Sekakmat Arteria, Emil Salim Dipuji Penulis Belanda

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 11:42 WIB
Sekakmat Arteria, Emil Salim Dipuji Penulis Belanda
Arteria Dahlan dan Emil Salim di Mata Najwa - (YouTube/Najwa Shihab)

Suara.com - Cendekiawan Emil Salim mendapat sorotan dari peneliti sekaligus penulis di Belanda, setelah perdebatannya dengan anggota DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan viral.

Melalui Twitter, Kamis (10/10/2019), Ward Berenschot menanggapi cuplikan video saat Arteria Dahlan berkali-kali memotong pernyataan Emil Salim.

Saat itu keduanya berdebat tentang kaitan korupsi dengan pemilihan umum dalam program Mata Najwa "Ragu-Ragu Perpu", yang ditayangkan Trans7 pada Rabu (9/10/2019) malam.

Emil Salim mengatakan, ada jurang kredibilitas yang menimbulkan keraguan bahwa pemilihan umum bebas korupsi. Namun, Arteria Dahlan bersikeras mengelak gagasan tersebut.

"Yang menjadi persoalan adalah bahwa dalam demokrasi kita ada laporan, ada buku yang namanya Demo..." ujar Emil Salim, dipotong Arteria Dahlan.

"Dengar dulu!" serunya, kesal pada Arteria Dahlan, sambil seakan hendak menggebrak meja.

Peneliti sekaligus penulis Democracy for Sale memuji Emil Salim - (Twitter/@ward_berenschot)
Peneliti sekaligus penulis Democracy for Sale memuji Emil Salim - (Twitter/@ward_berenschot)

Ia pun melanjutkan ucapannya, yang kemudian membungkam Arteria Dahlan.

"Democracy for Sale, dan seluruh yang terjadi penangkapan dari KPK adalah para politisi yang dipilih. Jadi persoalannya adalah pemilihan yang kita jalankan belum tentu kredibel. Itu menjadi persoalan. Jadi Bung bangga, "saya dipilih." Tapi apa betul dipilih secara betul? Berapa ongkos yang dikeluarkan? Dari mana uangnya?" ucap Emil Salim, membuat Arteria Dahlan sejenak terdiam sebelum menunjuk-nunjuk Emil Salim lagi.

Ward Berenschot, yang menulis buku Democracy for Sale bersama Edward Aspinall, kemudian memuji Emil Salim setelah menyebut karyanya sebagai referensi saat debat melawan Arteria Dahlan.

Baca Juga: Arteria Dahlan Terus Potong Feri Amsari, Najwa Kewalahan

Ia mendukung Emil Salim bahwa wakil rakyat tak seharusnya menyangkal risiko kampanye berbiaya tinggi.

"Dengar dulu! Nice how prof. Elim Salim uses my book Democracy for Sale to educate a parliamentarian about the risks of high-cost election campaigns. Parliamentarians should address the problem rather than denying it. #kitlv #SaveKPK #PerppuKPK," cuit peneliti senior KITLV yang memelajari politik kontemporer di Indonesia dan India itu.

(Dengar dulu! Bagus, Prof Elim Salim menggunakan buku saya Democracy for Sale untuk mendidik anggota parlemen tentang risiko kampanye pemilu berbiaya tinggi. Seharusnya anggota parlemen memperhatikan masalahnya, bukannya menyangkal -red)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI