Agar Kasus Penyelundupan Barang Mewah Tak Terulang, Ini Saran Pengamat

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 08 Desember 2019 | 16:20 WIB
Agar Kasus Penyelundupan Barang Mewah Tak Terulang, Ini Saran Pengamat
Petugas Bea Cukai menyiapkan barang bukti pada konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A]

Suara.com - Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara tersandung kasus penyelundupan komponen motor mewah Harley-Davidson dan dua unit sepeda Brompton.

Merespon kasus tersebut, pengamat BUMN Toto Pranoto menyarankan agar sinergi antarlembaga makin ditingkatkan terutama soal koordinasi. Menurut Toto, banyak kasus penyelundupan barang mewah yang memanfaatkan transportasi baik pesawat terbang maupun kapal laut.

"Zaman dulu juga sering kita dengar tuh penyelundupan-penyelundupan mobil mewah. Lewat mana kalau mobil mewah? Kan lewat kapal, pelabuhan. Nah, apakah itu sudah selesai misalnya, karena enggak ada lagi cerita-cerita seperti itu, atau gimana?" kata Toto saat dihubungi Suara.com pada Senin (8/12/2019).

"Maka dengan kasus kejadian seperti ini (penyelundupan motor Harley-Davidson) yang menurut saya perlu ada koordinasi yang lebih mantap dengan setiap operator pesawat bukan cuma Garuda, tapi dengan operator yang lain. Jangan sampai terjadi praktik-praktik seperti itu," katanya.

Toto mengapresiasi langkah yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar kasus penyelundupan tersebut. Meski begitu, kata Toto, lembaga-lembaga terkait harus lebih mawas diri dalam setiap bekerja.

"Tapi yang lebih penting adalah bagaimana cara kerja yang lebih efektif dari Dirjen Bea Cukai ini, baik dalam urusan-urusan yang standar maupun urusan-urusan yang katakanlah investigasi lebih dalam. Berarti unit intelejennya Bea Cukai harus jalan lebih bagus lah ya. supaya mereka mencium adanya hal-hal yang perlu dilakukan penyelidikan lebih dalam, kirim intelejennya kesana atau segala macem gitu ya," katanya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akhirnya mencopot Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara.

Pencopotan tersebut ihwal dari kasus penyelundupan barang mewah Harley-Davidson dan sepeda Brompton dalam pesawat baru Garuda Indonesia Airbus A330-900 Neo. Atas peristiwa ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan negara mengalami kerugian Rp 1,5 miliar.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Dirut Garuda Ari Askhara Terindikasi Sengaja Selundupkan Harley

Eks Dirut Garuda Ari Askhara Terindikasi Sengaja Selundupkan Harley

News | Minggu, 08 Desember 2019 | 13:17 WIB

Pengamat: Skandal Eks Dirut Garuda Harus Jadi Pelajaran Bagi Pimpinan BUMN

Pengamat: Skandal Eks Dirut Garuda Harus Jadi Pelajaran Bagi Pimpinan BUMN

Bisnis | Minggu, 08 Desember 2019 | 11:28 WIB

Ketua MPR Minta Erick Thohir Seret Eks Dirut Garuda ke Jalur Hukum

Ketua MPR Minta Erick Thohir Seret Eks Dirut Garuda ke Jalur Hukum

News | Minggu, 08 Desember 2019 | 07:44 WIB

Skandal Motor Harley, Semua Direksi Garuda Diberhentikan

Skandal Motor Harley, Semua Direksi Garuda Diberhentikan

Foto | Sabtu, 07 Desember 2019 | 15:20 WIB

Terkini

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:55 WIB

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:47 WIB

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:44 WIB

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:43 WIB

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:37 WIB

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:36 WIB

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB