Menyelam di Perairan Pulau Weh, Turis Asal Spanyol Meninggal

Chandra Iswinarno

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 02:00 WIB
Menyelam di Perairan Pulau Weh, Turis Asal Spanyol Meninggal
Turis asal Spanyol yang meninggal dievakuasi menggunakan ambulans oleh petugas untuk dibawa ke puskesmas terdekat. [Antara]

Suara.com - Seorang wisatawan asal Spanyol yang sedang menyelam di antara Perairan Iboih dan Pulau Rubiah di Sabang, Pulau Weh Provinsi Aceh dilaporkan tewas, setelah terkena baling-baling perahu motor.

Korban yang diketahui bernama Francisco Javier Garvia (53) meninggal saat akan dievakuasi.

"Korban meninggal dunia saat hendak dievakuasi ke Puskesmas Gampong Iboih karena kehabisan darah setelah mengalami luka di bagian badan kiri pada Kamis (22/8) sekitar pukul 20.00 WIB," kata Kepala Polsek Sukalarya Inspektur Satu Polisi Zulkifli Daud yang dihubungi Antara dari Banda Aceh pada Jumat (23/8/2019).

Kejadian berawal ketika perahu motor dikemudikan Muchtar (39), warga Jurong Cot Damar Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukakarya, Sabang, menabrak seorang sedang menyelam atau snorkeling. Usai menabrak, Muchtar berusaha menolong korban yang berdarah.

Namun, karena sendirian dan tidak sanggup mengangkatnya, Muchtar meminta pertolongan kepada seseorang bernama Rajab yang melintas di sekitar tempat kejadian. Kemudian, keduanya mencoba mengevakuasi korban ke daratan dan meminta pertolongan kepada orang lain.

Namun, di lokasi itu tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, sehingga korban dibawa ke dermaga Teupin Layeu dengan perahu motor. Di dermaga itu, korban sempat mendapat pertolongan pertama oleh turis asing lain yang juga seorang dokter sambil menunggu ambulans membawa korban ke puskesmas terdekat.

"Beberapa saat kemudian, ambulans tiba dan langsung membawa korban ke Puskesmas Iboih. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan diduga karena kehabisan darah," kata dia.

Ia menyebutkan, korban terluka di bagian kiri badan dekat lengan kiri. Luka kemungkinan disebabkan baling-baling dikemudikan Muchtar.

"Kepolisian sudah memeriksa dan meminta keterangan yang bersangkutan. Sedangkan jenazah korban di bawah ke rumah sakit di Sabang, karena Puskesmas Iboih tidak memiliki kamar mayat," kata Daud. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selfie di Grand Canyon, Wisatawan Makau Terpeleset hingga Tewas Terjatuh

Selfie di Grand Canyon, Wisatawan Makau Terpeleset hingga Tewas Terjatuh

News | Senin, 08 April 2019 | 14:31 WIB

Lagi Asyik Foto-foto, Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon di Garut

Lagi Asyik Foto-foto, Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon di Garut

News | Senin, 10 April 2017 | 03:26 WIB

Dua Wisatawan Asing Meninggal dalam Kecelakaan Speed Boat di Bali

Dua Wisatawan Asing Meninggal dalam Kecelakaan Speed Boat di Bali

News | Jum'at, 16 September 2016 | 06:30 WIB

Terkini

Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO

Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:01 WIB

Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:01 WIB

Rahasia Gelap Mantan Tunawisma di Balik Minimarket yang Merepotkan!

Rahasia Gelap Mantan Tunawisma di Balik Minimarket yang Merepotkan!

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:00 WIB

Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan

Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan

Lampung | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:58 WIB

Prabowo Bersedia ke Korea Utara, Apakah Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Korut?

Prabowo Bersedia ke Korea Utara, Apakah Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Korut?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:55 WIB

Bukan Cuma THR, Bupati Fadia Arafiq Minta Setoran Kado Ultah ke Kepala Dinas

Bukan Cuma THR, Bupati Fadia Arafiq Minta Setoran Kado Ultah ke Kepala Dinas

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:53 WIB

Daftar Lengkap Rangkaian Acara HUT ke-81 RI: Dari Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run

Daftar Lengkap Rangkaian Acara HUT ke-81 RI: Dari Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:48 WIB

Babak I Timnas Indonesia vs Timor Leste: Garuda Mendominasi, Dylan Niski Pontang Panting

Babak I Timnas Indonesia vs Timor Leste: Garuda Mendominasi, Dylan Niski Pontang Panting

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:47 WIB

Bukan Cuma Murah, Tren 'Smart Shopping' Ini Bikin Dompet Lebih Tenang di Akhir Bulan

Bukan Cuma Murah, Tren 'Smart Shopping' Ini Bikin Dompet Lebih Tenang di Akhir Bulan

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:47 WIB

BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara, Temukan 414 Dapur Bermasalah

BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara, Temukan 414 Dapur Bermasalah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:44 WIB

×