Ganjil Genap akan Dihapus, DKI Kaji Penerapan Jalan Berbayar untuk Motor

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih
Ganjil Genap akan Dihapus, DKI Kaji Penerapan Jalan Berbayar untuk Motor
Hari pertama perluasan ganjil genap di Jakarta, Senin (9/9/2019). (Suara.com/Angga Budhiyanto)

Penerapan jalan berbayar di Jakarta rencananya akan diterapkan pada 2021

Suara.com - Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar rencananya akan diterapkan pada tahun 2021. Jika program itu sudah dijalankan, maka sistem ganjil genap kendaraan akan dihapus.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin mengatakan, ERP nantinya akan diterapkan di 25 ruas jalan yang terkena aturan ganjil genap saat ini. Selain itu, dishub tengah mengkaji kemungkinan ERP dikenakan untuk kendaraan roda dua atau motor.

"Otomatis kalau sudah ada ERP, gage (ganjil genap) hilang. Itu (ERP untuk motor) lagi dikaji," ujar Syafrin saat dihubungi, Selasa (19/11/2019).

Selain itu, Syafrin menyebut rincian jalur yang akan diterapkan ERP juga masih didalami. Menurutnya ada beberapa aspek yang harus dipenuhi satu jalur untuk diterapkan ERP.

"ERP ditinjau dari empat aspek, kecepatan, visio rasio, dilayani angkutan umum, lingkungan. Kalau dari kecepatan di bawah 30 kilometer pejam," jelasnya.

Syafrin menyebut kebanyakan jalur di Jakarta sudah memenuhi aspek tersebut. Namun pihaknya tengah mendalami soal ERP mulai dari teknis pelaksanaan, pembayaran, hingga regulasi.

"Tahun depan kita juga akan melaksanakan lelang sekaligus proses pembangunan dan operasional kita harapkan paling lambat 2021," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS