Jembatan di Taman Hutan Kota Kemayoran Roboh, Moeldoko: Urusan Menteri...

Senin, 23 Desember 2019 | 13:58 WIB
Jembatan di Taman Hutan Kota Kemayoran Roboh, Moeldoko: Urusan Menteri...
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab jembatan roboh di kawasan Hutan Kota Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/12/2019) kemarin. Untuk itu, Moeldoko tidak mau bicara banyak.

Mantan Panglima TNI itu menyerahkan sepenuhnya terkait jembatan roboh pada pihak terkait, dalam hal ini Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK).

"Itu urusannya menteri opo itu?. Aku enggak ngerti aku," ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (23/12/2019).

Sebelumnya Sekda DKI Jakarta Saefullah mengakui belum melihat sendiri kondisi jembatan yang baru diresmikan pada Sabtu lalu (21/12/2019) itu. Saefullah mengatakan jembatan di Hutan Kota Kemayoran bukan di bawah tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.

Ia mengatakan jembatan itu ada di bawah pengelolaan Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (BLU PPK Kemayoran), yang merupakan Satuan Kerja di bawah Sekretariat Negara RI.

Jembatan lengkung yang roboh di hutan kota Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/12). [Suara.com/Angga Budiyanto]
Jembatan lengkung yang roboh di hutan kota Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/12). [Suara.com/Angga Budiyanto]

Meskipun bukan tanggung jawab pihaknya, Saefullah berharap jembatan yang ambruk tersebut dapat segera dibenahi.

"Saya terus terang saja belum melihat. Tetapi laporan dari teman-teman, bahwa itu bukan merupakan pekerjaan Pemprov DKI Jakarta. Itu pekerjaan PPK Kemayoran," ujar Saefullah usai menggelar upacara Hari Ibu, di Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2019).

Sebelumnya Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran, Medi Kristianto, telah meminta maaf kepada masyarakat Jakarta atas kejadian robohnya jembatan gantung tersebut.

Meski begitu, Medi masih bersyukur karena tidak ada masyarakat yang menjadi korban dalam peristiwa itu.

Baca Juga: Komnas HAM Usul Perppu HAM, Moeldoko: Saya Pikir, Cari Skemanya Dulu

Ia terangkan bahwa jembatan lengkung tersebut masih dalam proses penyelesaian sehingga belum dibuka untuk umum. Karena itu pula ada pembatas khusus di kedua sisi jembatan lengkung sebagai tanda larangan masuk kepada warga.

Medi mengaku telah memanggil dan bertemu dengan pihak kontraktor, konsultan perencana, dan konsultan pengawas pembangunan jembatan dimaksud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI