Bergerak ke Patung Kuda, Mahasiswa Teriaki Jokowi Fasis

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 28 Oktober 2019 | 15:12 WIB
Bergerak ke Patung Kuda, Mahasiswa Teriaki Jokowi Fasis
Mahasiswa saat menggelar demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yasir).

Suara.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bergerak (Ampera) menggelar aksi demonstrasi di depan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).

Aksi tersebut digelar salah satunya menuntut agar pemerintah tidak menggunakan pendekatan militerisme dalam menangani persolan di tanah Papua.

Pantauan SUARA.COM di lokasi setidaknya ada sekitar puluhan mahasiswa yang ikut dalam aksi tersebut. Mereka tampak membawa sejumlah atribut berupa bendera Merah Putih dan sepanduk bertuliskan 'Galang Persatuan Pemuda Bersama Rakyat Lawan Segala Kebijakan Fasis Jokowi - Ma'ruf'.

Barikade pengamanan aparat kepolisian terkait unjuk rasa Mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta.
Mahasiswa saat menggelar demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yasir).

Dalam aksi tersebut mereka pun sempat menyanyikan yel-yel. Salah satunya terdengar ucapan yang menyebut 'Jokowi fasis'.

"Jokowi fasis, Jokowi fasis, Jokowi fasis," teriak mahasiswa.

Bayu Sangkala salah satu orator mengatakan alasan pihaknya menyebut Presiden Joko Widodo alias Jokowi fasis. Sebab, menurut Bayu pemerintahan Jokowi kekinian merupakan rezim pengabdi imperialisme dan cenderung melakukan penindasan terhadap rakyat.

Barikade pengamanan aparat kepolisian terkait unjuk rasa Mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta.
Barikade pengamanan aparat kepolisian terkait unjuk rasa Mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta.

"Rezim Jokowi, merupakan rezim pengabdi setia imperialisme. Kemudian yang terjadi di Indonesia, berbagai skema penghisapan rakyat," tutur Bayu.

Di sisi lain, Bayu juga mengungkapkan bahwa pemerintahan Jokowi kekinian lebih menggunakan pendekatan militerisme dalam menangani persoalan di tanah Papua. Hal itu dinilai bertentangan dengan sistem demokrasi di Indonesia.

"Kondisi kekerasan yang terjadi di Wamena hingga saat ini belum menemui kejelasan dihadapan publik, arus telekomunikasi yang dicabut di tanah Papua merupakan bentuk anti demokrasi terhadap rakyat Papua," tandasnya.

baca juga

Berikut 10 tuntutan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana:

  1.  Jalankan Reforma Agraria Sejati.
  2. Hentikan bencana asap yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan serta berikan pengobatan gratis terhadap korban asap.
  3. Tolak RUU Pertanahan.
  4. Tolak UU KPK.
  5. Tolak RUU Ketenagakerjaan.
  6. Tarik Mundur Militer dari tanah Papua dan hentikan operasi militer di Papua.
  7. Berikan hak demokratis bagi rakyat Papua.
  8. Berikan akses seluas-luanya bagi rakyat untuk menempuh pendidikan. terkhusus anak klaa buruh di perkotaan dan anak kaum tani di pedesaan.
  9. Tolak kenaikan iuran BPJS.
  10. Berikan lapangan pekerjaan yang pasti bagi tenaga produktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Projo Batal Ngambek usai Dapat Jabatan Wamen, Respons Menohok Seknas Jokowi

Projo Batal Ngambek usai Dapat Jabatan Wamen, Respons Menohok Seknas Jokowi

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 12:41 WIB

Water Cannon dan Barracuda Disiagakan Jelang Aksi Mahasiswa di Depan Istana

Water Cannon dan Barracuda Disiagakan Jelang Aksi Mahasiswa di Depan Istana

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 12:25 WIB

Mahasiwa akan Demo di Depan Istana Hari Ini, Polisi Siagakan 9.000 Personel

Mahasiwa akan Demo di Depan Istana Hari Ini, Polisi Siagakan 9.000 Personel

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 11:20 WIB

Sehari Dilantik, Jokowi Sudah Didemo Mahasiswa dari BEM Seluruh Indonesia

Sehari Dilantik, Jokowi Sudah Didemo Mahasiswa dari BEM Seluruh Indonesia

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 12:21 WIB

Mahasiswa Bergerak Lagi Usai Jokowi Dilantik, Hari Ini Bakal Geruduk Istana

Mahasiswa Bergerak Lagi Usai Jokowi Dilantik, Hari Ini Bakal Geruduk Istana

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 10:56 WIB

Bergerak ke Istana, Mahasiswa Pendemo Jokowi Dihadang Polwan Berhijab

Bergerak ke Istana, Mahasiswa Pendemo Jokowi Dihadang Polwan Berhijab

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 16:29 WIB

BEM SI: Ada Pihak Iming-imingi Mahasiswa Agar Tak Gelar Demo

BEM SI: Ada Pihak Iming-imingi Mahasiswa Agar Tak Gelar Demo

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:22 WIB

Terkini

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

×