Menkopolhukam Mahfud MD: Reuni 212 Itu Biasa, Jangan Diperbesar

Sabtu, 23 November 2019 | 15:26 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD: Reuni 212 Itu Biasa, Jangan Diperbesar
Menkopolhukam Mahfud MD saat ditemui wartawan di kantornya. (Suara.com/Yasir).

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menilai Reuni Akbar 212 sesuatu yang biasa. Menurut Mahfud, reuni merupakan hal biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan.

Pernyataan Mahfud itu disampaikan di sela kunjungannya di pesantren Tebuireng Jombang, Sabtu (23/11/2019).

“Reuni (212) itu sesuatu yang biasa. Tidak usah dibesar-besarkan. Tentunya, aparat juga sudah punya standar operasional prosedur (SOP) dalam melakukan pengamanan aksi yang digelar masyarakat,” kata alumnus UII (Universitas Islam Indonesia) Yogyakarta ini.

Pria kelahiran Madura ini juga mengatakan bahwasanya tidak usah panik menyikapi persoalan tersebut.

“Saya juga besok ada reuni kampus, biasa saja. Kemudian tanggal 14 (Desember) saya juga ada reuni SMA. Tidak usah panik,” kata Mahfud menegaskan.

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) mengklaim telah mengantongi izin untuk menggelar acara reuni 212 pada 2 Desember 2019 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Selain kepolisian, izin dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga sudah didapatkan.

Sejumlah akun medsos tak bisa diakses

Persaudaraan Alumni 212 menyebut sejumlah akun media sosial yang berkaitan acara Munajat dan Maulid Akbar Reuni Mujahid 212 'ditenggelamkan' atau tidak bisa diakses.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan jika ada langkah-langkah penindakan terhadap sejumlah akun yang tidak bisa diakses, kemungkinan akun tersebut karena melanggar undang-undang.

Baca Juga: Jelang Reuni 212, Sejumlah Akun Medsos Tak Bisa Diakses

"Kalau ada langkah penindakan terhadap akun-akun, maka pasti ada alasannya. Alasannya itu hanya ada satu saja kemungkinannya, melanggar undang-undang, tidak memenuhi syarat kewajiban sebagaimana di undang-undang," ujar Plate di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (22/11/2019).

Kendati demikian, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem itu belum mengecek akun media sosial mana saja yang tidak bisa diakses tersebut.

"Saya belum cek persisnya yang mana, apa saja," ucap dia.

Tak hanya itu, Johnny mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan media sosial dan internet dengan cerdas, tepat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya tentu berharap dan sekaligus menyampaikan, mari kita gunakan akun medsos kita, internet kita, dengan sehat, cerdas, cakap, dan bermanfaat untuk masyarakat," kata Johnny.

Ketika ditanya apakah ada pembatasan jelang reuni 212, Johnny mengatakan tidak ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI