Dituduh Syiah hingga Dipersekusi Ormas, Begini Jawaban Haddad Alwi

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 21 Desember 2019 | 22:41 WIB
Dituduh Syiah hingga Dipersekusi Ormas, Begini Jawaban Haddad Alwi
Video persekusi Haddad Alwi di Sukabumi viral (Screenshot YouTube FORKOM FORUM KOMUNIKASI ALAWIYYIN INDONESIA)

Suara.com - Penyanyi religi Haddad Alwi dituduh sebagai penganut Syiah sampai diusir dalam sebuah acara di Sukabumi beberapa waktu lalu. Haddad Alwi pernah menjawab atas tuduhan Syiah tersebut.

Bukan kali pertama Haddad Alwi disangka sebagai penganut syiah. Bahkan tak jarang ada pengguna media sosial yang menanyakan langsung kepadanya melalui akun Instagram.

Haddad Alwi pun menjawab dalam rangkaian kata-kata yang ditulisnya melalui unggahan Insta Story beberapa bulan yang lalu.

"Memang beberapa waktu belakangan ini ada banyak tuduhan dan fitnahan yang terus diulang-ulang tentang abi," tulis Haddad Alwi melalui akun Instagram miliknya @abihaddadalwi pada sekitar Maret lalu.

Haddad Alwi tidak keberatan apabila dikatakan mengikuti sejumlah aliran ataupun kelompok organisasi masyarakat (ormas) berbasis Islam seperti Muhammadiyah dan Nadhlatul Ulama (NU). Pasalnya menurut pelantun lagu Rindu Muhammadku tersebut semuanya sama sebagai umat Muslim.

"Abi tidak keberatan dibilang beraliran apapun. Karena bagi Abi mazhab Ahlus sunnah, mazhab Ahlul Bayt, Wahhabi, maupun NU dan Muhammadiyah adalah sesama muslim," tulisnya.

"Betapa pun memiliki perbedaan-perbedaan pandangan dalam furu' (cabang) satu sama lain. Bagi abi, yang terpenting adalah abi Muslim yang berusaha menjalankan ajaran Islam dengan sebaik-baiknya dan insyaallah abi akan mempertanggungjawabkan apa yang abi lakukan dalam hidup ini di hadapan Allah SWT," ujar Haddad Alwi.

Meski berusaha lapang dada, Haddad Alwi tetap mengungkapkan kesedihannya ketika difitnah membenci istri-istri dan sahabat Nabi Muhammad SAW

"Demi Allah abi mengutuk siapapun yang melaknat atau bahkan mengatakan bahwa para sahabat Nabi Muhammad SAW dan istri Nabi adalah kafir," tulisnya.

baca juga

Lalu Haddad Alwi menjelaskan kepasrahan ketika mendengar segala tuduhan kepadanya termasuk ketika dituduh pengikut syiah.

"Boleh saja jika ada orang menuduh abi sedang bertaqiyah (berpura-pura). Tapi Allah lebih tahu tentang apa yang ada di dalam hati abi dan abi berdoa agar Allah memaafkan orang-orang yang berprasangka buruk kepada abi," tuturnya.

"Dan Demi Allah, bagi abi antum semua adalah saudara-saudara abi dan hanya keridhaan serta pertolongan Allah SWT saja yang kita harapkan," tutup Haddad Alwi.

Sebelumnya, video peristiwa persekusi terhadap Haddad Alwi ini tersebar luas di media sosial. Salah satu rekaman peristiwa ini diunggah ke kanal YouTube FORKOM FORUM KOMUNIKASI ALAWIYYIN INDONESIA pada Rabu (18/12/2019) dengan judul "Kelompok Intoleran Paksa Haddad Alwi Turun Panggung".

Berdasarkan penjelasan di video tersebut, peristiwa ini terjadi pada Senin (16/12/2019). Habib Haddad Alwi diundang bersalawat di acara haul ayahnya Ali Alattas di Cikurutug Sukabumi.

"Kejadian ini berawal ada yang memprovokasi dari pembicara sebelumnya yang juga seorang Habib. Di tengah lantunan salawat, habib itu teriak-teriak tentang Syiah," tulis akun YouTube itu.

Berdasarkan penjelasan tersebut, warga yang hadir kecewa dan tidak bisa berbuat apa-apa saat salawat Haddad Alwi dihentikan, hingga dipaksa turun panggung.

Oknum yang memprovokasi disebut-sebut dikawal beberapa orang berseragam ormas tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Persekusi Haddad Alwi di Sukabumi, Gara-gara Angkat Tangan

5 Fakta Persekusi Haddad Alwi di Sukabumi, Gara-gara Angkat Tangan

Jabar | Sabtu, 21 Desember 2019 | 12:52 WIB

Viral Video Haddad Alwi Dipersekusi hingga Situs PN Jakpus Diretas

Viral Video Haddad Alwi Dipersekusi hingga Situs PN Jakpus Diretas

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 07:15 WIB

Dikecam! Kelompok Intoleran Persekusi Penyanyi Haddad Alwi saat Salawat

Dikecam! Kelompok Intoleran Persekusi Penyanyi Haddad Alwi saat Salawat

Jabar | Kamis, 19 Desember 2019 | 17:09 WIB

Kronologi Persekusi terhadap Dua Anggota Banser, Dibuntuti hingga Direkam

Kronologi Persekusi terhadap Dua Anggota Banser, Dibuntuti hingga Direkam

Video | Rabu, 11 Desember 2019 | 18:48 WIB

Terkuak! Anggota Banser NU yang Dipersekusi Jawara Sedang Kawal Maulid Nabi

Terkuak! Anggota Banser NU yang Dipersekusi Jawara Sedang Kawal Maulid Nabi

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:21 WIB

Polda soal Viral DPO Pelaku Persekusi Banser NU: Itu Hoaks!

Polda soal Viral DPO Pelaku Persekusi Banser NU: Itu Hoaks!

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 12:03 WIB

Ahlulbait Indonesia Tegaskan Muslim Syiah di Indonesia Bukan Kaum Minoritas

Ahlulbait Indonesia Tegaskan Muslim Syiah di Indonesia Bukan Kaum Minoritas

News | Jum'at, 29 November 2019 | 19:48 WIB

Aksi Persekusi, Preman yang Paksa Sejoli Beradegan Porno Dibikin Pengkor

Aksi Persekusi, Preman yang Paksa Sejoli Beradegan Porno Dibikin Pengkor

Banten | Jum'at, 06 September 2019 | 16:34 WIB

Terkini

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB