Abu Rara Penusuk Wiranto: Terpuruk Ditinggal 2 Istri hingga Mabuk-mabukan

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:19 WIB
Abu Rara Penusuk Wiranto: Terpuruk Ditinggal 2 Istri hingga Mabuk-mabukan
Pelaku penusuk Wiranto. (IST)

Suara.com - Kehidupan Syahril Alamsyah alias Abu Rara, pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto menjadi terpuruk setelah bercerai dengan istri pertamanya. Hal ini diungkapkan oleh Silvy Krisnawati, tetangga Abu Rara.

Wanita ini mengaku sudah bertetangga dengan Abu Rara sejak kecil. Silvy menceritakan kehidupan Abu Rara dalam acara ILC TV One yang tayang Selasa (15/10/2019) malam.

"Dia termasuk orang lumayan di kampung kami. Bapaknya punya usaha bengkel angkot," cerita Silvy.

Tapi perceraian dengan istri pertamanya pada tahun 1997 membuat kondisi Syahril Alamsyah alias Abu Rara terpuruk.

"Ditinggalkan sama istrinya yang pertama, di situlah dia mulai mabuk-mabukan, tapi cuma mabuk, enggak narkoba," imbuhnya.

Menurut Silvy, sikap Syahril di kampung tidak mencurigakan. Dia seperti warga pada umumnya, bahkan termasuk orang yang taat beribadah.

Kehidupan Syahril Alamsyah alias Abu Rara, pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto (Youtube Indonesia Lawyers Club)
Kehidupan Syahril Alamsyah alias Abu Rara, pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto (Youtube Indonesia Lawyers Club)

Dua tahun setelah bercerai dengan istri pertama, Abu Rara bertemu dengan istri yang kedua. Saat itu istri yang kedua masih sekolah kelas 2 SMA.

Mereka kemudian berpacaran selama 6 bulan dan melanjutkan ke jenjang pernikahan. Tapi keluarga istri kedua Abu Rara tidak merestui.

"Setelah 6 bulan dia menikah tapi tidak direstui oleh pihak keluarga perempuan. Setelah menikah keluarga perempuan menuntut bang Alam, katanya dia melarikan anak di bawah umur," ujar Silvy.

baca juga

Tuntutan dari keluarga istri kedua ini yang membuat Syahril Alamsyah alias Abu Rara dipenjara, meskipun tidak lama.

Berhasil keluar dari penjara tidak membuat kehidupan Abu Rara semakin membaik. Terlebih setelah itu dia memiliki satu anak.

Tetangga Abu Rara ini melanjutkan cerita, "2002 dia memiliki anak, anak perempuan satu, di situlah kehidupan orang itu susah, susah banget lah. Mau bayar melahirkan pun susah kan, jadi bentrok."

Berdasarkan penuturan Silvy, kondisi ekonomi yang sulit membuat rumah tangga Abu Rara dan istri kedua bergejolak. Lalu setelah memiliki anak yang kedua, mereka berpisah.

Abu Rara ditinggal istri keduanya begitu saja. Beberapa tahun kemudian Syahril Alamsyah menikah lagi dengan janda anak dua.

"Setelah 3 bulan, mereka pindah ke Martubung," ungkap Silvy. Sejak saat itu dia mengaku tidak pernah mendapat kabar lagi dari Syahril Alamsyah alias Abu Rara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Indicator: 40 Persen Lebih Warganet Ragukan Penusukan Wiranto

Indonesia Indicator: 40 Persen Lebih Warganet Ragukan Penusukan Wiranto

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 11:29 WIB

Sentilan Keras Tengku Zul ke Aparat Terkait Penusukan Wiranto

Sentilan Keras Tengku Zul ke Aparat Terkait Penusukan Wiranto

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 11:36 WIB

Pelaku Bom Bali: Teroris Tepuk Tangan Melihat Masyarakat Ribut Sendiri

Pelaku Bom Bali: Teroris Tepuk Tangan Melihat Masyarakat Ribut Sendiri

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 09:03 WIB

Terkini

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB