Viral Massa Pro UU KPK Baru Rebutan Jas Almamater Tanpa Logo Universitas

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Viral Massa Pro UU KPK Baru Rebutan Jas Almamater Tanpa Logo Universitas
Massa pro pimpinan KPK Firli Bahuri Cs saat berdemo di depan gedung KPK. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Selain itu, dari warnanya kentara, pakaian tersebut masih sangat baru dan belum pernah dipakai.

Suara.com - Massa pro-UU dan pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menimbulkan kecurigaan saat menggelar demonstrasi di depan Gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Mereka mengaku mahasiswa, tetapi jas beraneka warna yang mereka kenakan tak memiliki logo almamater.

Selain itu, dari warnanya kentara, pakaian tersebut masih sangat baru dan belum pernah dipakai.

Begitulah respons warganet, menyaksikan foto-foto sekelompok pria berjajar membawa spanduk yang menyatakan dukungan untuk pengesahan RUU KPK dan pelantikan pimpinan barunya.

"Massa demo di KPK pakai jas almamater tanpa logo universitas. Dan kualitas laundry mereka luar biasa bagusnya hingga nampak baru semua," sindir pengguna akun Twitter @BNGPY, yang cuitannya telah di-retweet lebih dari lima ribu kali sejak dibagikan pada Rabu malam.

Warganet curiga dengan massa yang demo di depan gedung KPK - (Twitter/@BNGPY)
Warganet curiga dengan massa yang demo di depan gedung KPK - (Twitter/@BNGPY)

Tak hanya itu, @BNGPY juga menambahkan bidikan kamera yang menunjukkan sejumlah pria berebut jas biru dan jingga di pinggir jalan.

Tumpukan jas itu diletakkan di atas paving blocks, dan sejumlah pria berdiri sedikit menunduk mengerumuninya.

Tak diketahui asal jas-jas polosan tersebut dan siapa yang membagikannya.

"Bukti nyata bahwa pendidikan tinggi itu mudah diakses oleh masyarakat," sindir @BNGPY lagi.

Warganet curiga dengan massa yang demo di depan gedung KPK - (Twitter/@BNGPY)
Warganet curiga dengan massa yang demo di depan gedung KPK - (Twitter/@BNGPY)

Sebelumnya diberitakan SUARA.com, para pengunjuk rasa itu mengatasnamakan diri Kelompok Nasional Mahasiswa Selamatkan KPK.

Saat ditanya wartawan, mereka mengaku berasal dari kampus ternama mulai dari Universitas Bung Karno hingga Universitas Indonesia.

"Dari UBK bang, yang ini UI," jawab salah satu dari mereka sembari menghindari wartawan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS