Di New Delhi India, Kaum Perempuan Kini Gratis Gunakan Bus

Reza Gunadha

Rabu, 30 Oktober 2019 | 22:48 WIB
Di  New Delhi India, Kaum Perempuan Kini Gratis Gunakan Bus
Ilustrasi gedung-gedung di New Delhi, India. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintahan teritorial ibu kota India, New Delhi, menerapkan kebijakan menggratiskan seluruh rute bus untuk kaum perempuan, sejak Selasa (20/10) pekan ini.

Kepala Menteri New Delhi Arvind Kejriwal mengatakan, program itu adalah langkah bersejarah untuk menekan tingkat pelecehan seksual terhadap perempuan, terutama dari kalangan pekerja.

Seperti dikutip dari Agence France-Presse, Rabu (30/10/2019), tingkat partisipasi perempuan dalam dunia kerja di India termasuk terendah di dunia.

Sementara di lain sisi, kekerasan terhadap perempuan di India menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

Untuk mengatasi hal tersebut, kaum perempuan di New Delhi diberikan tiket khusus berwarna merah muda agar bisa gratis menggunakan bus seluruh rute.

"Ini untuk meringankan beban perempuan pekerja dan keluarga mereka," kata Arvind Kejriwal.

Sebelumnya, berdasarkan data pemerintah, harga tiket bus mencapai 5 Rupee atau setara Rp 1.000 dan 25 Ruppe (setara Rp 5 ribu) untuk kendaraan umum berpendingin udara.

Kejriwal menegaskan bakal mengerahkan 13.000 petugas keamanan khusus di dalam bus untuk menjaga 850.000 perempuan yang rutin menggunakan kendaraan umum untuk bekerja.

Untuk diketahui, jumlah penduduk megapolitan New Delhi kekinian mencapai 20 juta orang.

baca juga

Sonia Rathore (24), perempuan yang bekerja sebagai asisten di firma pusat kota Delhi mengatakan, kebijakan itu menguntungkan.

Sebab, kata dia, kebijakan bus gratis itu membuatnya bisa menabungkan sekitar 2.000 Rupee per bulan.

"Perempuan pekerja di sini mendapat upah murah, hanya sekitar 10 ribu Rupee sampai 15 Ribu Rupee per bulan. jadi, bus gratis ini sangat menguntungkan," kata dia.

"Saya sendiri tidak menghabiskan banyak uang untuk membayar bus, karena hanya sesekali memakainya. Tapi bagi perempuan lain yang secara rutin menggunakan bus, tentu kebijakan itu membuat perbedaan besar," kata Urmila Devi, ibu rumah tangga.

Namun, bagi Partai Bharatiya Janata yang berkuasa di India melalui Perdana Menteri Narendra Modi, kebijakan tersebut adalah upaya Arvind Kejriwal untuk memenangkan pemilu di Delhi pada awal tahun 2020.

Untuk diketahui, Arvind Kejriwal adalah politikus Partai Aam Aadmi. Partai tersebut berposisi ideologi Kiri-Tengah dalam percaturan politik nasional India. Sementara Partai Bharatiya Janata berposisi kanan-konservatif di India. [Fransiska Ditha]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggi Gunung Sampah di New Delhi Mau Lampaui Taj Mahal

Tinggi Gunung Sampah di New Delhi Mau Lampaui Taj Mahal

News | Jum'at, 07 Juni 2019 | 02:50 WIB

Parkir Sembarangan, Sejumlah Mobil Dirusak secara Kejam

Parkir Sembarangan, Sejumlah Mobil Dirusak secara Kejam

Otomotif | Minggu, 26 Mei 2019 | 14:45 WIB

Ternyata, Perempuan Cantik Ini Pernah Dijuluki Monster Sewaktu Kecil

Ternyata, Perempuan Cantik Ini Pernah Dijuluki Monster Sewaktu Kecil

Lifestyle | Selasa, 09 April 2019 | 08:10 WIB

Jadwal India Open 2019: Tiga Ganda Campuran Ditantang Tuan Rumah

Jadwal India Open 2019: Tiga Ganda Campuran Ditantang Tuan Rumah

Sport | Rabu, 27 Maret 2019 | 12:10 WIB

Usai Pijat Santai di Salon, Ajay Malah Sesak Napas hingga Cedera Serius

Usai Pijat Santai di Salon, Ajay Malah Sesak Napas hingga Cedera Serius

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 08:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×