Pengamat: Skandal Eks Dirut Garuda Harus Jadi Pelajaran Bagi Pimpinan BUMN

Minggu, 08 Desember 2019 | 11:28 WIB
Pengamat: Skandal Eks Dirut Garuda Harus Jadi Pelajaran Bagi Pimpinan BUMN
Barang bukti moge dan sepeda mewah yang dibawa dalam pesawat Garuda Indonesia dan diduga sebagai barang selundupan milik eks Dirut Garuda Ari Askhara. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Skandal eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) I Gusti Ngurah Askhara atau yang lebih dikenal dengan Ari Askhara menyelundupkan komponen motor Harley Davidson dalam pesawat baru Garuda Indonesia Airbus A330-900 Neo menjadi salah satu kasus terburuk dalam pengelolaan manajemen BUMN.

Pengamat BUMN Toto Pranoto mengatakan, kasus Ari Askhara ini bisa jadi sebagai shock terapi bagi pimpinan BUMN yang lain untuk menjalankan sistem tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

"Jadi menurut saya ini penting sebagai bentuk shock terapi buat pimpinan BUMN yang lain. Soal GCG ini harus jadi prioritas, bukan lagi sekedar barang mainan yang bisa dibawa ke kiri ke kanan gitu," kata Toto kepada Suara.com, Minggu (8/12/2019).

Menurut Toto penerapan GCG dalam sebuah perusahaan BUMN harus menjadi prioritas bukan hanya sekedar jargon ketika ingin menjabat sebagai perusahaan BUMN.

"Ini harus jadi prioritas yang mereka harus lakukan. Saya kira itu massage penting dari apa yang dilakukan Pak Erick Thohir terhadap kasus ini," kata Toto.

Diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akhirnya mencopot Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara.

Pencopotan ini terkait kasus penyelundupan barang mewah Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam pesawat baru Garuda Indonesia Airbus A330-900 Neo. Atas peristiwa ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan negara mengalami kerugian Rp 1,5 miliar.

Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) menyambut baik langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang mencopot I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia.

"Kami sangat mendukung respons cepat Pak Erick yang telah memecat Ari Askhara terkait kasus penyelundupan Harley Davidson di pesawat Garuda," ujar Ketua Umum IKAGI, Zaenal Muttagin
dalam konferensi pers yang digelar di RA Residence, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Baca Juga: Ketua MPR Minta Erick Thohir Seret Eks Dirut Garuda ke Jalur Hukum

Zaenal mengatakan selama ini kinerja Ari Askhara di Garuda Indonesia selalu kontroversi sehingga merugikan banyak pihak baik perusahaan, anak perusahaan, karyawan, hingga masyarakat sebagai penumpang.

Dia menjelaskan beberapa kasus kontroversial atas kebijakan Garuda Indonesia selama Ari Askhara
menjabat Dirut antara lain pemalsuan laporan keuangan tahun 2018 yang rugi menjadi untung, suguhan live music akustik di pesawat, pengalihan rute penerbangan London dan Amsterdam via Denpasar, larangan foto dan video dalam pesawat terhadap penumpang hingga penyelundupan Harley Davidson.

Adapun, kata Zaenal, kebijakan aneh Ari Askhara yang merugikan para awak kabin antara lain menghentikan iuran anggota, mempersulit terjadinya Perjanjian Kerja Bersama (PKB), menggrounded alias melarang terbang para pengurus serikat pekerja, mem-PHK tanpa dasar jelas beberapa awak kabin, hingga mermbentuk serikat pekerja tandingan yang membela kepentingannya.

"Cukup banyak kebijakan aneh Ari Askhara selama menjabat Dirut Garuda Indonesia yang benar-benar merugikan awak kabin. Maka dari itu, kami sangat bersyukur Pak Erick memecatnya," kata Zaenal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI