JK soal Papua: Itu Akibat Dikatakan Monyet, Harga Diri Mereka Tersinggung

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 04 September 2019 | 17:41 WIB
JK soal Papua: Itu Akibat Dikatakan Monyet, Harga Diri Mereka Tersinggung
Wapres Jusuf Kalla saat memberikan keterangan kepada awak media di kantornya. (Suara.com/Ria).

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut satu unsur yang menyebabkan kerusuhan beruntun di Papua dan Papua Barat terjadi. Unsur tersebut ialah soal harga diri.

JK ingat dengan sumbu dari seluruh permasalahan yang kini terjadi di Papua, yakni peristiwa yang terjadi di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Saat itu, mereka dikepung oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dengan tuduhan membuang bendera merah putih. Ketika dikepung, kata-kata bernada rasis pun keluar sehingga menyulut emosi warga Papua.

"Ada sesuatu yang kadang lebih tinggi dari itu yaitu harga diri. Itu akibat dikatakan monyet, harga diri orang Papua tersinggung," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).

Permintaan maaf sudah dilontarkan terutama dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa atas kejadian tersebut. Namun JK memahami ada lain hal yang memang tidak dapat diindahkan apabila perlakuan rasis dirasakan oleh masyarakat Papua.

Meski demikian, JK berharap ke depannya sesama warga Indonesia bisa saling menjaga perasaan satu sama lain. Di sisi lain, meskipun pembangunan infrastruktur di Papua selama ini digenjot oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, namun pada kenyataannya ada sisi lain yang semestinya juga bisa menjadi perhatian oleh seluruh masyarakat Indonesia agar persatuan berbagai ras dan suku tetap terjaga.

"Kita harapkan semua pihak atau siapa pun tetap berhati-hati atau berkata sopan. Jadi bukan soal dia tidak ingin hidup lebih baik, infrastruktur lebih baik tapi ada harga diri," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Ada Hoaks, Pembukaan Blokir Internet di Papua Belum Pasti Kamis Besok

Masih Ada Hoaks, Pembukaan Blokir Internet di Papua Belum Pasti Kamis Besok

News | Rabu, 04 September 2019 | 16:59 WIB

Wiranto: Benny Wenda Masuk Indonesia, Saya Tangkap!

Wiranto: Benny Wenda Masuk Indonesia, Saya Tangkap!

News | Rabu, 04 September 2019 | 16:32 WIB

Kerusuhan Papua Sempat Pengaruhi Pasar Modal Indonesia

Kerusuhan Papua Sempat Pengaruhi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Rabu, 04 September 2019 | 16:03 WIB

Dituding Provokator Rusuh Papua, Siapa Veronica Koman?

Dituding Provokator Rusuh Papua, Siapa Veronica Koman?

News | Rabu, 04 September 2019 | 15:31 WIB

Dituduh Provokator Kerusuhan Papua, Veronica Koman Ditetapkan Tersangka

Dituduh Provokator Kerusuhan Papua, Veronica Koman Ditetapkan Tersangka

Jatim | Rabu, 04 September 2019 | 13:54 WIB

Terkini

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×