Sempat Dirampas saat Kerusuhan di Papua, 10 Senjata TNI Sudah Dikembalikan

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 01:00 WIB
Sempat Dirampas saat Kerusuhan di Papua, 10 Senjata TNI Sudah Dikembalikan
Menkopolhukam Wiranto (tengah), Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan), dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri). (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto memastikan sebanyak 10 pucuk senjata milik aparat yang dirampas perusuh saat unjuk rasa di Kabupaten Deiyai, Papua, telah dikembalikan.

Wiranto mengatakan senjata milik aparat itu dikembalikan setelah pemerintah melakukan pendekatan.

"Dengan approch, dengan cara persuasif, ada kesadaran untuk mengembalikan sepuluh pucuk senjata itu," kata Wiranto dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta pada Jumat (30/8/2019) malam.

Wiranto menerangkan, senjata itu sebelumnya telah dibawa oleh warga ke gunung.

Aksi unjuk rasa yang terjadi yang berujung kerusuhan pada Rabu (28/8/2019), kata Wiranto, massa menyerang mobil yang ditumpangi anggota TNI dan merampas senjata api di dalam mobil tersebut.

Menurut Wiranto, pasukan penindak huru hara memang tidak diizinkan membawa senjata saat berjaga di lapangan, sehingga senapan-senapan disimpan dalam kendaraan.

Dalam insiden itu, Prajurit Kodam II/Sriwijaya Sersan Dua Rikson gugur saat menjalankan tugasnya menjaga senjata tersebut.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memimpin rapat terbatas membahas perkembangan kondisi di Papua pada Jumat malam. Wakil Presiden Jusuf Kalla juga mendampingi Presiden pada rapat itu.

Sejumlah pejabat yang turut hadir yakni Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

baca juga
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendadak menggelar Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/8/2019) malam. Dalam rapat tersebut, mereka membahas terkait situasi di Papua. (Suara.com/Ummi Saleh)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendadak menggelar Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/8/2019) malam. Dalam rapat tersebut, mereka membahas terkait situasi di Papua. (Suara.com/Ummi Saleh)

Dalam arahannya, Presiden meminta aparat keamanan menindak tegas para pelanggar hukum yang rusuh dan anarkis, serta menindak para pelaku pelecehan rasialisme. 

"Siapapun yang melanggar hukum, baik kejadian di Surabaya, Papua, dan Papua Barat. Apakah masalah penghinaan, pelecehan, demo anarkis, perusakan. Ini negara hukum. Beliau pastikan tindakan tegas harus dilakukan,karena ini negara hukum," kata dia.

Jokowi kata Wiranto, juga meminta kepada jajarannya untuk melindungi masyarakat di Papua. 

"Masyarakat yang tidak bersalah dan tidak tahu masalah, agar tidak jadi korban dalam aksi demo yang anarkis," tutur Wiranto.

Selain itu Jokowi juga mengingatkan kepada aparat keamanan untuk tidak melakukan tindakan represif, namun dilakukan secara persuasif kepada masyarakat.

"Pada aparat keamanan, beliau sampaikan jangan sampai melakukan tindakan represif. Persuasif, kompromis, edukatif, lindungi masyarakat dan lindungi obyek penting, fasilitas publik dan negara. Terbukti beberapa demo yang anarkis membakar fasilitas negara dan pemerintahan termasuk Telkom, dan lain-lain," tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komite Nasional Pemuda Indonesia Harapkan Kedamaian di Tanah Papua

Komite Nasional Pemuda Indonesia Harapkan Kedamaian di Tanah Papua

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 23:08 WIB

Wiranto Klaim Sudah Tahu Provokator dan Dalang Kerusuhan di Papua

Wiranto Klaim Sudah Tahu Provokator dan Dalang Kerusuhan di Papua

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 23:07 WIB

Pemerintah Tidak Buka Opsi Referendum untuk Papua, Wiranto: NKRI Harga Mati

Pemerintah Tidak Buka Opsi Referendum untuk Papua, Wiranto: NKRI Harga Mati

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 22:18 WIB

Belum Umumkan Data Korban Kerusuhan Deiyai Papua, Wiranto: Terserah Kita

Belum Umumkan Data Korban Kerusuhan Deiyai Papua, Wiranto: Terserah Kita

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 22:18 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×