JK ke Nelayan Indonesia: Jangan Marah Seperti Rakyat Somalia

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 08 Oktober 2019 | 13:05 WIB
JK ke Nelayan Indonesia: Jangan Marah Seperti Rakyat Somalia
JK saat berpidato dalam acara 'SDGs Annual Conference 2019' di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2019). (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berpesan kepada nelayan di sejumlah daerah untuk bisa menahan emosinya ketika mengetahui ada pencuri-pencuri ikan yang berasal dari negara asing.

Pesan JK tersebut tidak jauh dari pengamatannya melihat nasib para nelayan Somalia yang akhirnya tidak bisa mencari nafkah karena hanya amarah.

Mulanya JK menceritakan soal pantai Somalia yang dikenal mengandung sumber ikan yang sangat baik. Dengan begitu banyak nelayan-nelayan dari berbagai negara datang untuk mengambil ikan di sana.

Nelayan Somalia tentu marah karena merasa jatahnya terus diambil oleh nelayan dari negara-negara lain yang tentu memiliki kapal dan alat pengambil ikan yang lebih canggih.

"Datanglah para nelayan yang banyak dari bermacam negara dengan kapal-kapal yang lebih baik dan lebih canggih daripada nelayan Somalia. Rakyat Somalia marah," kata JK dalam pidatonya pada acara 'SDGs Annual Conference 2019' di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2019).

Amarahnya nelayan Somalia malah mengarah kepada kapal dan orang yang tengah mencari ikan di sana. Dengan cara begitu, nelayan Somalia pun banyak mendapatkan pundi-pundi. Sebagaimana diketahui, nelayan Indonesia pun sempat menjadi korban perompak Somalia.

"Maka pendapatannya berlipat-lipat kali. Dari, bukan dari ikan tapi dari kapal. Sampai sekarang. Termasuk Indonesia pernah beberapa kali jadi korban nelayan Somali," ujarnya.

Meski para perompak menguasai lautan Somalia, nyatanya tidak menyurutkan para nelayan dari berbagai negara untuk tetap mencari ikan di sana. Para nelayan asing itu menggunakan kapal yang lebih besar dan canggih.

Imbasnya, para nelayan Somalia jadi benar-benar kehilangan pekerjaannya. Hal itu dilandaskan berkurangnya sumber ikan di sana karena terus diambil oleh nelayan dari berbagai negara.

baca juga

JK pun berpesan kepada nelayan-nelayan di beberapa daerah untuk tidak melakukan hal yang sama ketika menemukan pengambilan ikan secara ilegal atau ilegal fishing.

JK menerangkan bahwa pemerintah melalui Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti terus berusaha untuk memberantas pencurian ikan oleh kapal-kapal asing.

"Mudah-mudahan nelayan di Maluku atau Banda atau Laut Jawa, Natuna, tidak marah seperti orang Somalia. Karena habis sumber daya ikannya," ujarnya.

"Bu Susi telah berusaha dengan itu walaupun tentu juga dibutuhkan upaya lain untuk meningkatkan produksi ikan. Tapi jangan biarkan orang marah karena kita tidak menjaga laut ini seperti kemarahan Gretha Tunberg di PBB." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK Sebut Perppu KPK Bisa Lemahkan Wibawa Jokowi, Begini Respons ICW

JK Sebut Perppu KPK Bisa Lemahkan Wibawa Jokowi, Begini Respons ICW

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 17:52 WIB

Jelang Sidang PBB, JK Asyik Jalan-jalan di New York

Jelang Sidang PBB, JK Asyik Jalan-jalan di New York

News | Senin, 23 September 2019 | 10:41 WIB

JK: Kalau Semua Orang Bebas Disadap Tentu Berbahaya

JK: Kalau Semua Orang Bebas Disadap Tentu Berbahaya

News | Selasa, 10 September 2019 | 19:39 WIB

JK: Dewan Pengawas Jangan Terlalu Dianggap Merugikan KPK

JK: Dewan Pengawas Jangan Terlalu Dianggap Merugikan KPK

News | Selasa, 10 September 2019 | 18:04 WIB

JK soal Papua: Itu Akibat Dikatakan Monyet, Harga Diri Mereka Tersinggung

JK soal Papua: Itu Akibat Dikatakan Monyet, Harga Diri Mereka Tersinggung

News | Rabu, 04 September 2019 | 17:41 WIB

Sebut Papua Rusuh Dipicu Rasisme, JK: Dulu Demo di Jakarta karena Al Maidah

Sebut Papua Rusuh Dipicu Rasisme, JK: Dulu Demo di Jakarta karena Al Maidah

News | Senin, 02 September 2019 | 23:19 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×