Muka Anaknya Hancur Digigit Pitbull Titipan Teman, Begini Cerita Sang Ayah

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 26 November 2019 | 21:23 WIB
Muka Anaknya Hancur Digigit Pitbull Titipan Teman, Begini Cerita Sang Ayah
Ilustrasi anjing Pitbull. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang bocah berusia 7 tahun berinisial M diserang anjing jenis pitbull hingga mengalami luka parah di bagian wajah dan rahang.

Akibat luka-luka yang dialaminya, bocah perempuan itu kini harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan, kemudian dirawat di Rumah Sakit Columbia Asia, Medan.

Zefry Tan, ayah korban seperti dikutip dari Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Selasa (26/11/2019) mengatakan, sejak 4,5 bulan yang lalu menerima penitipan anjing pitbull dari kawannya yang pergi kerja ke Kamboja. Saat itu, anjing tersebut berumur 7 bulan.

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu sore (23/11/2019). Anjing bernama Pablo itu setiap hari dikandangkan dari pukul 06.00 – 20.00 wib, kecuali saat dimandikan.

“Biasanya saya yang memandikan, anakku yang bantu mengelapnya. Biasa anakku juga yang memberi makan," katanya.

Ia mengaku tidak tahu kenapa tiba-tiba terjadi serangan di saat dia dan istrinya tidak ada di rumah.

“Kata istriku, dikasih makan tela-tela, jajanan sekolah, ada main-main. Tiba-tiba ada serangan begini, tanpa ada kami di rumah. Anjing ini kan baru siap mandi. Dijemur matahari,” katanya. 

Sampai saat ini pemilik anjing pitbull itu tidak mengetahui terjadinya serangan itu. Zefry tampaknya enggan memberitahukanya.

"Posisi kan dia d Kamboja kan, lagi kerja dia kan. Saya tak mau membikin orang khawatir," katanya sembari menambahkan di rumahnya juga ada dua anjing kampung.

baca juga

Zefry mengatakan, memelihara pitbull memang berbahaya. Dia meminta kepada masyarakat agar menjaga anjing dengan sebaik-baiknya.

“Memelihara pitbull memang bahaya, gimana cara kita mendidik, seperi menjaga anak sendiri,” katanya.

Sementara, Dr Rs Colombia Asia dr Sabar Petrus mengatakan, saat ini kondisi M sudah stabil namun masih demam.

"Sampai saat ini sudah dilakukan pembersihan. Kami berharap hasilnya menjadi lebih baik. Tetap dalam evaluasi kita," katanya.

Terkait dengan proses pemulihan dan akankah ada operasi lanjutan, tergantung pada evaluasi, mengingat derajat luka yang diderita.

“Tergantung pada valuasi hari per hari. Derajat luka itu di daerah wajah terkena sampai rahangnya, dan itu sudah ditangani semua,” kata dia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengacara Herman Duga Polisi Bersekongkol dengan Majikan Anjing Pitbull

Pengacara Herman Duga Polisi Bersekongkol dengan Majikan Anjing Pitbull

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 17:56 WIB

Dianggap Berbohong, Majikan Pitbull Akhirnya Dilaporkan Korban ke Polisi

Dianggap Berbohong, Majikan Pitbull Akhirnya Dilaporkan Korban ke Polisi

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 17:07 WIB

Seorang Ibu Pukul dan Gigit Anjing yang Serang Putrinya

Seorang Ibu Pukul dan Gigit Anjing yang Serang Putrinya

News | Jum'at, 25 April 2014 | 15:44 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×