Pak Ogah Palak Pengendara, Apa Kerja Satpol PP di Tanah Abang?

Iwan Supriyatna, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 06 September 2019 | 11:11 WIB
Pak Ogah Palak Pengendara, Apa Kerja Satpol PP di Tanah Abang?
Satpol PP memberikan tumpangan ke warga yang kesulitan mendapatkan angkutan umum. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menambah jumlah personilnya di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tujuannya untuk mencegah adanya oknum juru parkir liar atau pak ogah yang memalak pengendara.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, personil Satpol PP yang ditambahkan di lokasi pusat perbelanjaan itu sebanyak 50 orang.

Pak Ogah Tanah Abang minta uang secara paksa ke pengendara.
Pak Ogah Tanah Abang minta uang secara paksa ke pengendara.

Ditambah dengan personil sebelumnya, total petugas Satpol PP yang akan berjaga setiap hari di Tanah Abang sebanyak 150 orang.

"Personil yang kita tempatkan di sana kan 150. Sebelumnya, lebih kurang yang ada di situ ada 100," ujar Arifin saat dihubungi, Jumat (6/9/2019).

Selain penambahan personil, pihaknya disebut Arifin akan terus melakukan patroli rutin. Personil dan kegiatan patroli akan dilakukan di beberapa lokasi yang ia anggap sebagai wilayah yang rawan pemalakan.

"Penempatan personel di beberapa titik yang memang dianggap rawan untuk membantu warga, seperti di sekitar pasar, stasiun," jelasnya.

Nantinya Satpol PP, kata Arifin, akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan oknum pak ogah yang melakukan pemalakan.

Menurutnya, aksi tersebut sudah masuk ranah kriminal dan merupakan wewenang polisi, bukan Satpol PP.

"Kalau pemalakan kan sudah kriminal. Kalau sudah kriminal kan polisi urusannya," pungkasnya.

baca juga

Kejadian pemalakan oleh pak ogah viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat juru parkir liar menahan laju kendaraan mobil lain yang sedang ingin melakukan putar balik di kawasan Tanah Abang.

Pengemudi dipaksa oleh oknum itu untuk memberikan uang dengan cara memaksa. Video ini lantas menuai respon dari para netizen yang meminta agar penegak hukum segera menindaklanjutinya.

Kekinian, para oknum pemalak itu sudah ditangkap oleh Polres Jakarta Pusat. Beberapa orang pelaku diketahui sedang diperiksa oleh kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pak Ogah Tanah Abang Palak Pengendara, Sudin Perhubungan Hanya Bisa Nonton

Pak Ogah Tanah Abang Palak Pengendara, Sudin Perhubungan Hanya Bisa Nonton

News | Jum'at, 06 September 2019 | 11:02 WIB

Kerap Palak Pengendara, Dua Preman Tanah Abang Diringkus Polisi

Kerap Palak Pengendara, Dua Preman Tanah Abang Diringkus Polisi

News | Jum'at, 06 September 2019 | 10:45 WIB

Pembongkaran Bangunan Liar di Puncak, Seorang Wanita Nekat Ancam Bunuh Diri

Pembongkaran Bangunan Liar di Puncak, Seorang Wanita Nekat Ancam Bunuh Diri

Jabar | Rabu, 04 September 2019 | 21:15 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×