Kisah Mukhlis, Pengemis Tajir yang Bisa Kumpulkan Uang Rp 6 Juta Per Bulan

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Minggu, 01 Desember 2019 | 15:37 WIB
Kisah Mukhlis, Pengemis Tajir yang Bisa Kumpulkan Uang Rp 6 Juta Per Bulan
Mukhlis pengemis yang mengantongi uang Rp 194,5 juta saat terjaring razia Satpol PP Jaksel beberapa waktu lalu. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Kisah pengemis bernama Muklis yang kedapatan membawa uang sebanyak Rp 194,5 juta saat terjaring razia petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial Suku Dinas Jakarta Selatan kini berakhir di Panti Sosial Bin Insan Bangun Daya 1, Kedoya Selatan Jakarta Barat.

Meski begitu, kepada Suara.com, Mukhlis bercerita tentang dirinya yang mulai merantau dari Sumatera Barat ke Jakarta sejak tahun 1969 silam. Mukhlis yang kini berusia 65 tahun menepis jika dirinya dianggap sebagai pengemis. Namun, dia mengaku bekerja serabutan di sekitar wilayah Bungur, Kebayoran Baru -yang diketahui merupakan wilayah operasinya-.

"Saya biasa nyuci ayam nyuci daging nyuci piring di Kebayoran, sehari bisa Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu. Uangnya buat bisa makan biar bisa mandiri," kata Mukhlis kepada Suara.com, Minggu (1/12/2019).

Namun pria lulusan sekolah dasar itu tak memungkiri, dirinya kerap meminta-minta kepada orang yang melintas. Bahkan, terkadang ada orang yang memberi amplop berisi uang ratusan ribu.

"Itu uangnya yang ratusan juta itu ada dari pemberian orang, ada dari kerja, banyak yang ngasih waktu itu yang ngasih amplop ke saya kadang Rp 200 ribu, ada juga Rp 500 ribu isinya. Tetapi saya kerja, saya enggak minta-minta, ya saya ucapkan terima kasih saja, semoga amal kebaikannya dibalas Allah, cuma Allah yang tahu amal kebaikan orang," jelasnya.

Muklis mengungkapkan, dalam sehari bisa mengumpulkan uang tunai sebesar Rp 20 ribu hingga 30 ribu dalam pecahan kecil. Lalu uang tersebut ditukarkannya ke bank dengan uang pecahan yang lebih besar.

Bahkan per bulan, ia bisa mengumpulkan uang hingga Rp 6 juta, jika banyak orang yang memberi kepadanya.

"Setiap hari itu tadi Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu, terus saya ke bank masuk ketemu satpamnya ditanya 'mau kemana' saya mau nuker duit, 'ya masuk saja, pak'. Terus saya nuker duit di sana. Uang itu saya kumpulkan, Rp 6 juta lah per bulan, jadilah uang ratusan juta itu," ungkapnya.

Uang tersebut, lanjut Mukhlis memang sengaja dikumpulkan untuk modal membuka toko bangunan, seperti pekerjaannya masa lalu.

baca juga

"Duitnya buat beli beras, beli capcay, beli bihun, beli telor, itu. Iya saya tahu itu jumlahnya (Rp 194,5 juta), iya untuk buka toko bangunan itu cuma masih kurang (sampai) Rp 200 juta baru bisa (buka toko bangunan). Saya kerja di toko bangunan dulu," kata Mukhlis.

Setelah diusut lebih jauh, Mukhlis ternyata juga pernah ditangkap pada 2016 silam di lokasi yang sama. Kala itu, ia terjaring saat mengantongi uang tunai sebesar Rp 90 juta di saku celananya.

"Jadi Pak Mukhlis ini dulu sudah pernah juga tertangkap razia, tahun 2016 waktu itu ditemukan uang sekitar Rp 90 juta. Selang tiga tahun, sekarang uangnya sudah Rp 194,5 juta. Dulu dikembalikan ke kakak kandungnya di Ciputat, cuma kembali lagi," kata Kepala Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Masyudi.

Masyudi mengatakan, kekinian Keluarga Mukhlis akan dipanggil kembali untuk menentukan nasibnya. Pihak panti sosial menginginkan Muklis dibawa ke panti jompo mengingat usianya yang sudah tua agar tidak kembali mengemis lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Uang Rp 194,5 Juta, Pengemis Tajir Mukhlis Suka Tidur di Rumah Warga

Punya Uang Rp 194,5 Juta, Pengemis Tajir Mukhlis Suka Tidur di Rumah Warga

News | Sabtu, 30 November 2019 | 06:35 WIB

Pengemis Kabur ke Bank saat Razia, Kakek Mukhlis Bawa Uang Rp 194, 5 juta

Pengemis Kabur ke Bank saat Razia, Kakek Mukhlis Bawa Uang Rp 194, 5 juta

News | Jum'at, 29 November 2019 | 23:46 WIB

Viral Video Nenek Disuruh Mengemis di Masjid Makassar

Viral Video Nenek Disuruh Mengemis di Masjid Makassar

News | Jum'at, 15 November 2019 | 20:49 WIB

Viral Video Pengemis Renta Dijemput Wanita, Hasilkan Rp160 Ribu Sehari

Viral Video Pengemis Renta Dijemput Wanita, Hasilkan Rp160 Ribu Sehari

News | Rabu, 18 September 2019 | 14:32 WIB

Bikin Geger, Pengemis Cipto Bawa 16 Kantong Plastik Isi Uang Rp 37 Juta

Bikin Geger, Pengemis Cipto Bawa 16 Kantong Plastik Isi Uang Rp 37 Juta

News | Rabu, 04 September 2019 | 13:50 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×