Polisi Hong Kong Tembak Pelajar saat Demo, Media China: Wajar

Iwan Supriyatna | Husna Rahmayunita | Suara.com

Kamis, 03 Oktober 2019 | 08:12 WIB
Polisi Hong Kong Tembak Pelajar saat Demo, Media China: Wajar
Polisi menyisir gedung parlemen Hong Kong usai aksi massa pada Senin (1/7/2019) malam waktu setempat. (AFP)

Suara.com - Satu media nasional China memberikan pembelaan kepada polisi Hong Kong atas insiden penembakan kepada demonstran pelajar. Mereka menyebut hal itu legal dan wajar.

Dikutip dari laman SCMP, telah terjadi penembakan kepada seorang siswa sekolah menengah di Hong Kong bernama Tsang Chi-Kin (18), Selasa (2/10/2019). Ia menjadi demonstran pertama yang ditembak sejak terjadi gejolak pemerintahan pada Juni lalu.

Kepala kepolisian Hong Kong Stephen Lo mengatakan, petugas terpaksa mendaratkan peluru untuk melindungi diri. Namun hal itu dikecam oleh sejumlah pihak, mereka menilai semestinya polisi menggunakan senjata yang tidak mematikan.

Kejadian itu lantas diwartakan kantor berita Xinhua. Mereka menganggap tindakan yang dilakukan pihak kepolisian adalah wajar.

"Perusuh menyerang polisi besar-besaran di Tsuen Wan. Seorang polisi terancam nyawanya dan dia terpaksa melayangkan tembakan untuk melindungi diri dan teman-temannya. Tindakan itu legal, sah dan wajar," demikian tulisan Xinhua, Rabu (3/10/2019) pagi.

Tak cukup sampai di situ, dalam ulasan, Xinhua menyebut bentrokan yang terjadi di Hong Kong pada perayaan berdirinya China ke-70 adalah sesuatu yang 'gila'.

"'Teror hitam telah berlangsung lebih dari tiga bulan benar-benar gila. Untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan meredam kekacauan, kita harus memperkuat supremasi hukum dan segera menindak tegas semua perusuh," terang Xinhua.

Mereka juga menuliskan, orang yang berpakaian hitam adalah ancaman teroris terbesar di Hong Kong.

Sementara itu, Stephen Lo dalam konferensi pers mengatakan, kepolisian setidaknya menembakan enam peluru dalam unjuk rasa pada Selalu lalu.

Satu peluru menembus tubuh Tsang Chi-Kin, sementara lima lainnya ditembakkan ke udara sebagai tanda peringatan.

Tsang lalu menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru dari dadanya pada Selasa malam. Ia dilaporkan dalam kondisi stabil pada Rabu pagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wartawan Indonesia Ditembak Polisi Hong Kong, KJRI Imbau Jauhi 4 Lokasi Ini

Wartawan Indonesia Ditembak Polisi Hong Kong, KJRI Imbau Jauhi 4 Lokasi Ini

News | Senin, 30 September 2019 | 06:48 WIB

Taktik Demonstran Hong Kong, Cara Redam Gas Air Mata Pakai Payung dan Raket

Taktik Demonstran Hong Kong, Cara Redam Gas Air Mata Pakai Payung dan Raket

News | Selasa, 24 September 2019 | 19:34 WIB

Pemimpin Hong Kong Pastikan Gelar Dialog untuk Redakan Ketegangan

Pemimpin Hong Kong Pastikan Gelar Dialog untuk Redakan Ketegangan

News | Selasa, 17 September 2019 | 13:30 WIB

Pemerintah RI Kabulkan Permohonan Ekstradisi Hong Kong

Pemerintah RI Kabulkan Permohonan Ekstradisi Hong Kong

News | Selasa, 17 September 2019 | 08:48 WIB

Terkini

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB