Temui JK, TNP2K: 1 Persen Orang Indonesia Menguasai 50 Persen Aset Nasional

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 09 Oktober 2019 | 15:45 WIB
Temui JK, TNP2K: 1 Persen Orang Indonesia Menguasai 50 Persen Aset Nasional
Wapres Jusuf Kalla ( JK) dan Sekretaris Eksekutif TNP2K Bambang Widianto. (Foto dok. setwapres)

Suara.com - Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) menyampaikan laporan kerja selama lima tahun terakhir kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Dalam laporannya, disampaikan adanya ketimpangan yang terlihat antara masyarakat golongan miskin dan masyarakat golongan kaya.

Sekretaris Eksekutif TNP2K Bambang Widianto menjelaskan bahwa saat ini angka kemiskinan memang menurun. Akan tetapi ia tidak menampik kalau ketimpangan dalam masyarakat pun tidak bisa ditutupi.

"Kalau dilihat dari menurunnya gini (ratio) memang benar. Tapi gini ini adalah ketimpangan yang relatif. Sebetulnya kalau ketimpangan yang absolut, artinya yang paling miskin dibandingkan yang kaya, ini semakin sangat timpang," kata Bambang di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (9/10/2019).

Bambang kemudian membandingkan dengan negara lain. Ia menyebut kalau di Amerika pun kesenjangan tidak dapat dihindari, namun orang yang paling miskin masih bisa membeli mobil dan menyewa rumah.

Kondisi itu berbeda dengan yang ada di Indonesia. Bambang menuturkan, hampir setengah dari aset nasional justru dikuasai oleh hanya oleh satu persen orang di Indonesia.

"Satu persen orang di Indonesia menguasai 50 persen aset nasional, jika naikan jadi 10 persen keluarga maka ini menguasai 70 persen. Artinya sisanya 90 persen penduduk memperebutkan 30 persen sisanya. Itu yang perlu dikoreksi," tuturnya.

Untuk memperbaiki masalah tersebut, Bambang menyebut akses kebutuhan-kebutuhan dasar yang harus diperbaiki. Bagaimana masyarakat menengah ke bawah kata dia, bisa membeli dengan mudah. Selain itu juga mestinya ada luang lapangan pekerjaan yang baik.

"Ini harus penuhi dulu, sekolah, sanitasi, kesehatan, listrik hinggga air bersih harus terus dibangun untuk mengurangi kesenjangan," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK Gambarkan Kesenjangan Si Kaya dan Si Miskin di Jakarta Paling Jelas

JK Gambarkan Kesenjangan Si Kaya dan Si Miskin di Jakarta Paling Jelas

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 14:11 WIB

Wapres JK: Menanggulangi Kemiskinan Bukan Hanya Dengan Subsidi

Wapres JK: Menanggulangi Kemiskinan Bukan Hanya Dengan Subsidi

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 13:17 WIB

Berantas Kemiskinan Bukan di Tempat Seminar Tapi ke Lapangan

Berantas Kemiskinan Bukan di Tempat Seminar Tapi ke Lapangan

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2019 | 12:24 WIB

Ketua DPR Soroti Ketimpangan Kesejahteraan Warga Dunia

Ketua DPR Soroti Ketimpangan Kesejahteraan Warga Dunia

DPR | Rabu, 04 September 2019 | 13:07 WIB

Terkini

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:53 WIB

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:51 WIB

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 17:50 WIB

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

Menjulang 23 Meter, Patung Oputa Yi Koo Jadi Ikon Baru Baubau

Menjulang 23 Meter, Patung Oputa Yi Koo Jadi Ikon Baru Baubau

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 17:47 WIB

Gus Ipul Pesan kepada Wali Asuh dan Wali Asrama: Jalankan Tugas dengan Hati

Gus Ipul Pesan kepada Wali Asuh dan Wali Asrama: Jalankan Tugas dengan Hati

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:45 WIB

Rano Karno: CFD Sabtu-Minggu di Jakarta Tak Susah Diterapkan

Rano Karno: CFD Sabtu-Minggu di Jakarta Tak Susah Diterapkan

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:44 WIB

BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia

BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia

Bogor | Rabu, 23 September 2026 | 17:42 WIB

Ombudsman Beri Waktu Sebulan, Fasilitas 'Bilik Sultan' di Lapas Cibinong Harus Rata dengan Tanah

Ombudsman Beri Waktu Sebulan, Fasilitas 'Bilik Sultan' di Lapas Cibinong Harus Rata dengan Tanah

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:38 WIB

×