Usai Temui Jokowi, Forum Rektor Minta Mahasiswa Menahan Diri

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 03 Oktober 2019 | 13:50 WIB
Usai Temui Jokowi, Forum Rektor Minta Mahasiswa Menahan Diri
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir dan Forum Rektor Indonesia (FRI) usai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/10/2019). (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Forum Rektor Indonesia (FRI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/10/2019). Pertemuan tersebut berlangsung tertutup untuk awak media.

Seusai pertemuan, Ketua FRI Yos Johan Utama meminta agar seluruh mahasiswa menahan diri dan membuka ruang dialog terkait polemik UU KPK hasil revisi dan RKUHP.

"Kami menyampaikan beberapa hal terkait kondisi saat ini, salah satunya adalah mari kita saling menahan diri untuk membuat suasana kondusif dan juga membuka ruang dialog dengan yang sedang berbeda pendapat dan konflik," ujar Yos di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Pertemuan tersebut menyusul aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar di sejumlah daerah di Indnesia.

Menurut Yos, sebagian mahasiswa yang mengikuti aksi unjuk rasa tak memahami substansi UU KPK dan RKUHP yang diilai bermasalah. Karena itu kata dia, perlu adanya sosialisasi dua RUU tersebut kepada mahasiswa dengan mengundang perancang KUHP.

"Saya yakin sudah ada sosialisasi, tapi kemudian harusnya ditingkatkan lagi yang lebih masif dan terstruktur. Karena banyak sekali kejadian kekurang pahaman atau informasi minim dan ini sudah ditindaklanjuti oleh para rektor melakukan sosialisasi secara mandiri mengundang para perancang KUHP untuk memberikan penjelasan, sehingga kita menempatkan mahasiswa itu setuju karena paham dan tidak setuju juga karena paham. Jangan setuju dan tidak setuju karena tidak paham," kata dia.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir mengatakan, dalam pertemuan dengan Jokowi Forum Rektor juga menyampaikan sejumlah masukan seperti pengembangan Sumber Daya Manusia.

"Tadi menyampaikan aspirasi dari para rektor, yang mereka sampaikan bagaimana pengembangan Indonesia ke depan baik dr sumber daya manusia dan menjaga kondusifitas negara, bagaimana negara menjadi teduh, damai dan semua untuk membangun SDM berkualitas," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Mahasiswa Kendari Ditembak Mati, Provost: 6 Polisi Diduga Langgar SOP

2 Mahasiswa Kendari Ditembak Mati, Provost: 6 Polisi Diduga Langgar SOP

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 11:53 WIB

Polda Metro Jaya Klaim Sudah Bebaskan Semua Mahasiswa dan Anak STM

Polda Metro Jaya Klaim Sudah Bebaskan Semua Mahasiswa dan Anak STM

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 11:25 WIB

Belum Ada Demo Lanjutan, Jalan Sekitar Gedung DPR Dibuka

Belum Ada Demo Lanjutan, Jalan Sekitar Gedung DPR Dibuka

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 11:17 WIB

Teriak Selangkangan saat Demo, Mahasiswi Ungkap Penyesalan

Teriak Selangkangan saat Demo, Mahasiswi Ungkap Penyesalan

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:58 WIB

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:55 WIB

Tiket Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Dijual Hari Ini, Harga Mulai Rp100 Ribu

Tiket Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Dijual Hari Ini, Harga Mulai Rp100 Ribu

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 10:52 WIB

Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label, YLKI Desak Pemerintah Buka Posko Aduan

Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label, YLKI Desak Pemerintah Buka Posko Aduan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:51 WIB

Bukan Acara Biasa, FestVent Volume 3 Ajak Anak Muda Keluar dari Zona Nyaman

Bukan Acara Biasa, FestVent Volume 3 Ajak Anak Muda Keluar dari Zona Nyaman

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:49 WIB

Akun Instagram Densu Dipenuhi Curhat Penonton Baby Udon: Abang Bikin Kami Mau Berjuang Lagi

Akun Instagram Densu Dipenuhi Curhat Penonton Baby Udon: Abang Bikin Kami Mau Berjuang Lagi

Entertainment | Jum'at, 18 September 2026 | 10:49 WIB

Berkat Laporan BNI, Oknum Agen Nakal Satu Per Satu Diringkus di Jember

Berkat Laporan BNI, Oknum Agen Nakal Satu Per Satu Diringkus di Jember

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 10:49 WIB

AI Masuk Kelas, Acer Tantang Guru dan Sekolah Hadirkan Inovasi Nyata

AI Masuk Kelas, Acer Tantang Guru dan Sekolah Hadirkan Inovasi Nyata

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 10:48 WIB

Siapa Jose Henrique? Garangnya Bikin Kiper Arema FC Adi Satryo Was-was

Siapa Jose Henrique? Garangnya Bikin Kiper Arema FC Adi Satryo Was-was

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 10:44 WIB

×