Akan Bahas Gabung Kabinet Jokowi, Gerindra Minta Jatah Mentan?

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 08 Oktober 2019 | 11:21 WIB
Akan Bahas Gabung Kabinet Jokowi, Gerindra Minta Jatah Mentan?
Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Partai Gerindra akan memutuskan soal bergabungnya ke dalam kabinet presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi dalam Rakernas Gerindra. Meski menampik meminta jatah kursi menteri, namun Gerindra mengakui telah menyodorkan konsep terkait ketahanan pangan, energi, keamanan dan ekonomi.

Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, rakernas akan digelar dalam waktu dekat. Di mana dalam rakernas itu, nantinya partai Gerindra akan turut membahas soal bergabung ke dalam kabinet Jokowi periode 2019-2024.

"Untuk pembicaraan soal masuk atau tidak di kabinet, nah Partai Gerindra akan memutuskan dalam suatu rakernas," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Selasa (8/10/2019).

Dasco mengakui apabila Gerindra telah menawarkan konsep terkait ketahanan pangan, energi, keamanan dan ekonomi. Akan tetapi ia menyebut kalau Gerindra tidak bersikap 'mengemis' kepada Jokowi.

Kalau memang konsep tersebut diterima, Dasco menyebut bisa saja Jokowi kemudian memberikan kursi Menteri Pertanian (Mentan).

"Ya kalau diterima ya mungkin pos itu (Mentan) yang diberikan," ujarnya.

"Kan kami juga enggak bisa juga, kan ini hak pretogatif presiden kami juga kan enggak bisa kemudian minta-minta ‘pak, harus Gerindra, itu harus Gerindra’ kan enggak bisa," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Tawaran Pihak Istana, Prabowo Pertimbangkan Masuk Koalisi Jokowi

Dapat Tawaran Pihak Istana, Prabowo Pertimbangkan Masuk Koalisi Jokowi

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 21:01 WIB

Gerindra Minta Posisi Ketua MPR Tak Dikasih, Ahmad Muzani: Prabowo Kecewa

Gerindra Minta Posisi Ketua MPR Tak Dikasih, Ahmad Muzani: Prabowo Kecewa

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 17:53 WIB

Kemampuan Mulan di DPR Diragukan, Gerindra: Dia Enggak Kalah Sama yang Lain

Kemampuan Mulan di DPR Diragukan, Gerindra: Dia Enggak Kalah Sama yang Lain

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 17:23 WIB

Baru Dilantik, Ternyata Ini Riwayat Pendidikan Mulan Jameela

Baru Dilantik, Ternyata Ini Riwayat Pendidikan Mulan Jameela

Video | Minggu, 06 Oktober 2019 | 07:05 WIB

Habiburokhman: Jika Jokowi Keluarkan Perppu KPK, Gerindra Tak Menolak

Habiburokhman: Jika Jokowi Keluarkan Perppu KPK, Gerindra Tak Menolak

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 18:27 WIB

Jubir Prabowo Pastikan Tak Ada Pembicaraan Soal Jatah Menteri dalam Kabinet

Jubir Prabowo Pastikan Tak Ada Pembicaraan Soal Jatah Menteri dalam Kabinet

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 23:56 WIB

Legislator Harap Lebih Banyak Keterwakilan Perempuan di Politik

Legislator Harap Lebih Banyak Keterwakilan Perempuan di Politik

DPR | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 13:20 WIB

Terkini

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:10 WIB

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:09 WIB

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:07 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:04 WIB

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel

Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:58 WIB

Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal

Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB