Enam Pendemo Tewas di Deiyai, AMP: Siapa Lagi Kalau Bukan Aparat!

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:23 WIB
Enam Pendemo Tewas di Deiyai, AMP: Siapa Lagi Kalau Bukan Aparat!
Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan Militerisme menggelar aksi damai di depan Mabes TNI dan Istana Negara, Rabu (28/8/2019). [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Sebanyak enam warga dikabarkan meninggal dunia saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Deiyai, Waghete II, Tigi, Deiyai, Papua, hari ini. 

Kabar tersebut disampaikan oleh Sektum II Aliansi Mahasiswa Papua, Albert Mungguar saat melakukan aksi unjuk rasa di Mabes TNI dan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).

Albert mengaku mendapatkan informasi, jika penembakan yang menewaskan warga Papua itu dilakukan oleh aparat. Namun, dia tak merinci aparat mana yang dituduh menjai pelaku penembakan.

"Saya tadi dapat kabar dari Papua kalau di Deiyai 6 orang kena tembak, meninggal semua, siapa lagi kalau bukan aparat," kata Albert.

Dia mengaku belum mengetahui lebih detail terkait kronologis dan identitas korban tewas dalam penembakan tersebut. Sebab, hingga hari ini, akses internet masih diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi.

"Saya belum tahu 6 orang itu berapa laki berapa perempuan berapa anak, akses internet mati, belum bisa kami dapat kronologis lengkapnya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan kejadian baku tembak telah terjadi di Kantor Bupati Deiyai, namun dia mengklaim baku tembak pecah karena polisi diserang terlebih dahulu.

"Unjuk rasa yang dilakukan oleh 150 orang menuntut Pak Bupati menandatangani persetujuan referendum, namun dari salah satu orang itu yang berhasil dinegosiasikan oleh aparat kepolisian dan TNI, pada saat negosiasi sedang berlangsung muncul sekitar ribuan masyarakat dengan membawa senjata tajam dan panah, langsung melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan," kata Dedi kepada wartawan di Hotel Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).

Dedi menyebut satu anggota TNI dan tiga anggota kepolisian menjadi korban tembakan panah dalam peristiwa tersebut, sedangkan Dedi mengaku belum mengetahui ada korban dari masyarakat sipil.

baca juga

"Terkait dengan korban dari masyarakat sipil itu belum terkonfirmasi kebenaran hal tersebut, dan hal itu masih terus akan dicek dari Polda Papua," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Damai Rakyat Papua di Deiyai Dihujani Tembakan, 6 Demonstran Tewas

Aksi Damai Rakyat Papua di Deiyai Dihujani Tembakan, 6 Demonstran Tewas

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:14 WIB

Kontak Senjata di Deiyai, Massa Serang Aparat Pakai Sajam dan Panah

Kontak Senjata di Deiyai, Massa Serang Aparat Pakai Sajam dan Panah

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:05 WIB

Tewas Kena Panah di Deiyai, Jenazah Serda Rikson Akan Dievakuasi ke Nabire

Tewas Kena Panah di Deiyai, Jenazah Serda Rikson Akan Dievakuasi ke Nabire

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 15:54 WIB

Mahasiswa Papua: Jokowi Bilang Maaf Tapi Blokir Internet, itu Langgar HAM

Mahasiswa Papua: Jokowi Bilang Maaf Tapi Blokir Internet, itu Langgar HAM

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 14:08 WIB

AMP: Kami Tak Bakal Pulang Sebelum Papua Barat Dikasih Merdeka

AMP: Kami Tak Bakal Pulang Sebelum Papua Barat Dikasih Merdeka

News | Senin, 26 Agustus 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×