Hijaber Hamil Dipukul dan Diinjak, Lahirkan Bayi Lelaki

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 24 Desember 2019 | 19:51 WIB
Hijaber Hamil Dipukul dan Diinjak, Lahirkan Bayi Lelaki
Perempuan berhijab Rana El Asmar mengalami serangan Islamophobia. (abc)

Suara.com - Perempuan berhijab Rana El Asmar mengalami serangan Islamophobia di sebuah kafe di Syndey pada akhir November 2019 saat tengah hamil besar, kini ia telah melahirkan bayi laki-laki yang sehat.

Perempuan berusia 31 tahun ini sedang ngobrol bersama dua rekannya di sebuah cafe di Parramatta, ketika pria bernama Stipe Lozina tiba-tiba masuk dan mendekati meja mereka.

Stipe melontarkan makian bernada Islamophobia terhadap Rana terkait identitasnya sebagai Muslimah yang terlihat dari jilbab yang ia kenakan, tak lama Stipe langsung menyerang dengan memukulinya.

Rana terjatuh ke lantai akibat pukulan sebanyak 14 kali ke wajahnya, tak sampai disitu, ia pun diinjak di bagian kepala.

Stipe, usia 43 tahun ditangkap polisi pada hari kejadian tanggal 20 November tersebut. Kasusnya juga sudah disidangkan di pengadilan magistrasi pada 5 Desember lalu.

Terdakwa yang memberikan keterangan melalui sambungan video dalam sidang magistrasi menyatakan tidak bersedia didampingi pengacara.

Hakim Andrew Millar sampai empat kali memperingatkan Stipe, karena beratnya dakwaan yang dituduhkan padanya.

Setelah kejadian, Rana sempat menjalani perawatan di rumah sakit setempat, sambil mengungkapkan pengalamannya itu melalui akun Facebooknya.

Ia mengatakan warga masyarakat Muslim di Australia sudah terbiasa menjadi sasaran tindakan Islamophobia dari sejumlah oknum.

baca juga

"Saya lahir dan besar di Sydney, Australia. Saya seorang Muslimah," katanya.

"Saya telah mengalami pelecehan dan kebencian secara verbal dari warga Australia lainya. Tapi saya tak pernah berpikir mendapat serangan fisik seperti ini akan menimpa diriku," ujar Rana.

Kini kabar mengenai kelahiran bayinya pun diungkapkan Rana di akun Facebooknya.

"Saya ingin menyampaikan kabar mengenai kelahiran bayi laki-lakiku, Zayn," kata Rana.

"Saya tahu hal ini akan memberikan ketenangan bagi kalian yang mengetahui masa-masa sulit bagi saya, dan kini bayi yang tak berdosa ini bisa lahir dengan selamat," ujarnya.

"Dia menjadi sebuah anugrah dan saya akan nikmati momen spesial ini bersamanya di rumah sambil menjalani pemulihan," tambahnya.

Sementara Stipe saat ini mendekam dalam tahanan setelah permintaannya untuk mendapatkan tahanan luar ditolak pengadilan.

Dakwaan yang dituduhkan kepada Stipe adalah penganiayaan yang menurut keterangan polisi kemungkinan dilatarbelakangi motif Islamophobia.

Saksi-saksi di TKP menyebutkan pria itu melontarkan ujaran anti-Muslim kepada Rana sebelum melakukan penganiayaan.

Wanita Berjilbab Paling Berisiko Diserang

Pekan lalu, laporan tentang Islamofobia dari Charles Sturt University (CSU) menyebutkan bahwa wanita berjilbab paling berisiko mengalami serangan.

Dari 349 insiden selama periode 2016/2017, hampir tiga perempatnya dilakukan terhadap perempuan. 96 persen korban perempuan ini mengenakan jilbab.

Dewan Nasional Imam Australia menyayangkan bahwa kaum wanita paling banyak menjadi korban dari tindakan Islamophobia itu.

Stipe telah ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melakukan penyerangan terhadap orang lain. Permohonannya untuk menjalani tahanan luar ditolak pengadilan yang akan mulai memeriksa kasusnya mulai 5 Desember.

Asosiasi Muslimah Australia menyatakan telah berbicara dengan pihak keluarga El Asmar dan menyampaikan dukungan mereka.

"Dia masih perlu mengatasi syok yang dialaminya. Dia masih syok, begitu pula seluruh keluarganya," kata ketua asosiasi ini, Maha Abdo.

Dalam postingannya, Rana El Asmar menambahkan bahwa sebagai seorang ibu, istri atau anak perempuan dari seseorang, seharusnya bisa merasa aman dimana saja.

"Saya khawatir dengan dunia tempat anak-anak kita akan tumbuh jika permasalahan ini tidak diatasi," paparnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejukkan Rambut Perempuan Berhijab, Rejoice Hijab Hadir dengan Inovasi Baru

Sejukkan Rambut Perempuan Berhijab, Rejoice Hijab Hadir dengan Inovasi Baru

Press Release | Rabu, 18 September 2019 | 17:50 WIB

Fatima Al Kaabi, Perempuan Berhijab Termuda yang Menciptakan Robot

Fatima Al Kaabi, Perempuan Berhijab Termuda yang Menciptakan Robot

Lifestyle | Selasa, 30 Juli 2019 | 17:10 WIB

Perancis Larang Perempuan Berhijab Antar Anak ke Sekolah

Perancis Larang Perempuan Berhijab Antar Anak ke Sekolah

Lifestyle | Rabu, 22 Mei 2019 | 09:53 WIB

Prabowo Ungkap Perempuan Berhijab Coblos Ilegal Surat Suara

Prabowo Ungkap Perempuan Berhijab Coblos Ilegal Surat Suara

News | Jum'at, 12 April 2019 | 11:41 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×