Ridwan Kamil Tekankan Pentingnya Menjaga Kesatuan dan Ukhuwah

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 25 September 2019 | 11:11 WIB
Ridwan Kamil Tekankan Pentingnya Menjaga Kesatuan dan Ukhuwah
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam "Halaqah Kebangsaan bersama Al Habib Umar Bin Hafidz", di Hotel Hilton Kota Bandung, Selasa (24/9/2019). (Dok: Pemdaprov Jabar).

Suara.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menekankan pentingnya menjaga kesatuan dan ukhuwah. Menurutnya, meski ada masyarakat yang tak masuk dalam koridor Ukhuwah Islamiyah, masih ada Ukhuwah Watoniyah (berbangsa) dan Ukhuwah Insaniyah (sesama manusia) yang mengikat.

"Masyarakat harus bisa bersyukur dengan nikmat berbangsa dan bernegara yang Allah SWT berikan," kata Emil, sapaan Ridwan Kamil, dalam "Halaqah Kebangsaan bersama Al Habib Umar Bin Hafidz", di Hotel Hilton, Kota Bandung, Selasa (24/9/2019).

Emil menambahkan, nikmat iman, Islam, dan silaturahmi adalah komponen untuk menambah semangat dan kecintaan kepada negeri Indonesia. Apalagi bangsa Indonesia tengah mengalami dinamika dalam perpolitikan maupun perekonomian.

Menurutnya, kesatuan dan persatuan bisa menjadi penyokong masyarakat dalam melewati dan menjawab tantangan di segala kondisi.

"Mudah-mudahan kita dikuatkan kecintaan tentang pentingnya persatuan dan uhkuwah kita," kata Emil.

Pun nilai dakwah, lanjutnya, harus memberi contoh teladan akhlak yang baik, sehingga bisa menginspirasi individu lainnya untuk melakukan hal serupa.

Dalam acara tersebut, Emil juga menyampaikan progres program keumatan Pemerintahan Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar, diantaranya Satu Desa Satu Hafidz (Sadesa), yang tahun ini sudah menyekolahkan sekitar 1.200 anak desa di berbagai pesantren. Para santri pun siap dilepas ke berbagai desa di Jabar.

Teranyar, untuk memperkuat misi Jawa Barat Juara Lahir dan Batin, Pemdaprov Jabar pun mengirim 30 Dai ke Yaman untuk menempuh pendidikan agama.

"Program mengirim beasiswa bersekolah ke Yaman dan Program Satu Satu Desa Satu Hafiz Quran adalah nasihat Habib tahun lalu," tutur Emil.

baca juga

Selain itu, terdapat pula English for Ulama, di mana lima ulama muda Jabar lulusan tahap pertama program ini akan dikirim ke Inggris pada November 2019, untuk berdakwah mengenai Islam yang damai.

"Tujuan (English for Ulama) adalah untuk menyiarkan Islam yang damai, yang wasathiah," kata Emil.

Adapun program keumatan Jabar Juara lainnya pun rutin dilaksanakan, mulai dari Maghrib Mengaji, Subuh Berjamaah Keliling, Kredit Mesra, hingga One Pesantren One Product (OPOP). Program yang terakhir disebut, bertujuan untuk mendorong pesantren di Jabar untuk mandiri secara ekonomi.

"Kita bercita -cita, pesantren di Jawa Barat punya usaha yang besar, supaya pesantren maju," tutup Emil.

Adapun menurut Ketua PWNU Jabar, KH. Hasan Nuri Hidayatullah, persatuan adalah kunci bila ingin bangsa menjadi maju. Jabar diharapkan menjadi penopang utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang besar, kuat, dan berdaya saing.

Saat ini pun, lanjut Hasan, Jabar cukup kondusif. Salah satunya berkat peran para ulama yang selalu berupaya memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

"Semoga Allah SWT memberikan petunjuk bimbingan guna memberikan kekuatan membangun bangsa negara," ucap Hasan.

Sementara itu, Al Habib Umar Bin Hafidz, sosok ulama besar asal Kota Tarim, Yaman, berpesan agar para pimpinan daerah serta unsur aparat, seperti TNI/Polri dapat menjalankan amanah dalam bertugas dengan sebaik-baiknya dan tidak ragu untuk duduk bersama ulama dalam menyelesaikan permasalahan.

"Melaksanakan tugas dengan jalan menyambungkannya dengan syariat Allah SWT akan menghadirkan kebaikan," kata Al Habib.

Ia pun mengapresiasi program-program keumatan Pemdaprov Jabar di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil. Menurut Al Habib, rancangan program Jabar Juara adalah program yang tepat.

Pun kerjasama Pentahelix yang dibangun Pemdaprov Jabar dengan tokoh masyarakat, akademisi, dan ulama adalah hal luar biasa.

Al Habib juga menyebut bahwa dengan menjalankan program keumatan, Pemdaprov Jabar telah membumikan dan mengaplikasikan ajaran Allah SWT ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Maka kalau itu (program) dilaksanakan sebaik-baiknya, akan dirasakan kenikmatan oleh seluruh Muslim di Jawa Barat, bahkan non-Muslim pun akan mendapat kenikmatannya. Karena meski mereka minoritas, kalau kita menjalankan ajaran Allah SWT dengan baik, maka mereka pun justru akan merasa terlindungi," kata Al Habib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemdaprov Jabar Dukung Pencegahan Korupsi

Pemdaprov Jabar Dukung Pencegahan Korupsi

News | Selasa, 24 September 2019 | 16:10 WIB

Kampanye Astaga, Ridwan Kamil Ikut Main Permainan Tradisional Sunda

Kampanye Astaga, Ridwan Kamil Ikut Main Permainan Tradisional Sunda

News | Selasa, 24 September 2019 | 16:03 WIB

Wagub Jabar : 219 Tanah Aset Pemdaprov Jabar telah Tersertifikasi

Wagub Jabar : 219 Tanah Aset Pemdaprov Jabar telah Tersertifikasi

Bisnis | Selasa, 24 September 2019 | 15:55 WIB

Bus Damri Masih Jadi Pilihan Masyarakat ke Bandara Kertajati

Bus Damri Masih Jadi Pilihan Masyarakat ke Bandara Kertajati

Bisnis | Selasa, 24 September 2019 | 09:21 WIB

Jabar Raih Tiga Penghargaan dalam Gelar Teknologi Tepat Guna 2019

Jabar Raih Tiga Penghargaan dalam Gelar Teknologi Tepat Guna 2019

News | Senin, 23 September 2019 | 14:33 WIB

Wagub Jabar Motivasi Pengelola Bank Sampah Hade Jaya di Garut

Wagub Jabar Motivasi Pengelola Bank Sampah Hade Jaya di Garut

News | Senin, 23 September 2019 | 14:29 WIB

Terkini

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:29 WIB

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:28 WIB

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:21 WIB

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:19 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

×