Disebut-sebut Kakak Pembina Buzzer Jokowi, Ini Ekspresi Moeldoko

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 03 Oktober 2019 | 22:36 WIB
Disebut-sebut Kakak Pembina Buzzer Jokowi, Ini Ekspresi Moeldoko
Moeldoko. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko angkat bicara mengenai keberadaan "buzzer" pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Moeldoko menyebut buzzer pendukung Jokowi adalah para relawan yang juga fanatik mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Bahkan kata Moeldoko, para buzzer Jokowi tidak melakukan satu komando saat beraksi di sosial media.

"Yang mainnya dulu relawan sekarang juga pendukung fanatik. Jadi memang buzzer-buzzer yang ada itu tidak dalam satu komando, tidak dalam satu kendali. Jadi masing-masing punya inisiatif. Para buzzer itu tidak ingin idolanya diserang, idolanya disakitin, akhirnya masing-masing bereaksi. Ini memang persoalan kita semua, juga kedua belah pihak," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Namun yang terpenting, kata Moeldoko, yakni adanya kesadaran bersama untuk menurunkan tensi dan menata ulang cara berkomunikasi.

"Menurut saya yang paling penting perlu ada kesadaran bersama lah kita semuanya menurunkan tensi, kemudian kita tata ulang lah cara berkomunikasi," kata dia.

Mantan Panglima TNI itu berharap tidak ada lagi buzzer-buzzer yang muncul di media sosial. Sebab kata dia, kontestasi pemilu sudah berakhir.

"Menurut saya sih buzzer-buzzer itu harus ditinggalkan lah, kan pemilu juga sudah selesai. Jadi (pakai) bahasa-bahasa persaudaraan, kritik sih kritik tapi harus dengan bahasa-bahasa yang, kadang-kadang enggak enak juga didengar," tutur Moeldoko.

Tak hanya itu, Moeldoko mengaku sudah mengimbau para pendukung fanatik Jokowi untuk bersifat dewasa dan tidak emosional. Namun, kata dia, sulit dipraktikkan karena sudah terpolarisasi sejak Pilpres lalu.

baca juga

"Ya waktu saya berkumpul dengan teman-teman (pendukung Jokowi) saya juga menyampaikan untu kita bersifat lebih dewasa, lebih enggak emosional. Tapi kan kadang-kadang sekali lagi ini kan komunikasi yang sudah terlanjur polarisasi. Komunikasi yang sudah terpolar. Jadi perlu memang masing- masing menyadari lah bagaimana membangun lagi situasi yang enjoy. Jangan politik diwarnai dengan tegang, politik diwarnai dengan saling menyakiti. Menurut saya enggak pas lah," kata dia.

Ketika ditanya dirinya yang disebut-sebut menjadi kakak pembina buzzer Jokowi, Moeldoko hanya tertawa. Ia mengaku tak pernah mengetahui isu tersebut.

"Yang mana lagi, Saya belum pernah baca itu," kata dia sambil tertawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Oxford: Di Indonesia Ada Pengerahan Buzzer untuk Manipulasi Publik

Peneliti Oxford: Di Indonesia Ada Pengerahan Buzzer untuk Manipulasi Publik

Tekno | Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:56 WIB

Moeldoko Luruskan Pernyataan Soal 'KPK Hambat Investasi'

Moeldoko Luruskan Pernyataan Soal 'KPK Hambat Investasi'

News | Selasa, 24 September 2019 | 05:35 WIB

Alasan Pemerintah Revisi UU KPK, Moeldoko: KPK Bisa Hambat Investasi

Alasan Pemerintah Revisi UU KPK, Moeldoko: KPK Bisa Hambat Investasi

News | Senin, 23 September 2019 | 23:07 WIB

Istana: Jangan Melihat KPK Itu Dewa, Tak Ada Manusia Dewa di Sini

Istana: Jangan Melihat KPK Itu Dewa, Tak Ada Manusia Dewa di Sini

News | Senin, 23 September 2019 | 19:29 WIB

Kutip Survei Litbang Kompas, Moeldoko: Yang Setuju RUU KPK Lebih Banyak

Kutip Survei Litbang Kompas, Moeldoko: Yang Setuju RUU KPK Lebih Banyak

News | Senin, 23 September 2019 | 19:05 WIB

Terkini

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 08:55 WIB

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 08:52 WIB

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:50 WIB

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:49 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 08:11 WIB

×