Rocky Gerung Prediksi Jokowi dan Megawati Bakal Pecah Kongsi

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Senin, 16 Desember 2019 | 15:50 WIB
Rocky Gerung Prediksi Jokowi dan Megawati Bakal Pecah Kongsi
Rocky Gerung. (Suara.com/Ali Achmad)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menila,  antara Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpotensi pecah kongsi jelang Pilpres 2024. Rocky mencium indikasi Jokowi ingin lepas dari bayang-bayang Megawati.

Potensi pecah kongsi tersebut dijelaskan Rocky salah satunya lewat  terpilihnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar untuk periode 2019-2024.

Ia menilai, Airlangga terpilih karena adanya intervensi dari pihak istana yang tidak menginginkan Bambang Soesatyo.

Pernyataan tersebut disampaikan Rocky lewat program bertajuk Rocky Gerung: Pemilihan Ketua Golkar, Sinyal Mega-Jokowi Pecah Kongsi yang ditayangkan kanal YouTube Rocky Gerung Official, Minggu (15/12/2019).

Rocky mengatakan adanya persaingan antara Megawati dan Jokowi terkait regenerasi kepimpinan di tubuh Partai Golkar.

Ia menyebut terpilihnya Airlangga sebagai orang yang dikenal dekat dengan Jokowi sebagai persiapan untuk Pilpres 2024.

"Ya ini investasi buat 2024, yang potensial menghalangi disingkirkan dari sekarang, atau dianggap tidak mungkin meng-generate dana-dana politik pasti dia disingkirkan, jadi di belakang itu selalu ada bau tukar tambah politik yang basisnya adalah berapa uang yang bisa disetor ke kekuasaan," jelas Rocky.

Di mata Rocky, hal itu kian menunjukkan bakal adanya pecah kongsi antara Megawati. Jokowi disinyalir ingin membentuk oligarki baru untuk lepas dari bayang-bayang Megawati.

"Sebagai indikasi sebut saja retak kongsinya dan potensi pecah itu pasti terjadi menjelang 2024, kan kita membaca bahasa tubuh Ibu Mega, bahasa tubuh Pak Jokowi, jadi boleh disebut bahwa Joko Widodo ingin ada legacy yang dia tinggalkan, jadi dia musti bikin oligarki baru, komponen-komponen itu udah dia hitung dan komponen itu salah satunya adalah golkar," kata dia.

baca juga

Menurut Rocky, keputusan Jokowi tersebut menyebabkan Megawati kehilangan kekuatan politik.

Ia menambahkan, "Jadi benar tadi, bayang-bayang Ibu Mega terlalu ingin sekedar dikaburkan, maka Jokowi ingin membuat move seperti ini, move yang buruk bagi demokrasi sebetulnya, karena itu tetap dia intervensi terhadap Golkar, tapi itu kimia kekuasaan hari ini kan".

Rocky kemudian meyinggung sikap Jokowi yang kerap mengaku tidak memiliki beban di bawah kendali Megawati. Hal itu dirasa kontras dengan kenyataan yang terjadi.

Ia menyebutkan contoh intervensi Megawati ke Jokowi seperti saat Kongres PDI Perjuangan di Bali beberapa waktu lalu. Mega disebut meminta jatah banyak menteri pemerintahan Presiden Jokowi Jilid II.

Namun menurut Rocky, Jokowi justru ingin memperlihatkan dirinya sebagai aktor politik yang memiliki kendali mengumpulkan peralatan politik.

"Itu diperlihatkan secara langsung sebagai upaya untuk menghindar dari pengaruh bayang bayang atau instruksi dari Teuku Umar," kata Rocky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Murka Soal Pembangunan Kilang Minyak, Jokowi Minta Bantuan Polri Hingga KPK

Murka Soal Pembangunan Kilang Minyak, Jokowi Minta Bantuan Polri Hingga KPK

Bisnis | Senin, 16 Desember 2019 | 13:49 WIB

Potret Kemeriahan Nitilaku UGM yang Dihadiri Para Menteri Jokowi

Potret Kemeriahan Nitilaku UGM yang Dihadiri Para Menteri Jokowi

Jogja | Senin, 16 Desember 2019 | 13:25 WIB

Bisik ke Puan, Jokowi Minta Omnibus Law untuk 82 UU Dituntaskan Tiga Bulan

Bisik ke Puan, Jokowi Minta Omnibus Law untuk 82 UU Dituntaskan Tiga Bulan

News | Senin, 16 Desember 2019 | 12:26 WIB

Terima Pengurus PSSI, Jokowi Minta Benahi Kompetisi Liga

Terima Pengurus PSSI, Jokowi Minta Benahi Kompetisi Liga

Bola | Senin, 16 Desember 2019 | 10:59 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×