PDIP Khawatir Kampung Akuarium Bakal Kumuh Lagi kalau Anies Bangun Hunian

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:01 WIB
PDIP Khawatir Kampung Akuarium Bakal Kumuh Lagi kalau Anies Bangun Hunian
Anggota DPRD Jakarta dari fraksi PDI Perjuangan, Ima Mahdiah. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Fraksi PDI Perjuangan menentang rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun lagi Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Pusat. Partai lambang banteng itu ingin Anies meneruskan kebijakan Gubernur sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PDI-P, Ima Mahdiah, mengatakan Kampung Akuarium pada dasarnya tidak boleh dibangun pemukiman warga. Menurutnya Ahok, pada saat menjabat, sudah berusaha merapikan untuk kebaikan masyarakat setempat.

"Dulu zaman pak Ahok kita mau rapikan biar pedagang juga enak dibikinin satu. Terus orang mau datang ke Luar Batang juga gampang aksesnya," ujar Ima saat dihubungi, Selasa (22/10/2019).

Ima yang juga mantan staf Ahok ini mengaku tidak setuju dengan rencana Anies mendirikan rumah lapis di Kampung Akuarium. Menurutnya jika Anies membangun hunian dikhawatirkan tempat tersebut bakal kumuh lagi.

Ia menganggap nantinya rumah lapis hanya bisa ditempati warga yang mampu membayar cicilan. Sementara warga yang tidak mampu akan mendirikan rumah sendiri yang tidak memiliki izin dan menjadi penyebab banjir.

"Kalau penataan akuarium misalnya dibangun lagi pasti banjir lagi," jelasnya.

Menurutnya, Anies harus melanjutkan kebijakan Ahok dengan membuat pemukiman sendiri bagi warga Kampung Akuarium di lokasi lain. Ia menyebut jika ada permasalahan akses ketika dipindahkan ke lokasi yang jauh, maka Pemprov DKI harus membuat akses transportasi yang memudahkan warga.

"Harus diterusin (program Ahok) karena pasti bakal banyak bangunan kumuh lagi dibangun dan yang dapat rusun juga nanti enggak jelas siapa, sudah gitu melanggar aturan di situ," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan berencana membangun kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Lokasi tersebut sudah pernah digusur oleh Gubernur DKI sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

baca juga

Anies mengaku pihaknya sudah melakukan persiapan untuk melaksanakan hal tersebut. Rencananya pembangunan akan dimulai tahun depan, 2020.

"Tahun 2020 kami mulai (pembangunannya)," ujar Anies di TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (8/10/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kantor Wali Kota Jakut Tak Pajang Foto Jokowi, PDIP: Pejabatnya Tak Beres

Kantor Wali Kota Jakut Tak Pajang Foto Jokowi, PDIP: Pejabatnya Tak Beres

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:39 WIB

Keren, Mantan Ketua IMI Melangkah Menuju Istana Presiden

Keren, Mantan Ketua IMI Melangkah Menuju Istana Presiden

Otomotif | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:04 WIB

Ahok Sebar Foto Pernikahan, Tanggal Pemotretannya Jadi Perhatian

Ahok Sebar Foto Pernikahan, Tanggal Pemotretannya Jadi Perhatian

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:50 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×