BPBD Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta Hingga Awal April

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Senin, 30 Maret 2026 | 09:38 WIB
BPBD Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta Hingga Awal April
Ilustrasi hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (13/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem berdasarkan data BMKG hingga 02 April 2026.
  • Wilayah yang diwaspadai meliputi seluruh area DKI Jakarta dan gugusan Kepulauan Seribu karena risiko bencana hidrometeorologi.
  • Masyarakat diimbau siaga, mempersiapkan perlengkapan proteksi, dan memanfaatkan layanan darurat 112 atau aplikasi JAKI.

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta secara resmi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah ibu kota dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam ini diprediksi akan berlangsung hingga 02 April 2026.

Wilayah yang masuk dalam zona waspada mencakup seluruh area Provinsi DKI Jakarta hingga ke gugusan Kepulauan Seribu.

"Peringatan dini cuaca hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah DKI Jakarta dan Kep. Seribu," tulis BPBD DKI Jakarta dalam keterangan melalui akun media sosial resmi mereka, Minggu (29/3/2026).

Pihak otoritas menekankan bahwa kondisi atmosfer saat ini memerlukan atensi lebih dari seluruh lapisan masyarakat agar tetap mawas diri terhadap perubahan cuaca yang mendadak.

Fenomena cuaca ini membawa risiko terjadinya bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu stabilitas aktivitas harian warga Jakarta.

"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," lanjut BPBD DKI Jakarta dalam keterangan resmi mereka.

Untuk meminimalisir dampak buruk di lapangan, warga diimbau segera mempersiapkan perlengkapan proteksi diri seperti payung ataupun jas hujan.

Masyarakat juga diingatkan untuk mulai menyiagakan Tas Siaga Bencana sebagai langkah preventif dalam menghadapi situasi darurat yang tidak terduga.

baca juga

Bagi warga yang tinggal di daerah rawan, pemantauan tinggi muka air dapat dilakukan secara berkala melalui situs resmi BPBD DKI Jakarta.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga memfasilitasi pelaporan jika warga menemukan potensi genangan atau banjir melalui aplikasi terintegrasi JAKI.

Apabila masyarakat menemui kondisi darurat yang memerlukan bantuan segera, layanan pusat panggilan darurat 112 tersedia untuk dihubungi kapan saja. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:56 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:35 WIB

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:04 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×