Taktik Demonstran Hong Kong, Cara Redam Gas Air Mata Pakai Payung dan Raket

Reza Gunadha | Novita Shinta | Suara.com

Selasa, 24 September 2019 | 19:34 WIB
Taktik Demonstran Hong Kong, Cara Redam Gas Air Mata Pakai Payung dan Raket
Aksi demonstran Hong Kong (Twitter @aqifiazfan)

Suara.com - Aksi demonstrasi yang sedang memanas di berbagai kota sedang merajai trending topic Indonesia.

Aksi massa yang terdiri dari mahasiswa  berbagai universitas dan elemen masyarakat ini, menyuarakan kekecewaan akan putusan pengesahan UU KPK, pasal RKUHP yang kontroversial serta poin penting lainnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa bukan hanya Indonesia saja yang melakukan aksi demonstrasi serupa.

Hong Kong lebih dulu bersuara dengan dengan aksi demonstrasi yang menolak RUU Ekstadisi dalam 14 pekan ini. Meskipun sudah dibatalkan, namun gejolak demo terus terjadi disana hingga sekarang.

Akun Twitter @aqifiazfan mendapat sorotan dari warganet karena mengunggah sebuah thread yang berisi panduan taktik para demonstran di Hong Kong, ketika berunjuk rasa yang mungkin berguna ketika melakukan aksi turun ke jalan.

1.Tumbler dan sarung tangan

Untuk meredam gas air mata, demonstran di Hong Kong menggunakan tumbler dan sarung tangan anti panas. Sarung tangan berguna untuk menahan suhu proyektil gas air mata yang baru ditembakkan sehingga tidak membuat kulit melepuh.

Tumbler dipilih untuk memadamkan gas air mata karena kedap udara, jangan  memakai plastik ataupun bahan mudah terbakar.

Ia juga mengunggah video dimana demonstran Hong Kong bekerjasama memadamkan gas air menggunakan cone pembatas jalan.

2.Raket dan Air

Aksi demonstran Hong Kong (Twitter @aqifiazfan)
Aksi demonstran Hong Kong (Twitter @aqifiazfan)

Pengguna Twitter yang dikenal dengan nama Aqwam Fiazmi Hanifan ini juga mengatakan bahwa demontsran Hong Kong menghalau tembakan gas air mata menggunakan raket. Ia juga menambahkan bahwa air akan sangat berguna ketika menghadapi gas air mata.

"Gas air mata tak akan berguna jika langsung dibasahi air. Silahkan siram ramai-ramai saat gas air mata ditembak ke arah kamu," cuitnya.

Aqwan menyebutkan dalam thread ini bahwa kerjasama dibutuhkan untuk meredam gas air mata.

3.Laser

Salah satu aksi demonstran Hong Kong yang menjadi sorotan dalam beberapa pekan ini adalah taktik penggunaan laser. Laser dipakai untuk membuat mata polisi buta sekejap. Para demonstran juga was-was mengamati kamera-kamera pengawas dan menyorotkan laser agar wajah mereka tidak teridentifikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerbang Belakang DPR Jadi Medan Tempur, Mahasiswa - Polisi Saling Serang

Gerbang Belakang DPR Jadi Medan Tempur, Mahasiswa - Polisi Saling Serang

News | Selasa, 24 September 2019 | 19:27 WIB

Demo Rusuh DPR Meluas, Mahasiswa Rusak Pos Polisi di Senayan

Demo Rusuh DPR Meluas, Mahasiswa Rusak Pos Polisi di Senayan

News | Selasa, 24 September 2019 | 19:25 WIB

Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Depan Gedung DPR

Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Depan Gedung DPR

Foto | Selasa, 24 September 2019 | 19:24 WIB

Mahasiswa Korban Bentrok DPR Dirawat di Posko Medis Stasiun Palmerah

Mahasiswa Korban Bentrok DPR Dirawat di Posko Medis Stasiun Palmerah

News | Selasa, 24 September 2019 | 19:18 WIB

Tak Mempan Ditembak Gas Air Mata, 2 Water Canon Dikerahkan Semprot Pendemo

Tak Mempan Ditembak Gas Air Mata, 2 Water Canon Dikerahkan Semprot Pendemo

News | Selasa, 24 September 2019 | 19:16 WIB

Makin Chaos! Setelah Robohkan Gerbang DPR, Mahasiswa Hancurkan Pos Pamdal

Makin Chaos! Setelah Robohkan Gerbang DPR, Mahasiswa Hancurkan Pos Pamdal

News | Selasa, 24 September 2019 | 19:04 WIB

Lawan Gas Air Mata, Mahasiswa Tantang Polisi dengan Kata-kata Makian

Lawan Gas Air Mata, Mahasiswa Tantang Polisi dengan Kata-kata Makian

News | Selasa, 24 September 2019 | 18:56 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB