Ditemukan! Kamp Latihan Perang Kelompok Teroris di Hutan Riau

Reza Gunadha

Rabu, 13 November 2019 | 14:15 WIB
Ditemukan! Kamp Latihan Perang Kelompok Teroris di Hutan Riau
Rumah kayu bergaya panggung inilah Ed, terduga teroris hidup dan menerima tamu 5 orang diduga jaringan terduga teroris, Sabtu, 9 Oktober 2019. [Riauonline.co.id]

Suara.com - Hutan berada di perbatasan dua desa, Desa Kuapan dan Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, dijadikan tempat atau kamp latihan bagi kawasan terduga teroris.

Kamp di hutan tersebut dijadikan tempat latihan sejak tiga bulan silam. Pelatihan bagi terduga teroris tersebut kemudian tercium oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror.

Latihan di hutan itu hanya berjarak sekitar 60 km dari ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru.

Akhir pekan lalu, Sabtu, 9 November 2019, Densus 88 Anti-Teror dibantu anggota Polsek Tambang dan Polres Kampar, menangkap lima dari enam terduga teroris.

"Densus 88 menangkap lima terduga teroris di Dusun II, Desa Kuapan, Sabtu lalu. Sedangkan seorang lagi melarikan diri," ungkap Syukri, warga Desa Kuapan, kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (13/11/2019).

Ia menceritakan, kelima terduga teroris tersebut ditangkap satu orang di warung, sedangkan empat lagi di dalam hutan, tempat selama ini mereka berlatih.

Hutan tempat latihan terduga teroris tersebut berdampingan dengan kebun karet milik warga desa. Syukri menjelaskan, seorang warga setempat, berinisial Ed, ikut juga ditangkap.

"Usai pulang umrah, Ed rajin ke mesjid salat berjemaah bersama warga. Namun, saat ia kedatangan temannya dari luar, Ed tak pernah kita lihat salat berjemaah. Ia lebih banyak bersama kawan-kawannya ke hutan, latihan di sana," ungkap Syukri.

Dari rumah Ed, Densus 88 Anti-Teror membawa pipa paralon, besi-besi serta anak panah. Penangkapan, tuturnya, dilakukan Denses 88 Sabtu siang, pukul 13.00 WIB.

baca juga

"Kami tak bisa masuk ke hutan melihat penangkapan mereka. Jalan ditutup, polisi berseragam dan pakaian sipil menenteng senjata api laras panjang terlibat sangat banyak," cerita Syukri.

Saat penangkapan di akhir pekan tersebut, tuturnya, sama sekali tak terdenar letusan senjata api. Penggeledahan di rumah Ed, tuturnya, dilakukan sekitar 15 menit.

"Penggeledahan selama 15 menit. Diangkut dua pipa paralon, anak panah dan besi-besi. Belum ada bom yang dirakit mereka. Itu kita lihat saat dibawa Polisi," ungkap Syukri.

Saat ditanyakan bagaimana keseharian Ed, Syukri mengatakan, usai pulang umrah, dan kedatangan teman-temannya, perangai dan perilaku Ed berubah.

Rumah dihuni Ed beserta anak dan istrinya terbuat dari papan, berkonsep rumah panggung. Kini, anak dan istri Ed diungsikan keluarganya ke Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau, berjarak sekutar 50 kilometer dari Desa Kuapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Densus 88 Cokok Terduga Teroris di Bekasi, Pernah Ikut Perang Suriah

Densus 88 Cokok Terduga Teroris di Bekasi, Pernah Ikut Perang Suriah

News | Rabu, 13 November 2019 | 13:40 WIB

Geledah Rumah Terduga Teroris, Densus 88 Sita Bubuk Kuning hingga Kabel

Geledah Rumah Terduga Teroris, Densus 88 Sita Bubuk Kuning hingga Kabel

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 16:23 WIB

Ada Topeng Joker di Rumah Terduga Teroris JAD Cirebon

Ada Topeng Joker di Rumah Terduga Teroris JAD Cirebon

Jabar | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 17:58 WIB

2 Warga Deliserdang Dibawa Densus 88, Istri: Suami Saya Dibawa ke Mana?

2 Warga Deliserdang Dibawa Densus 88, Istri: Suami Saya Dibawa ke Mana?

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 17:13 WIB

Mengharukan, Wanita Ini Basah Kuyup Demi Payungi Pengemis Lumpuh Merangkak

Mengharukan, Wanita Ini Basah Kuyup Demi Payungi Pengemis Lumpuh Merangkak

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

×