Gerindra Disebut Ditawarkan Masuk Kabinet, Ngabalin: Enggak Usah Lempar Isu

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 08 Oktober 2019 | 21:12 WIB
Gerindra Disebut Ditawarkan Masuk Kabinet, Ngabalin: Enggak Usah Lempar Isu
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menyatakan tidak mengetahui adanya tawaran dari istana kepada Partai Gerindra untuk masuk dalam jajaran Kabinet Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) jilid II.

"Saya belum tahu, belum tahu istana siapa yang dia maksud," ujar Ngabalin saat dihubungi Suara.com pada Selasa (8/10/2019).

Ngabalin meminta agar Partai Gerindra tidak memainkan isu bergabungnya partai tersebut dalam koalisi Pemerintahan Jokowi.

"Tapi kalau dia main isu-isu begitu, harus jelas ngomongnya, jangan kaya buzzer enggak jelas, jangan seperti main di dunia maya. Itu kan ngomongnya jelas tuh," ucap Ngabalin.

Ngabalin menuturkan, Partai Gerindra diminta jangan senang dulu soal tawaran masuk ke kabinet Jokowi periode kedua. Lantaran itu, ia meminta kepada Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkap orang istana yang menawarkan kursi kabinet ke Gerindra.

"Kalau istana, istana siapa yang tawarin? Jangan GR (gede rasa) dulu supaya membuat publik jadi tidak jelas. Ngomong dong jelas-jelas siapa yang nawarin dia," katanya.

Ngabalin juga mengingatkan bahwa Presiden Jokowi memiliki hak prerogratif untuk memilih orang-orang yang duduk dalam kabinet. Jokowi, kata Ngabalin, juga akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan Dewan Pertimbangan Presiden, Wakil Presiden dan partai koalisi sebelum memilih siapa yang akan menjadi menteri.

"Jangan lupa hanya Presiden Jokowi yang memiliki hak prerogratif, mungkin pertimbangan presiden akan bicara dengan wakil presiden, mungkin pertimbangan presiden akan bicara dengan partai koalisi," kata Ngabalin.

Lebih lanjut, Ngabalin meminta agar Gerindra tidak melempar isu yang tidak jelas.

baca juga

"Jadi enggak usah lempar-lempar isu enggak jelas, enggak karuan gitu, ngomong saja siapa yang tawarin dia. Supaya enak kita berkomentar, enak kita berbalas pantun itu enak," katanya.

Sebelumnya, Ahmad Muzani tak menampik adanya pembicaraan ihwal kemungkinan Gerindra bakal bergabung dengan koalisi atau masuk dalam pemerintahan Jokowi. Ajakan tersebut bahkan datang dari lingkup Istana.

"Pembicaraan itu memang ada dan kita tidak bisa pungkiri bahwa ada pembicaraan ada pemikiran di sekitar istana untuk itu," ucap Muzani, Senin (7/10/2019).

Terkait tawaran tersebut, Muzani mengatakan DPP Gerindra belum memberikan respons lebih jauh. Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto pun masih menimbang hal tersebut.

“Sampai sekarang Pak Prabowo sebagai ketua dewan pembina belum ambil keputusan tentang apakah kita mau berkoalisi atau kita berada di dalam oposisi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akan Bahas Gabung Kabinet Jokowi, Gerindra Minta Jatah Mentan?

Akan Bahas Gabung Kabinet Jokowi, Gerindra Minta Jatah Mentan?

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 11:21 WIB

Dapat Tawaran Pihak Istana, Prabowo Pertimbangkan Masuk Koalisi Jokowi

Dapat Tawaran Pihak Istana, Prabowo Pertimbangkan Masuk Koalisi Jokowi

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 21:01 WIB

Gerindra Minta Posisi Ketua MPR Tak Dikasih, Ahmad Muzani: Prabowo Kecewa

Gerindra Minta Posisi Ketua MPR Tak Dikasih, Ahmad Muzani: Prabowo Kecewa

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 17:53 WIB

Jubir Prabowo Pastikan Tak Ada Pembicaraan Soal Jatah Menteri dalam Kabinet

Jubir Prabowo Pastikan Tak Ada Pembicaraan Soal Jatah Menteri dalam Kabinet

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 23:56 WIB

Terkini

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 20:21 WIB

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:16 WIB

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

×