Banser NU Dipersekusi, Putri Gus Dur: Sabar, Banyak yang Sedang Memancing

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2019 | 13:56 WIB
Banser NU Dipersekusi, Putri Gus Dur: Sabar, Banyak yang Sedang Memancing
Kader Banser dipersekusi orang tidak dikenal, kejadian terjadi Selasa (10/12/2019) di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan (twitter @nahdlatululama)

Suara.com - Putri sulung Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Wahid merasa salut dengan reaksi Banser NU yang tidak tersulut ketika dipersekusi orang tak dikenal. Alissa mengklaim tindakan provokasi tersebut sebagai pancingan.

Hal itu disampaikan Alissa melalui cuitan yang dibagikan di jejaring Twitter pribadinya @AlissaWahid.

Selain menuliskan asumsinya, ia turut membagikan video viral ketika Eko, anggota Banser NU dipersekusi.

Alisa bangga dengan sikap Eko yang tetap tenang ketika diminta untuk menyerukan takbir bersama. Saat itu Eko hanya menjawab, "kalau Islam itu baca syahadat".

Terkait hal itu, Alissa meminta kader NU lainnya untuk tetap bersabar menanggapi segala bentuk provokasi khususnya yang menggunakan label agama sebagai senjata.

"Bangga pada kawan-kawan Banser NU ini. Dipaksa-paksa takbir oleh orang ndak jelas, dia menjawab lunak "kalau Islam itu baca Syahadat" & tidak terprovokasi. Sabar ya, sahabat-sahabat. Banyak yang sedang memancing kita, hanya karena keimanan kita meneguhkan kita jadi Satpam Indonesia," cuit Alissa Wahid, Selasa (10/12/2019).

Cuitan Alissa Wahid soal Banser NU yang dipersekusi. (Twitter/@AlissaWahid)
Cuitan Alissa Wahid soal Banser NU yang dipersekusi. (Twitter/@AlissaWahid)

Untuk diketahui, media sosial geger dengan video viral Banser NU bernama Eko yang dipersekusi orang tak dikenal. Video tersebut memantik respons warganet.

Pihak NU melalui situs resminya memberikan klarifikasi kejadian persekusi yang dialami Eko. Banser Jakarta Selatan telah melaporkan tindakan persekusi oleh orang tidak dikenal terhadap dua anggota Banser ke pihak aparat kepolisian.

Tindakan persekusi terhadap Banser ini terjadi pada Selasa, 10 Desember 2019 di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Korban belakangan diketahui berasal Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser pada salah satu kecamatan di Depok, sebagaimana dikutip dari NU.or.id, Rabu (11/12/2019).

“Pelaku masih dalam pengejaran aparat. Kita diminta untuk membantu informasi keberadaan pelaku,” kata Kasatkoryon Banser PAC GP Ansor Kebayoran Lama Abdul Halim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Viral Kader Banser NU Dipersekusi, Pelaku: Lu Islam Bukan?

Video Viral Kader Banser NU Dipersekusi, Pelaku: Lu Islam Bukan?

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 08:15 WIB

Pengakuan Mantan Pramugari Garuda soal Dugaan Prostitusi dan 4 Berita Lain

Pengakuan Mantan Pramugari Garuda soal Dugaan Prostitusi dan 4 Berita Lain

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 08:16 WIB

Viral Potret Honda ADV 150 Pasca Kecelakaan, Build Quality Jadi Sorotan

Viral Potret Honda ADV 150 Pasca Kecelakaan, Build Quality Jadi Sorotan

Otomotif | Selasa, 10 Desember 2019 | 19:45 WIB

Pemkab Sleman Ancam Bongkar Baliho Raksasa di Daerah Jakal yang Viral

Pemkab Sleman Ancam Bongkar Baliho Raksasa di Daerah Jakal yang Viral

Jogja | Selasa, 10 Desember 2019 | 17:31 WIB

Terkini

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB