Polisi Minta Mahasiswa Unindra Korban Kekerasan saat Demo Buat Laporan

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 11:21 WIB
Polisi Minta Mahasiswa Unindra Korban Kekerasan saat Demo Buat Laporan
Aksi mahasiswa dari Universitas Indonesia, UKI, Universitas Triksakti, dan lainnya menolak revisi UU KPK dan pengesahan RUU KUHP di DPR RI, Senin (23/9/2019). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, meminta mahasiswa Unindra bernama Ahmad Ghifari yang diduga menjadi korban kekerasan aparat kepolisian untuk membuat laporan polisi.

Video yang memperlihatkan kekerasan terhadap Ghifari ketika ikut aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI, Senin (30/9/2019) lalu, beredar di media sosial Twitter dan Instagram.

"Jika mahasiswa itu merasa dirugikan, silakan buat laporan," kata Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (4/10/2019).

Lebih lanjut, Argo mengklaim pihaknya bakal menyelidiki kebenaran video tersebut. Selain itu, tak menutup kemungkinan polisi akan memberikan tindakan tegas jika terbukti ada anggota polisi melakukan kekerasan.

"Kita cek dulu kebenaran videonya, dan kalau ada polisi yang melakukan (penganiayaan), akan kita tindak sesuai dengan aturan," sambungnya.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @reformasidikorupsi, terlihat punggung Ghifari merah-merah diduga akibat pukulan benda tumpul. Ghifari juga menujukkan luka pada bagian telinga dan di sekitar bibir.

Anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Progress, Yazid Fahmi, mengatakan Ghifari merupakan tim medis dan logistik aksi. Namun Ghifari ditangkap oleh aparat kepolisian.

"Iya betul mahasiswa Unindra atas nama Ahmad Ghifari menjadi korban kekerasan oleh aparat yang ditangkap pada tanggal 30 September 2019," ujar Yazid kepada Suara.com, Jumat (4/10/2019).

Meski demikian, Yazid meminta agar Ghifari yang bercerita ihwal kronologi penangkapan dan penyiksaan tersebut. Suara.com saat ini sedang mencoba menghubungi Ghifari terkait insiden kekerasan yang menimpanya.

baca juga
Mahasiswa Unindra bernama Ahmad Ghifari diduga menjadi korban kekerasan aparat kepolisian saat ikut aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI, Senin (30/9/2019) lalu. (Istimewa)
Mahasiswa Unindra bernama Ahmad Ghifari diduga menjadi korban kekerasan aparat kepolisian saat ikut aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI, Senin (30/9/2019) lalu. (Istimewa)

Berikut kronologi yang ditulis oleh akun @reformasidikorupsi:

  1. Kurang lebih pukul 19.00 korban mundur ke belakang karena keadaan semakin panas/chaos.
  2. Karena dia merupakan bagian medis juga logistik, maka dia langsung pergi ke belakang untuk bagi-bagi air kepad kawan-kawan yang lain terkena gas air mata. Setelah keadaan mulai sedikit agak tenang, dia dan teman-temannya meminum kopi dan rehat sejenak.
  3. Tiba-tiba Ghifari dicekik oleh orang berbadan besar berbaju preman, dipukul dibawa ke POLDA, dalam perjalanan dia bercerita jika dia mendapatkan tindakan kekerasan. Mulai dari pantat ditusuk-tusuk oleh pemukul hingga dipukulin rame-rame. Sampai polda dia tetap dipukuli, saat di POLDA tidak sempat sadarkan diri, tak lama berselang Ghifar diintrograsi, hp disita motor entah kemana?
  4. Dalam proses pemeriksaan, Ghifar mendapat intimidasi. "Kalau minta minum ditampar, kencing ditendangin".

Barang hilang: HP, power bank, dan Motor vario.

Berbarengan dengan kejadian itu, kawan Ahmad Ghifar juga kehilangan uang sebesar 2 juta rupiah. Luka yang diderita Ghifar mulai dari tangan karena nangkis pukul, dan luka-luka dipunggung, bibir, juga belakang telinga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo 30 September, Mahasiswa Unindra Diduga Jadi Korban Kekerasan Aparat

Demo 30 September, Mahasiswa Unindra Diduga Jadi Korban Kekerasan Aparat

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 11:04 WIB

Polisi Tahan 2 Pelajar dan 2 Mahasiswa Terkait Demo Ricuh 30 September

Polisi Tahan 2 Pelajar dan 2 Mahasiswa Terkait Demo Ricuh 30 September

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 15:35 WIB

Aksi Damai di DPRD DIY, Mahasiswa Punguti Sampah Plastik

Aksi Damai di DPRD DIY, Mahasiswa Punguti Sampah Plastik

Jogja | Kamis, 03 Oktober 2019 | 15:30 WIB

Usai Temui Jokowi, Forum Rektor Minta Mahasiswa Menahan Diri

Usai Temui Jokowi, Forum Rektor Minta Mahasiswa Menahan Diri

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 13:50 WIB

Terkini

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 11:08 WIB

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 10:58 WIB

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:40 WIB

×