Bandingkan Mata Najwa dengan Hotman Paris Show, Hotman Paris Singgung KPI

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 10:14 WIB
Bandingkan Mata Najwa dengan Hotman Paris Show, Hotman Paris Singgung KPI
Hotman Paris [Instagram]

Suara.com - Perdebatan antar-politisi dalam acara Mata Najwa pada Rabu (9/10/2019) mengundang perhatian pengacara sekaligus presenter Hotman Paris Hutapea.

Ia menyebutkan pendapat tentang acara tersebut dalam video yang diunggahnya ke Instagram pada Jumat (11/10/2019).

Dalam video tersebut, Hotman Paris juga menanyakan pandangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap acara itu.

"Halo sahabat saya di Komisi Penyiaran Indonesia KPI, apakah bapak-bapak menonton Mata Najwa di Trans7 hari Rabu malam tanggal 9?" tanya Hotman Paris.

Ia menyoroti sikap politikus yang memojokkan politikus paling tua saat itu.

"Coba perhatikan kata-kata para politisi yang sangat kelewatan. Sangat kelewatan, di mana seorang politisi tua terpojok habis," katanya.

Hotan Paris bandingkan acaranya dengan Mata Najwa - (Instagram/@hotmanparisofficial)
Hotan Paris bandingkan acaranya dengan Mata Najwa - (Instagram/@hotmanparisofficial)

Lantas, Hotman Paris membandingkan Mata Najwa dengan acara yang biasa ia bawakan di iNews, Hotman Paris Show.

Dirinya meminta KPI untuk memberikan perlakuan yang sama pada kedua acara yang ia sebutkan.

"Apakah itu mendidik untuk masyarakat? Tapi kenapa tidak ada sanksi? Sedangkan Hotman Paris Show, hanya kata-kata keras dari Nikita terhadap lawannya berdebat, langsung kena dua kali sanksi. Mohon diterapkan same treatment," ujar Hotman Paris.

"Ya. Perhatikan show Mata Najwa, yang kata-kata para politisi itu sudah sangat kelewatan. Sangat kelewatan. Sahabat saya semua KPI, ini hanya saran. Salam dari Bali," tutupnya.

Sejumlah warganet ikut mencibir KPI dan politikus yang dimaksud Hotman Paris, tapi tak semuanya sependapat dengan Hotman Paris lantaran mereka tak rela jika Mata Najwa bernasib sama dengan Hotman Paris Show.

"Dipilih rakyat kok jadi songong gitu yak," komentar @arie_baron_.

"Jangan gitu Bang @hotmanparisofficial nanti Mata Najwa dihentikan jugaaaa (emoji menangis dan tangan mengatup)" tulis @esokbhagia.

"BUBARKAN KPI," tambah @just.callme.steve.

Hotman Paris Show sempat diberhentikan sementara setelah mendapat sanksi dari KPI. Dalam website resmi kpi.go.id, acara tersebut dinilai melanggar 12 pasal dalam tayangannya pada 29 Agustus 2019 dan 2 September 2019, yang berisi pertengkaran antara Nikita Mirzani dan Elza Syarief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arteria Dahlan Bentak Emil Salim, Gus Mus Sampai Beri Komentar

Arteria Dahlan Bentak Emil Salim, Gus Mus Sampai Beri Komentar

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 14:35 WIB

Sekakmat Arteria, Emil Salim Dipuji Penulis Belanda

Sekakmat Arteria, Emil Salim Dipuji Penulis Belanda

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 11:42 WIB

Arteria Dahlan Tak Bersalaman dengan Emil Salim Setelah Acara

Arteria Dahlan Tak Bersalaman dengan Emil Salim Setelah Acara

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 22:03 WIB

Cerita Jubir PSI tentang Emil Salim: Menteri 3 Periode Orde Baru

Cerita Jubir PSI tentang Emil Salim: Menteri 3 Periode Orde Baru

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 22:05 WIB

Viral di Mata Najwa, Arteria Dahlan Ternyata Pernah 6 Tahun Kerja di PSSI

Viral di Mata Najwa, Arteria Dahlan Ternyata Pernah 6 Tahun Kerja di PSSI

Bola | Kamis, 10 Oktober 2019 | 13:10 WIB

Terkini

Tak Ada 'Hilal' Perang AS - Israel vs Iran Berakhir

Tak Ada 'Hilal' Perang AS - Israel vs Iran Berakhir

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:05 WIB

Krisis Listrik Melanda Iran Utara Akibat Rudal Israel Hantam Menara Tegangan Tinggi di Teheran

Krisis Listrik Melanda Iran Utara Akibat Rudal Israel Hantam Menara Tegangan Tinggi di Teheran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 09:51 WIB

Prabowo Sempat Berbincang dengan Dasco Sebelum Pergi Menemui Kaisar dan PM Jepang

Prabowo Sempat Berbincang dengan Dasco Sebelum Pergi Menemui Kaisar dan PM Jepang

News | Senin, 30 Maret 2026 | 09:50 WIB

BPBD Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta Hingga Awal April

BPBD Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta Hingga Awal April

News | Senin, 30 Maret 2026 | 09:38 WIB

Pertama Dalam Sejarah Zionis Larang Pemimpin Gereja Ibadah di Makam Kudus

Pertama Dalam Sejarah Zionis Larang Pemimpin Gereja Ibadah di Makam Kudus

News | Senin, 30 Maret 2026 | 09:38 WIB

Rudal Ansar Allah Hantam Israel Demi Bela Iran, Serangan Besar Akan Terus Berlanjut ke Zionis

Rudal Ansar Allah Hantam Israel Demi Bela Iran, Serangan Besar Akan Terus Berlanjut ke Zionis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 09:31 WIB

Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang

Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang

News | Senin, 30 Maret 2026 | 08:55 WIB

Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi

Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 08:20 WIB

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Praktisi Hukum Desak Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Kreatif

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Praktisi Hukum Desak Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Kreatif

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:35 WIB

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB