Takut Disorot Asing, Dalih Prabowo Ogah Beberkan Anggaran Kemhan ke DPR

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 11 November 2019 | 18:04 WIB
Takut Disorot Asing, Dalih Prabowo Ogah Beberkan Anggaran Kemhan ke DPR
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meminta anggota DPR RI untuk mengawasi anggaran kementeriannya. Sebagai pembantu Presiden Joko Widodo alias Jokowi, Prabowo mengaku akan mempertanggungjawabkan anggaran tersebut.

Hal tersebut disampaikan Prabowo setelah dicecar anggota Komisi I DPR RI dari fraksi PDIP Effendi Simbolon untuk menjelaskan soal anggaran Kemhan secara terbuka dalam rapat. 

"Yang penting bahwa pemerintah itu bertanggung jawab. Yang penting adalah bahwa kita diawasi. Yang penting adalah bahwa lembaga legislatif, saudara-saudara yang mewakili kekuatan rakyat, yang mewakili rakyat, kedaulatan rakyat, saudara yang perlu untuk benar-benar mengawasi," kata Prabowo dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Prabowo mengaku alasan dirinya enggan menyampaikan rincian anggaran Kemhan secara terbuka karena tak ingin ada pihak asing yang mengetahui pertahanan Indonesia.

Menurut Prabowo, perlu kehati-hatian dalam mengungkapkan secara terbuka anggaran yang berkaitan dengan pertahanan Indonesia.

"Sebagai penyelenggara di bidang pertahanan keamanan negara, seharusnya kita selalu prudent, hati-hati dan sedapat mungkin sulit pihak non-Indonesia untuk terlalu mengerti dan memahami kondisi pertahanan kita. Ini sifat yang harusnya diambil oleh semuanya. Itu pendapat saya," ujarnya.

Untuk diketahui, rapat kerja Prabowo dengan Komisi I DPR RI diwarnai hujan interupsi. Prabowo awalnya memaparkan rancangan kerja Kemhan kepada ketua dan anggota Komisi I DPR RI. Seusai menyampaikan paparannya, tiba-tiba interupsi datang dari anggota Komisi I DPR RI dari fraksi PDIP Effendi Simbolon.

Politikus PDIP itu meminta agar Prabowo turut menjelaskan terkait anggaran dana Kemhan. Sebab, kata Effendi, poin-poin anggaran dana Kemhan itu tercantum dalam berkas yang diberikan kepada peserta rapat, namun tidak dijelaskan oleh Prabowo dalam pemaparannya.

"Ini dukungan anggarannya seperti apa karena disini ada. Tolong disampaikan, jadi ini menjadi bahan kita, bahasan di dalam rapat kita hari ini," tutur Effendi.

baca juga

Menanggapi interupsi Effendi, Prabowo mengatakan akan menjelaskan secara rinci anggaran tersebut dalam forum tertutup. Sebab, hal itu berkaitan dengan pertahanan negara yang menurutnya bersifat rahasia.

Namun, Effendi lagi-lagi melakukan instrupsi. Menurut dia terkait anggaran tersebut tidak perlu dijelaskan dalam forum tertutup lantaran telah tercantum dalam APBN.

“Disampaikan saja, ini kan sudah terbuka di APBN kita ada Rp 131 triliun, bukan angka rahasia,” ucap Effendi.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI dari fraksi PPP Syaifullah Tamliha menilai Prabowo tidak perlu memaparkan anggaran Kemhan dalam forum terbuka.

Hal itu menurutnya sebgaimana yang telah disepakati bahwa pembahasan terkait anggaran dilakukan secara tertutup.

"Sesuai dengan rapat kapoksi terkait hal anggaran nantinya tertutup," tutur Syaifullah.

Kemudian, interupsi kembali disampaikan anggota Komisi I DPR RI dari fraksi PDIP Adian Napitupulu. Adian, menilai permintaan rekan separtainya yakni Effendi meminta Prabowo menjelaskan anggaran Kemhan secara terbuka tak perlu diperdebatkan.

“Yang diminta oleh Pak Effendi sederhana, apa yang sudah dipaparkan di sini, dipaparkan saja secara lisan. Bahwa pendalaman kita buat tertutup ini tidak persoalan. Ini kan lucu. Di sini kita paparkan terbuka, tapi enggak mau dibacakan, enggak mau disampaikan,” ujar Adian.

Perdebatan terus berlangsung, sampai pada akhirnya, Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid meminta agar Prabowo hanya menyampaikan anggaran yang sudah disahkan dalam APBN dalam rapat.

Saat diberi kesempatan untuk memaparkan anggaran Kemhan, Prabowo mengira bahwa terkait anggaran tersebut akan disampaikan secara tertutup. Menurut Prabowo hal itu sebagaimana yang biasa dilakukan oleh Menhan terdahulu.

"Saya sebetulnya saya mengira bahwa seluruhnya ini tertutup. Sebagai mana menhan-menhan yang dulu. Jadi itu sikap saya kalau kita mau ulangi soal anggaran bisa. Maksudnya apa? Maksudnya kan kita udah tahu anggaran nya 131 sekian-sekian. Komponennya kita sudah tau tapi kalau memang dibutuhkan saya siap," ujarnya.

"Tapi kalau saya merasa saya ditekan untuk terbuka saya tidak akan lakukan. Saya bertanggung jawab kepada Presiden RI. Kami bersedia kepada saudara-saudara secara tertutup, saya bersedia, tapi maaf saya tidak akan mau bicara terlalu terbuka," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Interupsi Adian Cs untuk Prabowo soal Rahasia Dana Pertahanan

Hujan Interupsi Adian Cs untuk Prabowo soal Rahasia Dana Pertahanan

News | Senin, 11 November 2019 | 16:56 WIB

Prabowo Usul ke DPR Hidupkan Kembali Konsep Perang Rakyat Semesta

Prabowo Usul ke DPR Hidupkan Kembali Konsep Perang Rakyat Semesta

News | Senin, 11 November 2019 | 15:56 WIB

PDIP Tanya Anggaran Kemhan, Prabowo: Maaf, Saya Tidak Mau Terlalu Terbuka

PDIP Tanya Anggaran Kemhan, Prabowo: Maaf, Saya Tidak Mau Terlalu Terbuka

News | Senin, 11 November 2019 | 15:35 WIB

Prabowo: Strategi Pertahanan Tak Boleh Didasarkan pada Doa

Prabowo: Strategi Pertahanan Tak Boleh Didasarkan pada Doa

News | Senin, 11 November 2019 | 14:15 WIB

Tak Niat Agresi Negara Lain, Prabowo: MIliter Kita Konsepnya Bertahan

Tak Niat Agresi Negara Lain, Prabowo: MIliter Kita Konsepnya Bertahan

News | Senin, 11 November 2019 | 13:32 WIB

LIVE STREAMING: Menhan Prabowo Raker Perdana dengan Komisi I

LIVE STREAMING: Menhan Prabowo Raker Perdana dengan Komisi I

Video | Senin, 11 November 2019 | 12:10 WIB

Raker dengan Komisi I, Menhan Prabowo Ingin Pertahanan yang Memadai

Raker dengan Komisi I, Menhan Prabowo Ingin Pertahanan yang Memadai

Video | Senin, 11 November 2019 | 11:28 WIB

Hari Pahlawan, Menhan Prabowo Resmikan Patung Jenderal Sudirman di Sleman

Hari Pahlawan, Menhan Prabowo Resmikan Patung Jenderal Sudirman di Sleman

Jogja | Minggu, 10 November 2019 | 22:21 WIB

5 Hits Otomotif Pagi: Komparasi Mobil Menhan, Lihat Helm Rice Cooker

5 Hits Otomotif Pagi: Komparasi Mobil Menhan, Lihat Helm Rice Cooker

Otomotif | Rabu, 06 November 2019 | 07:00 WIB

Kemhan Kaji Kembali Proyek Kerja Sama Pesawat Tempur dengan Korsel

Kemhan Kaji Kembali Proyek Kerja Sama Pesawat Tempur dengan Korsel

News | Selasa, 05 November 2019 | 21:43 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×