Dipertemukan dengan Pemerkosanya, Eks Budak Seks ISIS Murka sampai Pingsan

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 04 Desember 2019 | 07:45 WIB
Dipertemukan dengan Pemerkosanya, Eks Budak Seks ISIS Murka sampai Pingsan
Ilustrasi teroris ISIS (foto: Shutterstock)

Suara.com - Ashwaq Haji Hamid (20), perempuan Yazidi korban perkosaan militan ISIS muncul ke publik mengisahkan kejadian pahit yang dialaminya beberapa tahun silam. Ia meluapkan emosi saat dikonfrontasikan dengan pemerkosanya, Abu Humam dalam sebuah acara televisi media Irak, Selasa (1/12/2019).

Pengakuan menyedihkan Hamid dialihbahasakan oleh Middle East Media Research Institute (MEMRI) dan videonya diunggah melalui jejaring Twitter. Ia mengaku dipaksa menjadi budak seks ISIS saat usianya masih 14 tahun.

Ketika itu, militan ISIS berhasil menduduki Gunung Sinjar, jantung leluhur kaum Yazidi di Irak. Di sana, mereka membantai para pria dan anak-anak lelaki serta menjadikan para perempuan sebagai budak seks.

"Kami dibawa ke Suriah tengah malam. Kami diselimuti rasa khawatir dan tidak tahu apakah kami akan dibunuh atau tidak," ungkap Hamid seperti yang disadur dari laman Timesofisrael, Selasa (3/12/2019).

Ia menambahkan, di sana militan ISIS membawa 300 sampai 400 orang di atas usia sembilan tahun ke Mosul untuk dijadikan budak seks. Para korban dipisahkan dari anggota keluarganya untuk dijual dengan harga murah.

Tak ayak, ketika dikonfrontasikan pemerkosanya, Hamid tak bisa menyembunyikan kekecewaan dan kesedihan yang selama ini dipendam. Ia menantang Abu Humam yang tertunduk dengan tangan terikat di hadapannya.

"Abu Humam, tegakkan kepalamu ke atas," pinta Hamid lirih.

Eks budak seks ISIS bertemu dengan pemerkosanya. (Twitter/@MEMRIReports)
Eks budak seks ISIS bertemu dengan pemerkosanya. (Twitter/@MEMRIReports)

Suasana tegang kemudian berubah menjadi menyedihkan, ketika Hamid yang marah tak kuasa menahan air matanya.

"Mengapa? Karena saya Yazidi? Saya berumur 14 tahun ketika Anda memperkosa saya. Lihatlah. Apakah Anda punya perasaan? Apakah kamu tidak punya rasa hormat? Saya berumur 14 tahun, sebaya dengan putri, putra, atau saudara perempuanmu," kata Hamid sambil terisak.

baca juga

Tak berselang lama, Hamid pun kembali menyalahkan Humam. "Kamu telah menghancurkan hidupku dan merampas semua mimpiku," lanjutnya.

Ia yang kian terisak lalu menyumpahi Abu Humam yang kini dihadapkan dengan hukuman berat.

"Saya menjadi korban ISIS karenamu. Tetapi sekarang kamu merasakan tau arti siksaan dan kesepian. Jika kamu punya perasaan, kamu tidak akan memerkosaku ketika umur 14 tahun," ucap Hamid yang kemudian pingsan.

Video konfrontasi mantan budak seks ISIS dan pemerkosanya ini pun menuai banyak respons dari warganet. Mereka mengecam pemerkosa Hamid.

Sementara itu, diketahui serangan ISIS pada 2014 lalu telah membuat 1,5 juta orang Yazidi menderita. Menurut pihak berwenang, lebih dari 6.400 Yazidi diculik dan hanya sebagian dari mereka yang bisa melarikan diri. Sementara 100.000 orang lainnya melarikan diri ke luar negeri dan sisanya tidak diketahui nasibnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPT: Belum Ada Keputusan Pemerintah Pulangkan WNI Eks ISIS

BNPT: Belum Ada Keputusan Pemerintah Pulangkan WNI Eks ISIS

News | Kamis, 21 November 2019 | 07:29 WIB

Pengamat Intelijen: Bom Bunuh Diri Medan Dipicu Kematian Pimpinan ISIS

Pengamat Intelijen: Bom Bunuh Diri Medan Dipicu Kematian Pimpinan ISIS

News | Kamis, 14 November 2019 | 09:29 WIB

Buku Diary Santri Bongkar Hubungan Seks Terlarang di Pesantren Sumenep

Buku Diary Santri Bongkar Hubungan Seks Terlarang di Pesantren Sumenep

Jatim | Selasa, 05 November 2019 | 10:29 WIB

Abu Bakar Al Baghdadi Tewas, ISIS Umumkan Nama Khalifah Baru

Abu Bakar Al Baghdadi Tewas, ISIS Umumkan Nama Khalifah Baru

News | Jum'at, 01 November 2019 | 15:22 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×