KPI Ancam Tak Perpanjang Izin Siaran Jika TV dan Radio Miskin Program Lokal

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 24 Oktober 2019 | 17:49 WIB
KPI Ancam Tak Perpanjang Izin Siaran Jika TV dan Radio Miskin Program Lokal
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, Kawiyan. (Suara.com/Ditha)

Suara.com - Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI mengancam tak perpanjang izin siar televisi dan radio yang sedikit menyiarkan program lokal daerah tertentu. TV dan radio paling tidak harus mempunyai program lokal sebesar 10 persen dari jumlah seluruh programnya.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, Kawiyan saat Seminar Penyiaran Konten Lokal Jakarta di Layar Kaca di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Kawiyan pun akan ketat meloloskan izin penyiaran.

"Sanksinya ya bisa jadi lembaga penyiaran yang tidak menayangkan 10 persen dari konten lokal nanti tidak diberikan perpanjangan izin. Atau kalau lembaga yang baru, kalau ada perusahaan baru yang akan membuat stasiun televisi atau radio, kita tanya dulu, berapa konsep yang Anda buat untuk program, akan menayangkan konten lokal berapa persen. Karena itu selembaga baru, nanti kalau kita kasih izin, kita kasih rekomendasi perizinan dari KPI. Kalau sudah beroperasi nanti kita pantau dan kita tagih," jelas Kawiyan.

Pantauan tersebut dikatakan Kawiyan sudah dilakukan oleh KPID dalam pengawasan konten lokal di televisi. Tak hanya itu, KPID juga sekaligus melakukan evaluasi pemantauan.

"Sejauh ini baru merupakan pantauan, kita terus melakukan evaluasi, pemantauan tadi seperti harapan DPRD mau pun para pakar yang menjadi narasumber bahwa selanjutnya harus ada tindakan nyata dari Komisi Penyiaran Indonesia," kata Kawiyan.

Selain melakukan evaluasi terhadap penyiaran di pertelevisian, terdapat langkah lebih jauh untuk meningkatkan konten lokal dalam penayangan.

"Saya kira, kita kan tidak bisa melakukan langkah yang misalnya, langkah terbaik adalah misalnya ke depan KPI bersama para lembaga penyiaran duduk bersama merumuskan yang tadi soal 10 persen itu bagaimana, terus kita bikin keriteria atau batasan-batasan konten lokal itu apa saja," jelas Kawiyan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik mengingatkan TV dan radio harus memperhatikan konten lokal budaya Jakarta, terutama konten budaya betawi. Sebab dia melihat TV dan radio tidak banyak mempunyai program acara budaya Betawi.

"Saya melihat bahwa minim sekali di TV - TV baik TVRI maupun TV - TV swasta lain yang mengedepankan itu (konten lokal)," kata Taufik

baca juga

Kata Taufik, ada perjanjian kerja sama (PKS) antara pemerintah daerah dengan lima televisi lokal di Jakarta yang berisi soal penayangan konten lokal. Bahkan penyajian mengenai kebudayaan Betawi juga telah tertuang di dalam Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 4 tahun 2015 tentang Kelestarian Kebudayaan Betawi.

"Memang dalam perjanjian itu tidak ada sanksinya, cuma ini kan perlu ada kesadaran saya kira dari semua pihak yang sudah melakukan perjanjian itu," ucap Taufik. (Ditha)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Hadapan Wapres JK, KPI Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan

Di Hadapan Wapres JK, KPI Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 18:28 WIB

Buka Rapim KPI, Wapres JK Ingatkan soal Objektivitas

Buka Rapim KPI, Wapres JK Ingatkan soal Objektivitas

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 17:39 WIB

Tanggapan Melaney Ricardo Usai Hotman Paris Show Disetop KPI

Tanggapan Melaney Ricardo Usai Hotman Paris Show Disetop KPI

Video | Kamis, 03 Oktober 2019 | 09:00 WIB

Dinilai Sudutkan TV Kabel, Asosiasi Kecam Pernyataan KPID DKI Jakarta

Dinilai Sudutkan TV Kabel, Asosiasi Kecam Pernyataan KPID DKI Jakarta

News | Jum'at, 27 September 2019 | 08:24 WIB

DPR Berharap 14 Program Siaran yang Diberi Sanksi oleh KPI Harus Berbenah

DPR Berharap 14 Program Siaran yang Diberi Sanksi oleh KPI Harus Berbenah

DPR | Jum'at, 20 September 2019 | 15:35 WIB

Terkini

Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI

Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo

Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:37 WIB

5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing

5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar

5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×