PB Djarum Pamit Hentikan Audisi, Akun KPAI Diserang Warganet

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Senin, 09 September 2019 | 09:07 WIB
PB Djarum Pamit Hentikan Audisi, Akun KPAI Diserang Warganet
Dugaan Eksploitasi Anak Berkedok Beasiswa Olahraga. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum menggelar konferensi pers Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019, sekaligus mengumumkan bahwa tahun ini akan menjadi yang terakhir untuk audisi tersebut.

"INI TAHUN TERAKHIR AUDISI UMUM, DJARUM PAMIT!" cuit akun resmi Twitter @PBDjarum, Sabtu (7/9/2019).

Melalui kicauan tersebut, PB Djarum juga menyampaikan terima kasih pada seluruh pihak yang pernah terlibat atas dukungannya untuk para atlet muda Tanah Air.

"Terima kasih kepada peserta, orang tua, pelatih, klub, PBSI, dan segenap media yang telah bersama sejak 2006 hingga detik ini, demi mendukung atlet muda kita mewujudkan cita-citanya mengharumkan Indonesia di pentas dunia," tulisnya.

Buntut dari cuitan pamit PB Djarum tersebut, banyak warganet yang geram dan menyasar Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebagai lembaga yang dianggap patut untuk disalahkan.

PB Djarum hentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis - (Twitter/@PBDjarum)
PB Djarum hentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis - (Twitter/@PBDjarum)

Sama seperti KPAI, Yayasan Lentera Anak juga dibanjiri amuk warganet setelah PD Djarum pamit mengehentikan audisi beasiswa bulu tangkis.

Mereka menilai, gara-gara gaagsan KPAI dan Yayasan Lentera Anak, kini banyak anak-anak Indonesia yang terpaksa harus mengubur mimpinya.

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada KPAI dan Yayasan Lentera Anak, yang telah berkontribusi besar dalam menghancurkan dan menenggelamkan mimpi anak-anak Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa di ajang internasional seperti yang telah dilakukan oleh para legenda terdahulunya," kicau @ardibhironx.

Tak hanya di Twitter, warganet di Instagram juga memborbardir akun @kpai_official dengan komentar pedas.

baca juga

Namun kemudian KPAI membatasi kolom komentarnya di Instagram, sehingga akun @lenteraanak_ kena imbas lebih.

"@kpai puas lu hancurin bibit-bibit muda atlet bulu tangkis yang bisa diandalkan di masa yang akan datang? Terus apa mau kalian? Mau hancurin anak-anak dengan menonton sinetron-sinetron alay yang enggak jelas dan enggak bermutu? Kalian itu bisanya mengubur mimpi anak-anak yang mau jadi atlet bulu tangkis," tulis @dimitryjuliandra.

"Akun @kpai_official di-limit komentarnya, lanjut di sini (@lenteraanak_ -red) karena ini juga setali tiga uang. Lantas apakah Anda akan menutup Sampoerna University, Sampoerna Academy, yang jelas-jelas membantu menyediakan akses pendidikan yang layak untuk anak bangsa karena ada hubungannya sama rokok? Kenapa Anda dan KPAI dan KPI enggak kolaborasi membatasi tontonan anak? Itu lebih urgent. Sekarang sinetron alay, reality show lebay, sinetron anak jalanan, dan tontonan enggak patut lainnya, Anda cuma kicep, harusnya di situ Anda bersuara lantang, karena enggak ada faedah sama sekali. Karena itu akan masuk ke alam bawah sadar anak-anak yang menontonnya. Lebih urgent itu sebenarnya," ungkap @ikasuwandi.

Warganet protes KPAI dan Yayasan Lentera Anak - (Twitter/@ardibhironx)
Warganet protes KPAI dan Yayasan Lentera Anak - (Twitter/@ardibhironx)

Februari lalu, sekelompok pengiat pemerhati anak menduga ada eksploitasi terhadap ribuan anak-anak Indonesia yang mengikuti proses audisi beasiswa bulu tangkis yang diselenggarakan oleh salah satu perusahaan rokok Tanah Air.

"Kami melihat ini sebagai suatu masalah. Ada ratusan anak-anak mengenakan kaus dengan tulisan yang sama persis font-nya dengan merek rokok. Menurut kami ini brand image," kata Ketua Yayasan Lentera Anak Lisda Sundari di hadapan wartawan, Kamis (14/2/2019).

Polemik berlanjut, hingga kemudian pada Agustus, KPAI dan sejumlah kementerian serta LSM terkait menyelenggarakan rapat koordinasi mengenai dugaan ekploitasi terselubung pada anak.

Adapun hasil pertemuan tersebut adalah:

1. Sepakat bahwa pengembangan bakat dan minat anak di bidang olahraga bulu tangkis harus terus dilakukan.

2. Sepakat mendesak Djarum Foundation untuk sesegara mungkin menghentikan penggunaan anak sebagai media promosi brand image Djarum.

3. Mendukung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mengevaluasi status KLA (Kota Layak Anak) di derah-daerah sebagai lokasi audisi.

4. KPAI bersama KPP-PA akan mengundang kepala daerah yang menjadi tuan rumah pelakasaan kegiatan ini, antara lain Wali Kota Bandung, Wali Kota Surabaya, Bupati Kudus, dll.

5. Mendorong pelaku usaha khususnya BUMN untuk mensponsori kegiatan pencarian bakat dalam bidang apa pun, termasuk dalam bidang olahraga untuk anak.

6. Mendorong peran orang tua dalam mendidik anak akan bahaya laten rokok, termasuk di dalamnya penggunaan branding image rokok dan bahaya eksploitasi terselubung lainnya dalam kegiatan-kegiatan yang melibatkan anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senyum Hendra / Ahsan Juara Dunia Bulutangkis saat Tiba di Tanah Air

Senyum Hendra / Ahsan Juara Dunia Bulutangkis saat Tiba di Tanah Air

Foto | Rabu, 28 Agustus 2019 | 05:32 WIB

Fakta Ini Bikin Hendra / Ahsan Pantas Disebut Raja Kejuaraan Dunia

Fakta Ini Bikin Hendra / Ahsan Pantas Disebut Raja Kejuaraan Dunia

Sport | Senin, 26 Agustus 2019 | 10:30 WIB

Hebat, Greysia/Apriyani Lolos Semifinal Kejuaraan Dunia

Hebat, Greysia/Apriyani Lolos Semifinal Kejuaraan Dunia

Foto | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 11:00 WIB

Jojo Terhenti di Perempatfinal Kejuaraan Dunia

Jojo Terhenti di Perempatfinal Kejuaraan Dunia

Foto | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 06:54 WIB

Siswi SMK Dipersekusi Seniornya, KPAI: Korban Diancam Keluarga Pelaku

Siswi SMK Dipersekusi Seniornya, KPAI: Korban Diancam Keluarga Pelaku

Jabar | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 11:36 WIB

Terkini

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:28 WIB

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 08:22 WIB

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:05 WIB

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

News | Minggu, 20 September 2026 | 07:45 WIB

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 07:42 WIB

Daftar Shio Paling Disukai Atasan karena Kerja Cepat dan Jujur

Daftar Shio Paling Disukai Atasan karena Kerja Cepat dan Jujur

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 07:41 WIB

×