Mahasiswa Papua: Jokowi Bilang Maaf Tapi Blokir Internet, itu Langgar HAM

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Rabu, 28 Agustus 2019 | 14:08 WIB
Mahasiswa Papua: Jokowi Bilang Maaf Tapi Blokir Internet, itu Langgar HAM
Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan Militerisme menggelar aksi damai di depan Mabes TNI dan Istana Negara, Rabu (28/8/2019). [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Ratusan mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan Militerisme menilai, pemerintah Indonesia telah melanggar hak asasi manusia dengan memblokir jaringan internet di Papua dan Papua Barat. Pemerintah dianggap sengaja menutupi akar permasalahan di Papua.

Hal itu menjadi salah satu tuntutan yang mereka sampaikan dalam aksi unjuk rasa di depan Mabes TNI dan Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019) siang ini.

Koordinator aksi, Ambrosius mengatakan pemblokiran internet adalah bentuk pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah terhadap rakyat Papua.

"Bukan hanya kali ini pelanggaran HAM, tapi sejak 1961. Jadi kini mereka sengaja selalu menonaktifkan internet. Negara melanggar hak asasi manusia untuk menyampaikan pendapat dan mendapatkan informasi yang selayaknya. Negara sengaja menutupi permasalahan Papua," kata Ambrosius di depan Mabes TNI, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Dia berharap, seluruh media massa dan mahasiswa yang berada di luar Papua bisa menyebarkan informasi terkini yang sedang terjadi di Papua setelah kerusuhan akibat perkataan rasisme di Asrama Papua Surabaya.

"Saya berharap kawan-kawan dan media di luar Papua bisa mengangkat suara kami," jelasnya.

Lebih lanjut, dia menginformasikan di Kabupaten Deiyae, Papua sedang terjadi kerusuhan antara aparat dan masyarakat yang melakukan aksi. Namun, hal itu tidak bisa didengar secara nasional karena internet di blokir.

"Hari ini di Kabupaten Deiyae sedang perang aparat dengan masyarakat, di Puncak Jaya juga ada penyisiran yang dilakukan oleh aparat. Jadi Jokowi bilang maaf-maaf tapi mematikan internet adalah cara untuk menambah aparat di Papua. Itu tidak menyelesaikan masalah," tegas Ambrosius.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Mahasiswa Papua Geruduk Istana dan Mabes TNI

Ratusan Mahasiswa Papua Geruduk Istana dan Mabes TNI

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 13:02 WIB

Dari Jokograd hingga St Jokoburg, Usulan Nama untuk Ibu Kota Baru Indonesia

Dari Jokograd hingga St Jokoburg, Usulan Nama untuk Ibu Kota Baru Indonesia

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:45 WIB

Tengku Zul: Bukan Janji Kampanye, Kok Jokowi Ngebet Pindahkan Ibu Kota?

Tengku Zul: Bukan Janji Kampanye, Kok Jokowi Ngebet Pindahkan Ibu Kota?

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 10:47 WIB

Kata Gubernur Lukas Enembe Soal Tuntutan Referendum dari Mahasiswa Papua

Kata Gubernur Lukas Enembe Soal Tuntutan Referendum dari Mahasiswa Papua

Jatim | Rabu, 28 Agustus 2019 | 06:04 WIB

Jokowi Minta Aturan Impor Sampah dan Limbah Diperketat

Jokowi Minta Aturan Impor Sampah dan Limbah Diperketat

Bisnis | Selasa, 27 Agustus 2019 | 22:16 WIB

Tengku Zul Bilang Ibu Kota Terancam Rudal China, Kaesang Ngadu ke Jokowi

Tengku Zul Bilang Ibu Kota Terancam Rudal China, Kaesang Ngadu ke Jokowi

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 10:48 WIB

Terkini

Produksi Padi September 2026 Anjlok 18,29 Persen, Dampak El Nino Mulai Terasa

Produksi Padi September 2026 Anjlok 18,29 Persen, Dampak El Nino Mulai Terasa

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:24 WIB

Dibuka Duel PSMS Medan vs Persija Jakarta, Berikut Jadwal Lengkap Round 1 League Cup 2026/2027

Dibuka Duel PSMS Medan vs Persija Jakarta, Berikut Jadwal Lengkap Round 1 League Cup 2026/2027

Bola | Senin, 02 November 2026 | 13:24 WIB

Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:20 WIB

PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok

PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 13:19 WIB

Urutan Pemakaian Pembersih dan Penyegar Jeruk Nipis Mustika Ratu untuk Kulit Berminyak

Urutan Pemakaian Pembersih dan Penyegar Jeruk Nipis Mustika Ratu untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:15 WIB

Reminders of Him Tayang 10 November, Adaptasi Novel Colleen Hoover

Reminders of Him Tayang 10 November, Adaptasi Novel Colleen Hoover

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:15 WIB

Mencekam! Binance Diserbu Penarikan Uang Rp66 Triliun Usai Perampokan Kripto Terbesar

Mencekam! Binance Diserbu Penarikan Uang Rp66 Triliun Usai Perampokan Kripto Terbesar

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:15 WIB

DPR Nilai Konser Andrea Bocelli di Borobudur Jadi Ajang Promosi Budaya Indonesia

DPR Nilai Konser Andrea Bocelli di Borobudur Jadi Ajang Promosi Budaya Indonesia

News | Senin, 02 November 2026 | 13:09 WIB

Cara Membedakan Tas Coach Original vs KW Miror, Cek Nomor Seri dan Jahitan

Cara Membedakan Tas Coach Original vs KW Miror, Cek Nomor Seri dan Jahitan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:08 WIB

Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI

Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 13:03 WIB

×