Gaet Para CEO di Korsel, Jokowi Siap Pangkas Regulasi dan Birokrasi

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 25 November 2019 | 21:14 WIB
Gaet Para CEO di Korsel, Jokowi Siap Pangkas Regulasi dan Birokrasi
Presiden Jokowi saat menghadiri working lunch dengan sejumlah CEO perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan di Hotel Lotte, Busan, pada Senin ( 25/11/2019). (Foto Birosetpres).

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia memiliki komitmen untuk membuat iklim investasi yang semakin menarik dalam lima tahun ke depan.

Penyederhanaan aturan dan birokrasi di Indonesia kata Jokowi, akan terus dilakukan guna mendukung hal tersebut. Hal disampaikan Jokowi saat menghadiri working lunch dengan sejumlah CEO perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan di Hotel Lotte, Busan, pada Senin ( 25/11/2019).

"Pada saat yang sama saya menekankan bahwa investasi di Indonesia harus menciptakan lapangan kerja. Saya juga menekankan investasi tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar, namun juga menjadikan Indonesia sebagai hub produksi," ujar Jokowi seperti dikutip Suara.com dari keterangan tertulis Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Terkait dengan penyederhanaan aturan, pemerintah kata Jokowi akan melakukan pemangkasan sekitar 70 hingga 74 Undang Undang secara sekaligus dalam waktu bersamaan melalui omnibus law.

Presiden Jokowi saat menghadiri working lunch dengan sejumlah CEO perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan di Hotel Lotte, Busan, pada Senin ( 25/11/2019). (Foto Birosetpres).
Presiden Jokowi saat menghadiri working lunch dengan sejumlah CEO perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan di Hotel Lotte, Busan, pada Senin ( 25/11/2019). (Foto Birosetpres).

Dengan omnibus law ini, Jokowi berharap semua peraturan yang menghambat penciptaan lapangan kerja dan menghambat investasi akan bisa disederhanakan.

"Dan juga pemangkasan birokrasi kita yang semakin simpel sehingga keputusan-keputusan yang diambil nanti juga akan semakin cepat. Yaitu nantinya akan dipangkas eselon IV dan eselon III di birokrasi kita," ucap dia.

Di depan para CEO, Jokowi menjelaskan alasan mengapa Indonesia merupakan tempat investasi yang tepat bagi perusahaan-perusahaan Korea Selatan. Sebab, Jokowi melihat masa depan dunia akan dimotori oleh emerging economy seperti Indonesia.

Di saat banyak negara mengalami aging society, Indonesia justru memiliki usia produktif yang besar dengan bonus demografi yang besar pula.

"Dan di saat banyak negara mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi, Indonesia masih menikmati pertumbuhan ekonomi yang lebih dari 5 persen per tahun selama lima tahun ini," kata Jokowi.

baca juga

Tak hanya itu, di saat banyak negara mengalami ketidakpuasan, stabilitas politik di Indonesia bisa cukup terjaga. Pada saat banyak negara cenderung melakukan proteksionisme, Indonesia menjadi koordinator bagi perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

"Indonesia telah menyelesaikan negoisasi Indonesia-Korea CEPA," ucap Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menjelaskan soal rencana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Nantinya, kota tersebut akan dirancang menjadi sebuah kota yang pintar, hijau, aman, inklusif, dan kuat.

"Indonesia terbuka untuk melakukan kerja sama dalam rangka pemindahan ibu kota ini, dan marilah sekali lagi saya mengajak untuk menguatkan kerja sama ekonomi kita, kerja sama perdagangan kita, kerja sama investasi kita, antara Indonesia dan Korea," ajak Kepala Negara.

Selain itu, Jokowi meminta para pelaku usaha untuk tidak segan menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Jokowi mencontohkan soal pembebasan lahan Lotte di Cilegon yang telah diselesaikan oleh Kepala BKPM.

Korsel dan ASEAN Potensi Besar Industri Kreatif

Jokowi juga menyebutkan soal terobosan-terobosan infrastruktur yang berkualitas dan pengembangan energi terbarukan mutlak harus dilakukan.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam forum ASEAN-Republic of Korea (RoK) CEO Summit yang dihelat di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO).

"SDM juga kunci bagi sebuah negara untuk antisipasi potensi ekonomi masa depan," ujar Jokowi.

Jokowi saat berpidato dalam working lunch dengan sejumlah CEO perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan di Hotel Lotte, Busan, pada Senin ( 25/11/2019). (Foto Birosetpres).
Jokowi saat berpidato dalam working lunch dengan sejumlah CEO perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan di Hotel Lotte, Busan, pada Senin ( 25/11/2019). (Foto Birosetpres).

Bahkan, Jokowi berpandangan bahwa ekonomi masa depan adalah industri kreatif dan digital.

"ASEAN dan Korea memiliki potensi besar dalam industri kreatif," tutur Jokowi.

Selain itu, Jokowi menyebutkan dalam Bloomberg Innovation Index pada tahun 2014-2017 menempatkan Korea Selatan pada peringkat teratas di sektor industri kreatif.

"Ekspor industri kreatif ROK menyumbang USD 5,79 miliar ke perekonomian nasionalnya. ASEAN dengan lebih dari 647 juta penduduk merupakan aset bagi pengembangan industri kreatif," katanya.

Lebih lanjut Jokowi menyebutkan bahwa penguatan kerjasama ekonomi kreatif ASEAN dan Korea akan menjadi lompatan besar di kawasan.

