Akui Gerindra Sempat Pecah Dua Kubu, Sandiaga: Prabowo jadi Pegangan Kader

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 17 Oktober 2019 | 22:39 WIB
Akui Gerindra Sempat Pecah Dua Kubu, Sandiaga: Prabowo jadi Pegangan Kader
Sandiaga Uno kembali ke Partai Gerindra. (foto IG @sandiuno)

Suara.com - Eks Cawapres Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa sempat terjadi perbedaan pemikiran yang terpecah menjadi dua kubu di internal Partai Gerindra.

Perbedaan itu disebabkan lantaran ada keinginan Gerindra bergabung koalisi pemerintah dengan keinginan Gerindra tetap beroposisi.

Sandiaga mengaku berada dalam kubu yang menginginkan Partai Gerindra tetap beroposisi sebagai penyeimbang dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

“Saya bagian dari kubu yang menginginkan kita harus tetap sebagai check and balance dan ini akan dihargai pendukung kita. Dan ada sebagian teman-teman Gerindra yang bilang kita bisa melakukan seandainya kita ada dalam position of power atau bagian dari yang bisa mengeksekusi tersebut kebijakan,” kata Sandiaga di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

Namun, kemudian perbedaan pemikiran tersebut bisa diakhiri oleh Prabowo saat Rapimnas Partai Gerindra melalui sikap politik partai. Sebelumnya, kata Sandiaga, Prabowo juga sempat menyampaikan cerita dari para pemimpin dunia semisal Abraham Lincoln dengan William H. Seward, kemudian kisah Hide Yoshi dengan Tokugawa, dan kisah Mao Tze Dong dengan Deng Xao Ping.

"Dari tiga cerita tersebut saya bisa menyimpulkan pikiran Pak Prabowo bahwa satu yang harus dikedepankan adalah cinta bangsa dan cinta NKRI. Nomer dua, melihat kedepan. Jangan lihat ke belakang. Nomor tiga hindari perpecahan. Tiga hal itu yang dibawa ke Rapimnas kemarin yang menjadi pegangan," katanya.

Sandiaga berujar momen Rapimnas Partai Gerindra juga menjadi momentum Prabowo dalam menyatukan dua pemikiran di internal partai yang berbeda. Kini, lanjut dia, pemikiran yang sempat berbeda tersebut sudah satu komando kepada Prabowo selaku Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

"Jadi itu salah satu bagian dari proses Pak Prabowo merekonsiliasi dua pemikiran yang ada di Gerindra dan setelah taklimat kemarin sudah tidak ada dua perbedaan, sudah tidak ada dua kubu lagi, sudah tidak ada dua pemikiran lagi. Hanya pemikirannya Pak Prabowo kemarin yang menjadi pegangan bagi semua kader Gerindra," tandasnya.

Diketahui, Prabowo telah mengeluarkan tiga sikap politik saat memimpin Rakernas dan Apel Kader Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2019).

baca juga

Salah satunya yakni terkait konsep pembangunan ekonomi yang telah diserahkan kepada Jokowi - Ma'ruf sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024. 

Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak menuturkan ketiga sikap politik Prabowo tersebut disampaikan langsung dihadapan 4.000 kader Partai Gerindra dalam Rapimnas.

"Sikap politik pertama Pak Prabowo sudah menyerahkan konsepsi terkait dorongan besar ekonomi Indonesia dengan semangat ketahanan pangan, energi, pertahanan, dan keamanan yang kuat," kata Dahnil di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Dahnil, sikap politik kedua yang disampaikan Prabowo yakni menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi - Ma'ruf Amin terkait akan menggunakan atau tidaknya konsep yang ditawarkan Partai Gerindra untuk pemerintahan lima tahun kedepan.

Sikap politik Prabowo yang ketiga ialah memutuskan untuk tetap menjaga kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satunya yakni dengan menjalin silaturahmi dan komunikasi demi kepentingan bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Titiek Soeharto hingga Melly Goeslow Hadiri Ultah Prabowo di Kertanegara

Titiek Soeharto hingga Melly Goeslow Hadiri Ultah Prabowo di Kertanegara

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:45 WIB

Prabowo Ulang Tahun, Elite Gerindra Kumpul di Kertanegara

Prabowo Ulang Tahun, Elite Gerindra Kumpul di Kertanegara

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 18:49 WIB

Sandiaga Sebut Prabowo Lebih Pantas jadi Menteri Jokowi

Sandiaga Sebut Prabowo Lebih Pantas jadi Menteri Jokowi

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 16:19 WIB

Diisukan jadi Menteri Jokowi, Sandiaga: Prabowo Gak Pernah Bicara Itu

Diisukan jadi Menteri Jokowi, Sandiaga: Prabowo Gak Pernah Bicara Itu

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:32 WIB

Alasan Sandiaga Kekeh Tolak Kembali Jadi Wagub DKI, Meski Ditawari Prabowo

Alasan Sandiaga Kekeh Tolak Kembali Jadi Wagub DKI, Meski Ditawari Prabowo

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 13:52 WIB

Prabowo Siapkan Posisi dan Tugas Baru untuk Fadli Zon, Bakal Jadi Menteri?

Prabowo Siapkan Posisi dan Tugas Baru untuk Fadli Zon, Bakal Jadi Menteri?

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 12:58 WIB

Sandiaga Uno soal Penusukan Wiranto: Kalau Enggak Yakin, Gue Diam Dulu

Sandiaga Uno soal Penusukan Wiranto: Kalau Enggak Yakin, Gue Diam Dulu

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 12:30 WIB

LIVE : Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra Hingga Isu Akan Jadi Menteri

LIVE : Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra Hingga Isu Akan Jadi Menteri

Video | Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:54 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB