Bom Bunuh Diri di Medan, Wapres Minta RT/RW Bantu Deteksi Dini Aksi Teroris

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Rabu, 13 November 2019 | 21:58 WIB
Bom Bunuh Diri di Medan, Wapres Minta RT/RW Bantu Deteksi Dini Aksi Teroris
Wakil Presiden Maruf Amin. [Suara.com/M Yasir]

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin merespons aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) pagi tadi. Maruf meminta semua pihak untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.

Menurutnya kewaspadaan tersebut kekinian perlu semakin ditingkatkan. Apalagi, kata dia, pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan tersebut diketahui menggunakan atribut ojek online.

"Ya memang kita tidak boleh suuzan itu tidak boleh. Tapi sekarang ini perlu juga kecurigaan-kecurigaan itu karena ternyata yang pembawa bom bunuh diri itu juga menggunakan atribut ojol. Jadi memang kita harus waspada dalam menghadapi semua, masyarakat juga harus waspada, lebih hati-hati," katanya di Sentul International Convention Center, Bogor pada Rabu (13/11/2019).

Maruf mengemukakan kewaspadaan tersebut perlu ditingkatkan bukan bagi aparat kepolisian atau TNI semata. Melainkan, seluruh lapisan masyarakat.

Bahkan, Maruf Amin menilai RT dan RW di lingkungan warga sekitar juga perlu meningkatkan kewaspadaan. Hal itu dinilai Maruf penting untuk mendeteksi dini atas ancaman aksi terorisme.

"Semua instrumen itu kita optimalkan untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya kelompok-kelompok teroris itu, sampai RW, RT itu kita fungsikan juga ke arah untuk bisa memonitor keadaan sekitarnya," ujarnya.

"Sehingga, kemungkinan bisa dicegah, bisa dideteksi lebih dini. Saya kira kewaspadaan itu yang kita harus tingkatkan," sambungnya.

Untuk diketahui, sebuah ledakan diduga bom baru saja meledak di Mapolresta Medan, Sumatera Utara pada Rabu (13/11/2019) pukul 08.40 WIB. Ledakan itu diduga kuat merupakan bom bunuh diri.

Akibat dari ledakan bom tersebut, enam orang mengalami luka akibat ledakan. Enam orang tersebut terdiri dari empat anggota Polri kemudian satu PHL atau pekerja harian lepas dan satu masyarakat.

baca juga

Selain menelan korban luka, ledakan bom itu juga merusak empat kendaraan di mana tiga diantaranya merupakan kendaraan milik dinas dan satu kendaraan milik pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Bunuh Diri di Medan, Kemenhub Minta Jaket Ojek Online Tak Dijual Bebas

Bom Bunuh Diri di Medan, Kemenhub Minta Jaket Ojek Online Tak Dijual Bebas

Tekno | Rabu, 13 November 2019 | 20:59 WIB

Luka Robek di Pantat hingga Tuli, Nama-nama Korban Bom Polrestabes Medan

Luka Robek di Pantat hingga Tuli, Nama-nama Korban Bom Polrestabes Medan

News | Rabu, 13 November 2019 | 20:10 WIB

Pelaku Terorisme Ada di Tengah Masyarakat, Polisi: Kita Harus Lawan

Pelaku Terorisme Ada di Tengah Masyarakat, Polisi: Kita Harus Lawan

News | Rabu, 13 November 2019 | 18:52 WIB

Soal Bom Medan, Ketua Komisi X: Banyak yang Ingin Cuci Otak Anak Muda Kita

Soal Bom Medan, Ketua Komisi X: Banyak yang Ingin Cuci Otak Anak Muda Kita

Sport | Rabu, 13 November 2019 | 18:31 WIB

Pengebom di Medan Berjaket Ojek Online, Menhub Akan Panggil Gojek dan Grab

Pengebom di Medan Berjaket Ojek Online, Menhub Akan Panggil Gojek dan Grab

Tekno | Rabu, 13 November 2019 | 18:31 WIB

Terkini

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:10 WIB

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:03 WIB

×