Kawal Pendemo DPR Bubarkan Diri, Kapolres Harry: Mereka Takut Ada Penyusup

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 01 Oktober 2019 | 20:13 WIB
Kawal Pendemo DPR Bubarkan Diri, Kapolres Harry: Mereka Takut Ada Penyusup
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan perintahkan polisi berpakaian preman tangkap massa perusuh di kawasan Palmerah, Jakarta. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Ratusan mahasiswa yang sebelumnya melakukan aksi demonstrasi di dekat gedung DPR/MPR RI Jakarta, mulai membubarkan diri menuju Stasiun Palmerah untuk pulang, dengan mendapat pengawalan langsung Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan.

"Mereka enggak mau ribut, enggak mau rusuh, mereka takut ada penyusup. Tadi minta dikawal kami TNI dan Polri, minta difasilitasi sampai Stasiun Palmerah," kata  Harry Kurniawan di Stasiun Palmerah, Selasa (1/10/2019) petang.

Harry mengatakan pihak mahasiswa sebelumnya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait aksi demonstrasi hari ini. Mereka meyakinkan polisi bahwa aksi hari ini akan berlangsung damai serta selesai sebelum pukul 18.00 WIB.

Harry sendiri mengapresiasi aksi mahasiswa yang melaksanakan demonstrasi dengan simpatik, tertib serta tidak ada tindakan provokatif yang dapat memancing kericuhan.

"Aksi mahasiswa ya begini, harus begini. Dan semakin lama saya lihat mahasiswa semakin sadar bahwa aksi kemarin itu bukan aksi dari mereka, bukan aksi dari mahasiswa, bahkan mereka menyatakan yang kemarin aksi itu adalah perusuh," ucap Harry.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan mahasiswa yang terdiri dari berbagai universitas, termasuk 21 kampus yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), antara lain Universitas Ibnu Chaldun, Universitas Pakuan dan Institut Pertanian Bogor mulai membubarkan diri sekitar pukul 17.30 WIB.

Mereka melakukan long march menyusuri jalan Gerbang Pemuda, Jalan Gelora, hingga Jalan Tentara Pelajar, sebelum memasuki Stasiun Palmerah dengan kawalan ketat dari kepolisian dan TNI.

Sebelum pulang menaiki KRL, para mahasiswa meneriakkan ungkapan apresiasi kepada pihak Kepolisian dan prajurit TNI AL yang mengawal aksi mereka dengan pendekatan persuasif.

"Terima kasih bapak Polisi, terima kasih bapak TNI," teriak mahasiswa, yang kemudian menyalami prajurit TNI dan aparat Kepolisian yang mengawal, termasuk Kombes Harry.

baca juga

Koordinator BEM SI Bogor, Muhammad Abdul Muchtar mengatakan tindakan simpatik mahasiswa tersebut dilakukan sebagai ungkapan hormat terhadap aparat kepolisian dan TNI yang melakukan penjagaan dan pengawalan selama aksi demonstrasi.

"Ini merupakan bentuk respek apa yang tadi dilakukan pihak kepolisian ketika mengawal kita dari kerumunan sampai ke sini. Kita juga tadi mengkhawatirkan dengan peserta aksi yang perempuan dan mahasiswa baru karena kondisinya khawatir chaos," ujar Muchtar. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Pakai Ontel, Kakek Mulyono: Bendera Saya Pernah Mau Dirampas Brimob

Demo Pakai Ontel, Kakek Mulyono: Bendera Saya Pernah Mau Dirampas Brimob

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 19:05 WIB

Pendemo di Sekitar DPR Mulai Mundur, Sebagian Mahasiswa Ada yang Bertahan

Pendemo di Sekitar DPR Mulai Mundur, Sebagian Mahasiswa Ada yang Bertahan

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 17:30 WIB

Tolak RKUHP dan UU KPK, Mahasiswa Bawa Peti Mati Hitam ke Depan Aparat

Tolak RKUHP dan UU KPK, Mahasiswa Bawa Peti Mati Hitam ke Depan Aparat

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 17:20 WIB

Marinir Ikut Jaga Demo di DPR, Mahasiswa Ucapkan Terima Kasih

Marinir Ikut Jaga Demo di DPR, Mahasiswa Ucapkan Terima Kasih

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 16:26 WIB

Tak Mau Demo Disusupi, Massa Mahasiswa Diwajibkan Pakai Almamater

Tak Mau Demo Disusupi, Massa Mahasiswa Diwajibkan Pakai Almamater

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 15:52 WIB

Terkini

Aturan Membawa Power Bank ke Pesawat 2026: Batas Kapasitas, Maksimal 2 Unit, dan Larangan Penggunaan

Aturan Membawa Power Bank ke Pesawat 2026: Batas Kapasitas, Maksimal 2 Unit, dan Larangan Penggunaan

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:01 WIB

Iran Gertak Amerika Bakal Hadapi Perang Panjang Jika Trump Nekat Menyerang Lagi

Iran Gertak Amerika Bakal Hadapi Perang Panjang Jika Trump Nekat Menyerang Lagi

News | Senin, 02 November 2026 | 14:00 WIB

Film New Recruit Tayang 30 Desember, Kelompok Prajurit Alami Kejadian Aneh

Film New Recruit Tayang 30 Desember, Kelompok Prajurit Alami Kejadian Aneh

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:00 WIB

Bunga Kredit PNM Mekaar Dipangkas Jadi 8 Persen, Pemerintah Siapkan Subsidi Rp2,6 Triliun

Bunga Kredit PNM Mekaar Dipangkas Jadi 8 Persen, Pemerintah Siapkan Subsidi Rp2,6 Triliun

News | Senin, 02 November 2026 | 13:58 WIB

Pria di Kampung Ambon Ditangkap Polisi Usai Beli Etomidate Rp16 Juta Pakai Uang Palsu

Pria di Kampung Ambon Ditangkap Polisi Usai Beli Etomidate Rp16 Juta Pakai Uang Palsu

News | Senin, 02 November 2026 | 13:57 WIB

Soyeon Eks T-ara Hamil Anak Pertama, Umumkan Kabar di Anniversary ke-4

Soyeon Eks T-ara Hamil Anak Pertama, Umumkan Kabar di Anniversary ke-4

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:57 WIB

Obligasi & Sukuk RAJA Resmi Ditawarkan, Berapa Kupon untuk Investor?

Obligasi & Sukuk RAJA Resmi Ditawarkan, Berapa Kupon untuk Investor?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:55 WIB

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

News | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok

Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Suka Tian Xiwei di Where the Mask Ends? Ini 5 Drama Kolosalnya!

Suka Tian Xiwei di Where the Mask Ends? Ini 5 Drama Kolosalnya!

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:50 WIB

×