Dalam konteks tersebut, Indonesia telah mengeluarkan peta jalan Making Indonesia 4.0 untuk membangun industri yang berdaya saing global di era digital.

"Industri kreatif dan digital adalah salah satu “The Next Big Thing” Indonesia. Indonesia saat ini menjadi tuan rumah perusahaan-perusahaan Decacorn, Unicorn dan start up," ucap Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Giliran PBB dan Hanura Bakal Kecipratan Jatah Kursi di Pemerintahan Jokowi

Giliran PBB dan Hanura Bakal Kecipratan Jatah Kursi di Pemerintahan Jokowi

News | Senin, 25 November 2019 | 20:54 WIB

Stafsus Jokowi Aminuddin Ma'ruf Akui Belum Disuruh Setor LHKPN ke KPK

Stafsus Jokowi Aminuddin Ma'ruf Akui Belum Disuruh Setor LHKPN ke KPK

News | Sabtu, 23 November 2019 | 18:53 WIB

Jokowi ke Korsel Hadiri KTT ASEAN-Korsel, 27 November Balik ke Jakarta

Jokowi ke Korsel Hadiri KTT ASEAN-Korsel, 27 November Balik ke Jakarta

News | Sabtu, 23 November 2019 | 17:26 WIB

Jadi Stafsus Jokowi, Aminuddin Ma'ruf Ngaku Gak Tahu Digaji Rp 51 Juta

Jadi Stafsus Jokowi, Aminuddin Ma'ruf Ngaku Gak Tahu Digaji Rp 51 Juta

News | Sabtu, 23 November 2019 | 17:26 WIB

Aminuddin Ma'ruf, Stafsus Muda Akui Pilpres 2019 jadi Relawan Jokowi

Aminuddin Ma'ruf, Stafsus Muda Akui Pilpres 2019 jadi Relawan Jokowi

News | Sabtu, 23 November 2019 | 16:58 WIB

Kongkow Bareng KAHMI, Mahfud MD Ungkap Hubungan Jokowi dan HMI

Kongkow Bareng KAHMI, Mahfud MD Ungkap Hubungan Jokowi dan HMI

News | Kamis, 21 November 2019 | 22:49 WIB

Firli Bahuri Sebut Kenaikan Pangkat Pati TNI - Polri Tunggu Keppres Jokowi

Firli Bahuri Sebut Kenaikan Pangkat Pati TNI - Polri Tunggu Keppres Jokowi

News | Rabu, 20 November 2019 | 18:43 WIB

Resah Belum Dapat Jatah dari Jokowi, Kader PBB Ungkit Dukungan di Pilpres

Resah Belum Dapat Jatah dari Jokowi, Kader PBB Ungkit Dukungan di Pilpres

News | Rabu, 20 November 2019 | 14:01 WIB

Jokowi Kesal Serapan Anggaran Rendah, Begini Respons Bappenas

Jokowi Kesal Serapan Anggaran Rendah, Begini Respons Bappenas

Bisnis | Rabu, 20 November 2019 | 12:58 WIB

Unggah Video Latihan Tinju, Fadli Zon Ditantang Lawan Jokowi

Unggah Video Latihan Tinju, Fadli Zon Ditantang Lawan Jokowi

News | Rabu, 20 November 2019 | 13:20 WIB

Terkini

UMKM RI Disuruh Belajar dari India, Modal Besar Bisa Jadi Beban Jika Pasar Tak Ada

UMKM RI Disuruh Belajar dari India, Modal Besar Bisa Jadi Beban Jika Pasar Tak Ada

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:08 WIB

3 Karakter Hijab untuk Perempuan dengan Aktivitas yang Beragam

3 Karakter Hijab untuk Perempuan dengan Aktivitas yang Beragam

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:06 WIB

Feng Shui Posisi Kompor dan Wastafel yang Tidak Boleh Berhadapan, Ini Alasannya

Feng Shui Posisi Kompor dan Wastafel yang Tidak Boleh Berhadapan, Ini Alasannya

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Intelijen AS Evakuasi Donald Trump Diam-diam dengan Truk Katering Bandara Turki

Intelijen AS Evakuasi Donald Trump Diam-diam dengan Truk Katering Bandara Turki

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:02 WIB

10 Sepatu Lari untuk Orang Gemuk, Utamakan Cushion dan Stabilitas

10 Sepatu Lari untuk Orang Gemuk, Utamakan Cushion dan Stabilitas

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:01 WIB

5 Shampo untuk Rambut Rontok dan Tipis, Bye-bye Kebotakan!

5 Shampo untuk Rambut Rontok dan Tipis, Bye-bye Kebotakan!

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Untukmu yang Akan Menikah: Pernikahan Ternyata Bukan Cuma Soal Jatuh Cinta

Untukmu yang Akan Menikah: Pernikahan Ternyata Bukan Cuma Soal Jatuh Cinta

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:00 WIB

1.900 Pegawai Kemensos Terdeteksi Main Judol, Ada yang Beraksi di Jam Kantor

1.900 Pegawai Kemensos Terdeteksi Main Judol, Ada yang Beraksi di Jam Kantor

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Raup Rp19,6 T, The Odyssey Jadi Film Nolan Terlaris Sepanjang Karier

Raup Rp19,6 T, The Odyssey Jadi Film Nolan Terlaris Sepanjang Karier

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:56 WIB

5 Sunscreen SPF 50 Murah biar Kulit Gak Gosong saat Agustusan, Mulai Rp24 Ribuan

5 Sunscreen SPF 50 Murah biar Kulit Gak Gosong saat Agustusan, Mulai Rp24 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:56 WIB

×