Getih Dibongkar, Jakarta Kini Punya Monumen Tumpukan Batu

Reza Gunadha, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:00 WIB
Bambu Getah Getih Dibongkar, Jakarta Kini Punya Monumen Tumpukan Batu
Setelah instalasi bambu Getih getah, Pemprov DKI Jakarta memasang landmark baru. Instalasi baru itu dipajang tepat di bekas tempat bambu Getah Getih yang sudah dibongkar, yakni kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Setelah instalasi bambu Getih getah, Pemprov DKI Jakarta memasang landmark baru. Instalasi baru itu dipajang tepat di bekas tempat bambu Getah Getih yang sudah dibongkar, yakni kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Instalasi tersebut bernama Gabion atau batu bronjong, karena menggunakan bahan baku batu. Selain itu, terdapat unsur tanaman pada instalasi tersebut.

Namun, bahan baku yang dominan pada instalasi baru itu adalah bebatuan bronjong berbagai ukuran. Bebatuan itu ditumpuk tinggi dan dikerangkeng oleh pagar besi menjadi pilar.

Pada bagian atas batu tersebut, terdapat dedaunan dan bunga-bunga. Pantauan suara.com, batuan yang dikerangkeng itu dibuat tiga pilar.

Tiap pilar memiliki tinggi yang berbeda sekitar 2 meter, 1,8 meter dan 1,5 meter. Setiap instalasi juga ditanami bunga dengan warna yang berbeda-beda pada bagian atasnya.

Setelah instalasi bambu Getih getah, Pemprov DKI Jakarta memasang landmark baru. Instalasi baru itu dipajang tepat di bekas tempat bambu Getah Getih yang sudah dibongkar, yakni kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. [Suara.com/Fakhri]
Setelah instalasi bambu Getih getah, Pemprov DKI Jakarta memasang landmark baru. Instalasi baru itu dipajang tepat di bekas tempat bambu Getah Getih yang sudah dibongkar, yakni kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. [Suara.com/Fakhri]

Pada bagian bawah tiga pilar itu juga diletakkan beberapa bebatuan besar yang direbahkan di tanah.

Sekitar instalasi gabion itu terdapat berbagai tanaman seperti bougenville, lolipop, lidah mertua, alang-alang, hingga tanaman jenis lainnya. Tanaman disusun mengelilingi tiga pilar gabion.

Batu bronjong bukanlah barang langka yang jarang dijumpai. Biasanya batu gabion digunakan untuk penahan banjir atau longsor.

Cara menggunakannya juga sama dengan seperti instalasi yang dipajang itu. Ditumpuk, dimasukkan dalam kerangkeng besi. Untuk menahan longsor atau banjir di letakan di lokasi strategis agar tanah atau air tidak meluap.

baca juga

Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marzitawati mengatakan, lokasi di depan bundaran HI itu memang diperuntukkan berbagai instalasi untuk dipajang dan memperindah jalan.

"Itu sebenarnya bukan pengganti Getah Getih, sebenarnya itu lokasi tempat untuk instalasi,"  kata Suzi saat dihubungi, Rabu (21/8/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Harga Getah Getih, Taufik: Lihat Seni Jangan dari Materialnya

Kontroversi Harga Getah Getih, Taufik: Lihat Seni Jangan dari Materialnya

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 13:20 WIB

Kontroversi Anggaran Getah Getah, PDIP: Inspektorat Harus Turun Tangan

Kontroversi Anggaran Getah Getah, PDIP: Inspektorat Harus Turun Tangan

News | Senin, 22 Juli 2019 | 15:53 WIB

Kontroversi Pembongkaran Instalasi Bambu Getah Getih

Kontroversi Pembongkaran Instalasi Bambu Getah Getih

Video | Minggu, 21 Juli 2019 | 18:55 WIB

Polemik Besi China, Tsamara: Lama-lama Pak Anies Seperti Donald Trump

Polemik Besi China, Tsamara: Lama-lama Pak Anies Seperti Donald Trump

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 17:36 WIB

Usai Getah Getih Dibongkar, Anies Janji Pajang Karya Seni Lain di Jakarta

Usai Getah Getih Dibongkar, Anies Janji Pajang Karya Seni Lain di Jakarta

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 14:13 WIB

Kontroversi, Anies Ungkap Aliran Duit Proyek Instalasi Bambu Getah Getih

Kontroversi, Anies Ungkap Aliran Duit Proyek Instalasi Bambu Getah Getih

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 13:34 WIB

Terkini

HUT Ke-23, PPAD Gelar Ziarah Serentak: Titip Pesan Integritas bagi Prajurit Aktif TNI AD

HUT Ke-23, PPAD Gelar Ziarah Serentak: Titip Pesan Integritas bagi Prajurit Aktif TNI AD

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Skenario Pahit yang Bisa Sebabkan Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Skenario Pahit yang Bisa Sebabkan Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Siapa Sari Sukoco? Korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang Tak Pernah Sampai di Pelaminan

Siapa Sari Sukoco? Korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang Tak Pernah Sampai di Pelaminan

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026

Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026

Lampung | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:10 WIB

17 Ide Lomba 17 Agustus yang Seru untuk Perusahaan, Bikin Makin Kompak

17 Ide Lomba 17 Agustus yang Seru untuk Perusahaan, Bikin Makin Kompak

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:10 WIB

5 City Bike Bergaya Klasik Paling Ideal untuk Komuting dan Sepedaan Keliling Kota

5 City Bike Bergaya Klasik Paling Ideal untuk Komuting dan Sepedaan Keliling Kota

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:08 WIB

Aksi Curanmor Marak di Blora, 11 Kasus Masih Misterius

Aksi Curanmor Marak di Blora, 11 Kasus Masih Misterius

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:06 WIB

PayLater Terbaik Tahun 2026 di Indonesia: Cara Memilih yang Tepat agar Belanja Makin Hemat

PayLater Terbaik Tahun 2026 di Indonesia: Cara Memilih yang Tepat agar Belanja Makin Hemat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:00 WIB

The Catalyst: Kenapa Semakin Dipaksa, Orang Justru Semakin Sulit Berubah?

The Catalyst: Kenapa Semakin Dipaksa, Orang Justru Semakin Sulit Berubah?

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja

Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:57 WIB

×