'Ancaman' PSI, Ini yang Terjadi Jika Anies Tak Segera Unggah APBD 2020

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Kamis, 07 November 2019 | 11:26 WIB
'Ancaman' PSI, Ini yang Terjadi Jika Anies Tak Segera Unggah APBD 2020
Ilustrasi wawancara. Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana. [Foto: Fakhri Fuadi Muflih / Olah gambar Suara.com]

Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PSI William Aditya Sarana mengultimatum Gubernur Anies Baswedan jika tidak segera mengunggah dokumen rancangan APBD 2020.

Hal ini disampaikan William saat hadir dalam acara Mata Najwa bertema "Buka-bukaan Anggaran" yang tayang di Trans 7 pada Rabu (6/11/2019) malam.

Awalnya, William menyampaikan dua poin terkait kejanggalan anggaran Pemprov DKI Jakarta.

"Pertama, saya ingin menyatakan bahwa Pak Gubernur Anies Baswedan ini adalah Gubernur yang amatiran. Yang kedua, Pak Gubernur Anies Baswedan ini Gubernur yang alergi terhadap transparansi," ucap William.

Ia mengatakan Anies sebagai Gubernur yang amatiran karena dianggap tidak paham proses penganggaran.

"Di DPRD kami diberi KUA-PPAS itu Rp 95 triliun lalu pada hari H pembahasan tiba-tiba turun menjadi Rp 89 triliun jadi ada kurang Rp 6 triliun. Pak Anies Baswedan ini memberikan barang mentah kepada DPRD," William menjelaskan.

Ia juga menyebut Anies alergi dengan transparansi karena dokumen perencanaan APBD 2020 belum juga di-upload ke website. Oleh karena hal itu, William mengultimatum Anies.

Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI William Aditya Sarana di Mata Najwa yang tayang pada Rabu (6/11/2019) malam. (Youtube Najwa Shihab)
Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI William Aditya Sarana di Mata Najwa yang tayang pada Rabu (6/11/2019) malam. (Youtube Najwa Shihab)

"Saya mengultimatum paling telat tanggal 11 November Gubernur Anies Baswedan segera untuk menggunggah dokumen perencanaan APBD 2020 ke website apbd.jakarta.go.id," ucapnya dengan tegas.

Najwa Shihab kemudian bertanya, "Orang memberi ultimatum biasanya ada konsekuensinya, kalau ultimatum tidak dipenuhi, konsekuensinya apa?"

"Kalau Gubernur Anies Baswedan tidak meng-upload juga dokumen APBD 2020 yang dimana ini adalah uang rakyat tentunya kami dari fraksi PSI akan mencari cara yang lebih keras lagi bagaimana mempressure eksekutif untuk segera meng-upload dokumen perencanaan tersebut, karena ini adalah uang rakyat," tutur pria yang baru berusia 23 tahun ini.

Sebelumnya, William menjadi sorotan banyak pihak setelah ia menemukan anggaran aneh pembelian lem Aibon senilai Rp 82 miliar oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Ia pun mengunggah temuan anggaran-anggaran aneh lainnya ke media sosial hingga viral.

Namun aksi William membongkar kejanggalan di anggaran pemprov DKI justru dilaporkan ke BK DPRD DKI oleh seorang warga Sungai Bambu, Tanjung Priok benama Sugiyanto karena dianggap melanggar Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD DKI Jakarta.

Tindakan William dengan membuka draf anggaran bukan dalam forum resmi, dinilai menimbulkan kegaduhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP: Bukan Anggaran, Tapi Jumlah Penulis Pidato Anies yang Ditolak

PDIP: Bukan Anggaran, Tapi Jumlah Penulis Pidato Anies yang Ditolak

News | Kamis, 07 November 2019 | 01:05 WIB

Pimpinan DPRD Beda Pandangan Soal Draf KUA-PPAS yang Diterima Dari Anies

Pimpinan DPRD Beda Pandangan Soal Draf KUA-PPAS yang Diterima Dari Anies

News | Rabu, 06 November 2019 | 21:24 WIB

Ditemukan Kejanggalan Anggaran Jakarta, Beli Buku Folio Rp 78,8 Miliar

Ditemukan Kejanggalan Anggaran Jakarta, Beli Buku Folio Rp 78,8 Miliar

News | Rabu, 06 November 2019 | 18:28 WIB

Terkini

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB